10:37 WIB - Kapolda Riau Resmi Pecat Enam Personilnya Pagi Tadi 17:39 WIB - Meriahkan Hut RI Ke 74 Polda Riau Kegiatan Fun Bike Bersama AKABRI Tahun 86 dan Komuniti Sepeda Riau 17:30 WIB - Direktorat Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai 14,6 M ke Singapura 09:46 WIB - Polda Riau Laksanakan Upacara Bendera HUT RI Di Mako Polda Riau 22:45 WIB - Polsek Limapuluh Amankan Dua Polisi Gadungan 17:39 WIB - Menyambut HUT RI ke 74,Puluhan Brimob Polda Riau Kibarkan Merah Putih di Puncak Suligi Hill
 
Polda Riau Musnahkan Barang Bukti Narkoba Dan Miras Hasil Sitaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2019
Giat Ops | Jumat, 21-12-2018 - 13:27:43 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Musnahkan Barang Bukti Narkoba Dan Miras Hasil Sitaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2019
  •  

    Tribratanewsriau - Hasil yang maksimal diraih Polda Riau dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba dipenghujung akhir tahun ini, merupakan bentuk keseriusannya dalam memberantas narkotika yang masuk ke wilayah Pekanbaru khusus Riau daratan. 

    Barang bukti yang berhasil disita dan dimusnahkan langsung ini sebanyak 29,58 kilogram sabu, inek 18.600 butir. Sementara itu ada juga miras sebanyak 7552 botol yang disita dari tempat hiburan beraama jajaran Polda Riau. 

    "Barang bukti yang kita memusnahkan ini hasil tangkapan menjelang lahir tahun 2018 ini beserta jajaran Polda Riau," kata Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Jumat (21/12/2018) usai pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Gubenur. 

    Meski demikian, Polda Riau tidak akan memberikan ruang lingkup lagi bagi pengedar narkoba masuk di wilayah hukumnya. Jalur tikus jadi incaran khusus, karena Riau kini telah menjadi jalur utama peredaran dari Malaysia yang menyeberang melalui Malaka. 

    "Tidak hanya melalui jalur udara, jalur darat pun juga kita pantau untuk tidak lagi masuk narkoba dari Malaysia yang diseberangkan melalui Malaka masuk melalui lubang tikus atau pelabuhan ilegal," beber Kapolda. 

    Jadinya Riau sebagai jalur utama peredaran narkoba sangat dikeluhkan Kapolda Riau. Kenapa, banyaknya pengungkapan yang berhasil diungkap namun masih banyak yang lolos dari penglihatan aparat. 

    "Yang jadi pertanyaannya, kenapa masih ada yang belum terungkap. Kemana barang haram tersebut. Ini menjadi prihatin kita, makanya saya pantau terus peredaran narkoba ini," sambung Kapolda. 

    Dengan tidak adanya tempat di Riau untuk produksi narkoba, Kapolda menjadi prihatin disaat keberhasilan pengungkapan, masyarakat justru tergiur menjual barang haram ini dengan per gramnya dinilai uang yang cukup besar.

    "Kasihan kita sama generasi masa depan. Kita digelontor dengan narkoba ini, Riau sudah menjadi jalur dilewati daerah penyalur. Perintah Kapolri ditindak tegas," singkat Kapolda. 




     
    Berita Lainnya :
  • Giat Administrasi
    Kapolda Riau Resmi Pecat Enam Personilnya Pagi Tadi
  • Humaniora
    Meriahkan Hut RI Ke 74 Polda Riau Kegiatan Fun Bike Bersama AKABRI Tahun 86 dan Komuniti Sepeda Riau
  • Humaniora
    Direktorat Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai 14,6 M ke Singapura
  • Giat Administrasi
    Polda Riau Laksanakan Upacara Bendera HUT RI Di Mako Polda Riau
  • Reskrim
    Polsek Limapuluh Amankan Dua Polisi Gadungan
  • Brimob
    Menyambut HUT RI ke 74,Puluhan Brimob Polda Riau Kibarkan Merah Putih di Puncak Suligi Hill
  • Humaniora
    Memperingati Hut RI Ke-74, Polres Rohil Gelar Doa Mengenang Para Jasa Pahlawan
  • Humaniora
    Kapolres Inhu Makan Malam Bersama Personil Dilokasi Karhutla
  • Humaniora
    Bhayangkari Polres Rohil Gelar Penyuluhan Deteksi Dini Kanker
  • Humaniora
    Kapolres Inhil Terjun Langsung Dalam Pedinginan Kebakaran Hutan dan Lahan di Parit 8, 9 dan Kanal Me
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Senin, 19-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved