18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Jelang Pencoblosan, Akun Medsos Peserta Pilkada Wajib Tutup
Giat Ops | Minggu, 24-06-2018 - 21:48:28 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Jelang Pencoblosan, Akun Medsos Peserta Pilkada Wajib Tutup
  •  

    tribratanewsriau.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta akun kampanye peserta Pilkada Serentak 2018 di media sosial selama masa tenang ditutup. Tidak boleh lagi ada kampanye selama masa tenang.
    "Close, tidak boleh lagi ada kampanye di masa tenang melalui saluran apapun. Alat peraga sudah tutup, iklan sudah tutup, kampanye terbuka sudah tutup, kampanye lewat media sosial sudah selesai. Pokoknya seluruh aktivitas kampanye sudah selesai," ucap ketua KPU RI, Arief Budiman kepada wartawan di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (24/6/2018).

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau melalui wartawannya Muslikhin Effendy  bahwa Tak hanya di media sosial, peserta pemilu harus membersihkan semua alat peraga kampanye (APK). Jika masih ada APK yang tersisa, maka bisa disebut pelanggaran.
    "Kepada peserta bersihkan seluruh atribut kampanye jangan lagi melakukan tindakan kampanye," kata Arief.
    Arief menegaskan pihaknya akan terus memantau akun-akun terkait kampanye pasangan calon selama masa tenang. Jika ditemukan ada pelanggaran akan ditindak. "Kejadian di masyarakat kan variannya luar biasa. Saya musti lihat, jangan-jangan disimpulkan dukungan, tetapi bukan, biasa saja. Orang nulis apapun tiap hari biasa saja, apakah itu jadi bagian yang dikelompokkan sebagai pelanggaran atau tidak, harus kita lihat dulu," kata Arief.

    Masa tenang Pilkada sendiri dilakukan pada hari ini sampai 27 Juni 2018 saat hari pencoblosan. Pilkada tahun ini dilakukan di 171 daerah, 17 di antaranya adalah pemilihan gubernur.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved