18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
Sabhara | Selasa, 20-02-2018 - 12:38:03 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
  •  

    Tribratanewsriau.com. Masyarakat Suku Sakai menggelar unjukrasa di Mapolda Riau, Senin (19/2/2018) siang, menuntut keadilan sepenuhnya, karena selama 21 tahun lahan miliknya seluas 6.505,42 hektare di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, diduga dirampas oleh PT Ivo Mas Tunggal. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Halloriau com bahwa Sekitar ratusan Suku Sakai terlihat memadati ruas Jalan Sudirman dengan berjalan kaki dari samping Kantor Gubenur Riau menuju Mapolda Riau, hingga sempat menyebabkan kemacetan panjang. 

    Dalam aksi unjuk rasa ini, masyarakat Suku Sakai yang didamping Lembaga Bantuan Hukum Sakai Riau memberikan beberapa tuntutan untuk ditindak lanjuti. Berharap permasalahan ini dapat terselesaikan secepatnya. 

    "Kami semua berharap, pihak terkait terutama kepolisian yang memiliki andil dalam menyelesaikan masalah ini dengan tuntas terkait dugaan perebutan lahan HTI oleh PT. Ivo Mas Tunggal," ujar Korlap Iwan kepada wartawan. 

    Dalam orasinya, Irwan menyebutkan pihak kepolisian harus melakukan pemeriksaan terhadap pemilik perusahaan PT. Ivo Mas Tunggal. Juga meminta Kanwil Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU perusahaan itu.

    "Selain itu juga, kami meminta DPRD Riau Komisi A segera merekomkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU seluruhnya," sebut Iwan. 

    Kemudian, menghentikan kegiatan perusahaan dan menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat Sakai. Juga mengganti rugi lahan seluas  6.505,42 hektare yang senilai Rp 1 triliun lebih. 

    "Kembalikan hasil tanah yang telah dimanfaatkan selama 21 tahun, sejak terhitung dari tahun 1996. Hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 3 triliun lebih," pungkas Iwan. 

    Gelar unjuk rasa ratusan Suku Sakai ini disambut oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui perwakilannya Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Edi Fariadi, menyebutkan akan mendalami kasus tersebut. 

    "Serahkan semua permasalahan ini kepihak polisi, untuk diselidiki ulang. Kita akan tegak ditengah-tengah dan tidak memihak ke sapa-sapa, untuk itu tolong bantu juga kita dengan memberikan bukti yang akurat sehingga mempermudah proses penyelidikannya," tutup Edi. 

    Usai mendengarkan jawaban dari pihak kepolisian, ratusan masyarakat Sakai bertolak menuju kantor DPRD Riau di Jalan Sudirman Ujung, dengan menyorakkan tuntutannya dalam aksi yang sama.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved