BERITA PILIHAN Senin, 24 Februari 2020 | Jam Digital
00:47 WIB - Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja 00:42 WIB - Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya 00:37 WIB - Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini 00:30 WIB - Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau 23:12 WIB - Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian 22:49 WIB - Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
 
Inilah Penjelasan Satlantas Pekanbaru Mengenai Pidana Merokok Saat Berkendara
Lantas | Kamis, 28-03-2019 - 07:10:00 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Inilah Penjelasan Satlantas Pekanbaru Mengenai Pidana Merokok Saat Berkendara
  •  

    TribratanewsRiau - Menteri Perhubungan baru-baru ini menerbitkan peraturan terkait larangan merokok sambil mengendarai sepeda motor pada 11 Maret 2019 lalu.

    Peraturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

    Pada pasal 6 salah satu poinnya berbunyi "Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor".

    Sanksi yang diterapkan pun cukup berat, pidana kurungan paling lama tiga bulan, atau denda paling banyak Rp 750 ribu jika berkendara dengan sepeda motor sambil merokok, dianggap bisa mengganggu konsentrasi si pengendara sendiri.

    Selain membahayakan si pengendara motor sendiri, pengguna jalan lain juga dirugikan lantaran abu rokoknya yang berterbangan.

    Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP David Richardo, Rabu (27/3) mengatakan, Permenhub ini dasarnya adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

    "Di sana disebutkan, tidak ada aktifitas lain ketika berkendara. Salah satunya ya merokok, menggunakan handphone," kata dia.

    Inilah yang kemudian diperjelas lagi dengan dikeluarkannya Permenhub tersebut.

    "Kita sudah mulai lakukan sosialisasi. Dengan peneguran dulu, khususnya sepeda motor. Kenapa ? Karena memang cukup mengganggu juga, terutama abu rokoknya kan," sebutnya.

    Para pengendara kata David, akan ditegur jika secara kasat mata memang terlihat merokok.

    "Kalau yang mobilnya terbuka (jendelanya) terlihat merokok, juga kita tegur," tuturnya.

    David menambahkan, tidak tertutup kemungkinan nantinya juga akan dilakukan penindakan dengan pemberian sanksi tilang.

    "Bakal ada penindakan, kalau peneguran istilahnya tetap juga banyak (yang berkendara sambil merokok), tetap kita tindak. Sejauh ini memang masih minim yang merokok, dibanding penggunaan handphone," tegasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja
  • BinKam
    Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya
  • BinKam
    Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini
  • BinKam
    Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau
  • Reskrim
    Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
  • Humaniora
    Esok, Fun Run Polresta Pekanbaru Road To Sumatera Jungle Run Di Gelar
  • Res Narkoba
    Kapolsek Lubuk Batu Jaya Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba
  • Res Narkoba
    Polsek Peranap Ciduk 2 Pria Tengah Asik Paketkan Shabu
  • Res Narkoba
    Edarkan Sabu di Desa Talang Pring Jaya, "Sanda" Diciduk Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved