15:50 WIB - Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar 14:12 WIB - Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu 12:19 WIB - Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik 12:06 WIB - Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor 12:03 WIB - Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau 11:59 WIB - Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
 
Disambangi Oleh Ipda Suheri Sitorus: Dua Pemuda Suku Sakai Idap Penyakit Aneh
Mitra Polisi | Kamis, 27-12-2018 - 10:09:34 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Disambangi Oleh Ipda Suheri Sitorus: Dua Pemuda Suku Sakai Idap Penyakit Aneh
  •  

    tribratanewsriau.com. Kanit Lantas Polsek Ujung Batu Ipda Hery Sitorus kaget, ketika dirinya berkunjung ke daerah tempat tugasnya dahulu di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
     
    sebagaimana diberitakan oleh kantor berita halloriau com melalui wartawannya Feri Hendrawan bahwa di saat dirinya bertugas di Polsek Bonai Darussalam, Ipda Hery Sitorus bukan hanya dikenal sebagai Bhabinkamtibmas Desa Pauh, namun dirinya dikenal sebagai seorang guru bagi anak-anak di desa ini, dalam upaya mengentaskan buta aksara.
     
    Dedikasinya yang begitu peduli pada bidang pendidikan khususnya anak-anak Suku Sakai di Desa Pauh, itu sempat membawa dirinya bertemu langsung Kapolda Riau dan Kapolri, serta menerima penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas terbaik se-Indonesia.
     
    ‎Tapi, saat dirinya kembali berkunjung ke desa itu pada, Minggu (23/12/2018) kemarin, Ipda Hery Sitorus kaget. Karena dua mantan muridnya, Yusman Joner alias Ucok (25) dan Joy (16) asli anak Suku Adat Sakai di Kilometer 28 Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam kini tengah menderita penyakit aneh.
     
    Informasi dan pengakuan warga setempat jelas Ipda Hery,‎ Ucok sudah idap penyakit aneh sekitar setahun lebih. Akibatnya badannya kurus, sementara Joy idap penyakit aneh tersebut sudah sekitar 7 bulan.
     
    "Namun saya belum mengetahui, mereka sebenarnya mengidap penyakit apa. Namun saya sudah berkoordinasi dengan Bidan Desa agar kedua pemuda, sekaligus mantan murid saya ini bisa mendapatkan penanganan penyakit mereka," harap Hery, Rabu (26/12/2018) lalu.
     
    Atas keluhan masyarakat Adat Suku Sakai, Hery akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut ke pimpinannya. Dirinya mengajak masyarakat untuk tetap berusaha.
     
    “Suku Sakai di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussakam sudah seperti saudara saya dan saya berterima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat," ucap Ipda Hery Sitorus.
     
    Bahkan masyarakat adat Suku Sakai di Desa Pauh kepada Hery, sangat berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama terhadap kesehatan mereka yang bisa dikatakan jauh dari fasilitas kesehatan.‎
     
    Selain itu, masyarakat juga berharap ke Ipda Hery selaku mantan guru anak-anak mereka agar sering-sering datang ke Desa Pauh. Juga mereka berharap, dirinya bisa mengajar lagi anak-anak setempat, dalam memberantas buta aksara.
     
    Kepala Batin Adat Suku Sakai Desa Pauh, Afrizal mengakui, kini kedua pemuda tidak dibawa berobat karena tidak mempunyai biaya. Diakuinya, dirinya kerap menangis melihat kondisi pemuda tersebut, sehingga berharap pemerintah membantu kedua pemuda ini. Afrizal berharap Ipda Hery sering-sering berkunjung ke Desa Pauh.
     
    Sikapi penyakit aneh tersebut, Bidan Desa Pauh, Lena saat dihubungi mengaku, pihaknya sudah menelepon dokter Puskesmas. Dokter sudah datang ke rumah kedua pemuda yang menderita sakit.
     
    Disebutkan Lena, sesuai keterangan dokter, kedua pemuda‎ ini diduga menderita sejenis penyakit tulang. Dokter sudah menyarankan keduanya dirujuk ke rumah sakit, karena membutuhkan penanganan ekstra. Namun, pihak keluarga mengaku tidak ada yang menjaga keduanya bila dirawat. 




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar
  • Humaniora
    Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu
  • Reskrim Um
    Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
  • Lantas
    Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
  • Reskrim Um
    Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  • Reskrim Um
    Pencurian di Rumah Makan di Dumai Riau, Pemilik Temukan Kondisi Ruangan Berantakan
  • Lantas
    Benturan dengan Truk Aspal di Bundaran Pengendara Sepeda Motor Tewas
  • Humaniora
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Langsung Pengamanan Unjuk Rasa Curva Nord
  • Mitra Polisi
    Mako Pol Air Polda Riau Dipenuhi Warga Yang Tonton Acara Pekanbaru Achievement Sports Tourism
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 26-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved