22:15 WIB - Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga 22:09 WIB - Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri 22:05 WIB - Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing 21:55 WIB - Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik 21:09 WIB - Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara 20:54 WIB - Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
 
Jelang Pilkada Riau Besok, Kapolda Riau Bentuk Satgas Anti Politik Uang
Giat Ops | Senin, 25-06-2018 - 16:17:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Jelang Pilkada Riau Besok, Kapolda Riau Bentuk Satgas Anti Politik Uang
  •  

    tribratanewsriau.com. Polda Riau dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Riau melepas satuan tugas patroli anti politik uang (money politic), Minggu (24/6). Satgas yang bertugas melakukan patroli serangan fajar ini disebar ke seluruh wilayah di Riau khususnya daerah yang berpotensi rawan politik uang.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita jawapos com bahwa Kapolda Riau, Irjen Nandang mengatakan, satgas ini dibentuk dalam rangka penegakan hukum terpadu terhadap politik uang. Di dalamnya dilibatkan unsur TNI, Polri dan Bawaslu, kejaksaan ini akan melakukan patroli.

    "Tugas patroli untuk pencegahan dan tugas berikutnya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang membawa barang-barang atau sesuatu yang dibawa untuk mempengaruhi masyarakat supaya memilih pasangan calon," kata Nandang.

    Diungkapkan jenderal bintang dua ini, jika ditemukan adanya praktik politik uang maka sanksi pidana menanti baik bagi pemberi maupun penerima, ancaman pidananya tak main-main, yakni lima tahun kurungan penjara.

    "Pemberi dan penerima jelas kena (hukuman). Pidana tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Ancaman harus full. Saya di Sulsel 11 perkara tersangka hampir 30-an dan semuanya kena. Tidak ada hukuman yang dibawah tiga tahun, kalau ada jaksanya banding," jelasnya.

    Sementara itu, berdasarkan hasil pemetaan di Riau, ada tiga wilayah yang rawan praktik politik uang yakni pekanbaru, kampar dan indragiri hilir. "Money politik dilakukan di tempat potensial jumlah pemilihnya. Karena kalau sedikit rugi mereka," sebutnya.

    Satgas patroli politik uang yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian diharapkan dapat berjalan lancar sehingga pesta demokrasi bersih dan bebas praktik politik uang.




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga
  • BinKam
    Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri
  • Reskrim
    Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing
  • Reskrim
    Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik
  • Reskrim Sus
    Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara
  • Reskrim Um
    Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
  • BinKam
    Kapolda Riau Terima Kunjungan 2 Personil Polda Riau Satgas Garuda Bhayangkara II FPU Polri
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Beserta Ketua KPU Kunjungi Rumah Duka Ketua KPPS Yang Meninggal Dunia
  • Lantas
    Anggoota KPPS Menjadi Korban Lakalantas Di Cerenti
  • Reskrim Um
    Pabrik PT SDS Terbakar di Dumai, Penyebab Kebakaran Masih di Selidiki
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 23-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved