15:50 WIB - Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar 14:12 WIB - Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu 12:19 WIB - Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik 12:06 WIB - Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor 12:03 WIB - Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau 11:59 WIB - Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
 
Inilah Penjelasan Satlantas Pekanbaru Mengenai Pidana Merokok Saat Berkendara
Lantas | Kamis, 28-03-2019 - 07:10:00 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Inilah Penjelasan Satlantas Pekanbaru Mengenai Pidana Merokok Saat Berkendara
  •  

    TribratanewsRiau - Menteri Perhubungan baru-baru ini menerbitkan peraturan terkait larangan merokok sambil mengendarai sepeda motor pada 11 Maret 2019 lalu.

    Peraturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

    Pada pasal 6 salah satu poinnya berbunyi "Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor".

    Sanksi yang diterapkan pun cukup berat, pidana kurungan paling lama tiga bulan, atau denda paling banyak Rp 750 ribu jika berkendara dengan sepeda motor sambil merokok, dianggap bisa mengganggu konsentrasi si pengendara sendiri.

    Selain membahayakan si pengendara motor sendiri, pengguna jalan lain juga dirugikan lantaran abu rokoknya yang berterbangan.

    Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP David Richardo, Rabu (27/3) mengatakan, Permenhub ini dasarnya adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

    "Di sana disebutkan, tidak ada aktifitas lain ketika berkendara. Salah satunya ya merokok, menggunakan handphone," kata dia.

    Inilah yang kemudian diperjelas lagi dengan dikeluarkannya Permenhub tersebut.

    "Kita sudah mulai lakukan sosialisasi. Dengan peneguran dulu, khususnya sepeda motor. Kenapa ? Karena memang cukup mengganggu juga, terutama abu rokoknya kan," sebutnya.

    Para pengendara kata David, akan ditegur jika secara kasat mata memang terlihat merokok.

    "Kalau yang mobilnya terbuka (jendelanya) terlihat merokok, juga kita tegur," tuturnya.

    David menambahkan, tidak tertutup kemungkinan nantinya juga akan dilakukan penindakan dengan pemberian sanksi tilang.

    "Bakal ada penindakan, kalau peneguran istilahnya tetap juga banyak (yang berkendara sambil merokok), tetap kita tindak. Sejauh ini memang masih minim yang merokok, dibanding penggunaan handphone," tegasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar
  • Humaniora
    Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu
  • Reskrim Um
    Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
  • Lantas
    Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
  • Reskrim Um
    Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  • Reskrim Um
    Pencurian di Rumah Makan di Dumai Riau, Pemilik Temukan Kondisi Ruangan Berantakan
  • Lantas
    Benturan dengan Truk Aspal di Bundaran Pengendara Sepeda Motor Tewas
  • Humaniora
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Langsung Pengamanan Unjuk Rasa Curva Nord
  • Mitra Polisi
    Mako Pol Air Polda Riau Dipenuhi Warga Yang Tonton Acara Pekanbaru Achievement Sports Tourism
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 26-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved