16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan 15:54 WIB - Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan 10:22 WIB - Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019 17:31 WIB - Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla 10:48 WIB - Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan 10:06 WIB - Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
 
Jelang Pilkada Riau Besok, Kapolda Riau Bentuk Satgas Anti Politik Uang
Giat Ops | Senin, 25-06-2018 - 16:17:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Jelang Pilkada Riau Besok, Kapolda Riau Bentuk Satgas Anti Politik Uang
  •  

    tribratanewsriau.com. Polda Riau dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Riau melepas satuan tugas patroli anti politik uang (money politic), Minggu (24/6). Satgas yang bertugas melakukan patroli serangan fajar ini disebar ke seluruh wilayah di Riau khususnya daerah yang berpotensi rawan politik uang.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita jawapos com bahwa Kapolda Riau, Irjen Nandang mengatakan, satgas ini dibentuk dalam rangka penegakan hukum terpadu terhadap politik uang. Di dalamnya dilibatkan unsur TNI, Polri dan Bawaslu, kejaksaan ini akan melakukan patroli.

    "Tugas patroli untuk pencegahan dan tugas berikutnya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang membawa barang-barang atau sesuatu yang dibawa untuk mempengaruhi masyarakat supaya memilih pasangan calon," kata Nandang.

    Diungkapkan jenderal bintang dua ini, jika ditemukan adanya praktik politik uang maka sanksi pidana menanti baik bagi pemberi maupun penerima, ancaman pidananya tak main-main, yakni lima tahun kurungan penjara.

    "Pemberi dan penerima jelas kena (hukuman). Pidana tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Ancaman harus full. Saya di Sulsel 11 perkara tersangka hampir 30-an dan semuanya kena. Tidak ada hukuman yang dibawah tiga tahun, kalau ada jaksanya banding," jelasnya.

    Sementara itu, berdasarkan hasil pemetaan di Riau, ada tiga wilayah yang rawan praktik politik uang yakni pekanbaru, kampar dan indragiri hilir. "Money politik dilakukan di tempat potensial jumlah pemilihnya. Karena kalau sedikit rugi mereka," sebutnya.

    Satgas patroli politik uang yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian diharapkan dapat berjalan lancar sehingga pesta demokrasi bersih dan bebas praktik politik uang.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
  • Lantas
    Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
  • Reskrim
    Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
  • Humaniora
    Polda Riau dan PWNU Riau Jamin Kenyamanan Masyarakat Indonesia Timur Di Riau
  • Humaniora
    Tikam Anggota Polisi Saat Bertugas Dengan Badik, Pemuda Warga Seberida Diterjang Timah Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved