15:52 WIB - Sedang Asik Nikmati Narkoba, Tiga Pelaku Digiring Sat Narkoba Polres Bengkalis 15:14 WIB - Polda Riau Hadiri Giat Konsultasi Publik Rencana Aksi Provinsi Kelapa Sawit Berkelanjutan 14:57 WIB - Kapolda Riau Audiensi Dengan Komisi Penyiaran Indonesia 14:44 WIB - Gantikan Fibri, Muhammad Mustofa Akan Menjabat Sebagai Kapolres Kuansing 13:54 WIB - Polsek 50 Polresta Pekanbaru Laksanakan Konfrensi Pers Penangkapan Pencurian Modus Gembos Ban 13:51 WIB - Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira, Wakapolda Riau Jabat Karo Binkar SSDM Polri
 
Setelah Anak Tuna Netra di Riau, Juga ada Anak Petani Poso yang Lulus Polisi
Giat Administrasi | Selasa, 07-08-2018 - 19:10:09 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Setelah Anak Tuna Netra di Riau, Juga ada Anak Petani Poso yang Lulus Polisi
  •  

    tribratanewsriau.com. Keterbatasan ekonomi ternyata bukan suatu penghalang bagi seorang remaja di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang anggota Polri.
     
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita SultengTerkini com, Adalah Febriyanto Dombo Simbong, remaja kelahiran Kota Palu 18 tahun yang lalu itu terlahir dari keluarga kurang mampu.

    Namun dengan tekad yang bulat, Febriyanto yang biasa disapa Ryan itu menunjukkan bahwa uang bukan segala-galanya untuk mencapai cita-citanya menjadi anggota Polri. Ryan dinyatakan lulus masuk polisi tanpa bantuan siapapun dan tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun.

    Ryan adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Kedua orang tuanya, Asrian Dombo dan Setiana Dawa Linggi tinggal di Desa Lena, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulteng. Sementara Ryan sejak kecil tinggal bersama kakek dan neneknya di Palu. Kakeknya tidak bekerja, sementara neneknya sehari-harinya mencari penghidupan sebagai petugas kebersihan lingkungan di bantaran Sungai Palu hanya dengan pendapatan Rp250 ribu per bulan.

    Walaupun penghasilannya Rp250 ribu per bulan, tetapi neneknya tetap semangat membantu perekonomian keluarganya. Bertha Dudung, nenek Ryan mengaku merawat cucunya itu sejak kecil hingga membesarkannya. Sejak suaminya kecelakaan 15 tahun lalu, nenek Ryan sudah mengambil alih tanggung jawab keluarga mulai dari menjual kue sampai menjadi petugas kebersihan lingkungan.

    “Walaupun dalam kondisi pas-pasan, kami tetap bahagia dan senantiasa mengucap syukur dalam menjalani kehidupan ini,” kata Bertha.

    Meski dibesarkan dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan tidak membuat Ryan berkecil hati untuk bersaing dengan ribuan remaja Sulteng lainnya untuk memperebutkan kursi pendidikan Brigadir Polri SPN Labuan Panimba, Kabupaten Donggala.

    Mulanya Ryan enggan menyampaikan kepada neneknya jika dirinya sudah mendaftar polisi karena ia tidak mau membebani kakek dan neneknya, apalagi sampai harus mengeluarkan biaya.

    Dengan perasaan khawatir, Ryan pun akhirnya menyampaikan kepada neneknya jika dirinya sudah mendaftar polisi. Bak gayung bersambut, mendengar penyampaian itu, nenek Ryan mendukung langkah serta turut mendoakan cucunya untuk masuk polisi dan mengikuti seleksi.

    Ternyata doa dan usaha Ryan akhirnya terjawab saat sidang penetapan kelulusan akhir penerimaan Bintara Polri tahun 2018 di Aula Torabelo Mapolda Sulteng pada Jumat (3/8/2018) pekan lalu.

    Dimana dalam sidang itu Ryan dinyatakan berhak mengikuti pendidikan Brigadir Polri bersama dengan 151 rekan lainnya. 14 orang diantaranya adalah calon siswa polwan yang menempuh pendidikan di Sepolwan Ciputat, sedangkan untuk Brigadir Polri laki-laki 134 orang dididik di SPN Polda Sulteng, dan tiga orang lainnya di SPN Polda Sulawesi Selatan.

    “Saya akan terus berjuang untuk membahagiakan orang-orang yang saya cintai, terutama kakek dan nenek saya. Saya yakin dan percaya Tuhan akan memberikan yang terbaik buat saya. Apapun hasilnya saya akan tetap bersyukur, dan akan terus berjuang untuk meraih impian saya,” tutur Ryan yang lulusan SMK Negeri 3 Palu tahun 2018 itu.

    Ryan adalah salah satu dari sekian banyak remaja Sulteng yang tidak menyerah ditengah keterbatasan, sehingga dapat mewujudkan cita-citanya menjadi Bhayangkara Polri. Hal ini konsisten dengan komitmen Polda Sulawesi Tengah untuk mewujudkan penerimaan anggota Polri baik itu tamtama, bintara maupun perwira secara bersih dan transparan.

    Yang diterima menjadi anggota Polri adalah orang-orang yang memiliki kualitas jasmani, intelegensi dan psikologi yang baik, tidak peduli latar belakang sosial, ekonomi, agama maupun suku. Hal ini yang selalu ditekankan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulteng Kombes Polisi Muslikhun dalam setiap kesempatan pada penerimaan lalu.

    Muslikhun mengatakan, untuk bisa menjadi anggota Polri tidak ada kata lain kecuali mempersiapkan diri dengan baik yaitu belajar dan berlatih. Menurutnya, siapa saja bisa masuk bila nilainya bagus, tidak melihat yang bersangkutan anak siapa dan dari kalangan mana.

    Banyak anak Polri yang tidak masuk karena hasil ujiannya jelek, dan sebaliknya tidak sedikit anak orang biasa bisa masuk karena nilainya bagus “Saya mengharapkan putra-putri terbaik Sulteng jadi polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” pungkas orang pertama di Biro SDM Polda Sulteng itu.

    Kini Ryan mulai Selasa (7/8/2018) hari ini hingga tujuh bulan kedepan akan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun 2018 di SPN Labuan Panimba Kabupaten Donggala.

    Upacara pembukaan pembentukan Bintara Polri itu dipimpin Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Ermi Widyatno dan dihadiri para pejabat utama polda setempat.

    Kapolda Ermi yang membacakan sambutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pada tahun ini sebanyak 8.000 pria dan 400 wanita diterima menjadi siswa Bintara Polri setelah sebelumnya melewati rangkaian seleksi yang diselenggarakan secara profesional, transparan, jujur, dan kompetitif.

    Ia mengatakan, keberhasilan para siswa dalam melewati tahapan seleksi merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa disyukuri.

    “Pencapaian yang telah diraih sampai dengan hari ini, bukanlah sesuatu yang mudah. Saudara terpilih di antara puluhan ribu peserta seleksi untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri,” tutur mantan Wakapolda Riau itu.

    Oleh karena itu kata Kapolda Ermi, wujudkan rasa syukur tersebut dengan mengikuti pendidikan dengan penuh motivasi, semangat, dan tekad yang kuat. “Sehingga pada waktunya nanti, saudara dapat dilantik menjadi seorang Brigadir Polri yang profesional, modern dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tegas orang pertama di Polda Sulteng itu.



     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Sedang Asik Nikmati Narkoba, Tiga Pelaku Digiring Sat Narkoba Polres Bengkalis
  • Mitra Polisi
    Polda Riau Hadiri Giat Konsultasi Publik Rencana Aksi Provinsi Kelapa Sawit Berkelanjutan
  • BinKam
    Kapolda Riau Audiensi Dengan Komisi Penyiaran Indonesia
  • Giat Administrasi
    Gantikan Fibri, Muhammad Mustofa Akan Menjabat Sebagai Kapolres Kuansing
  • Reskrim
    Polsek 50 Polresta Pekanbaru Laksanakan Konfrensi Pers Penangkapan Pencurian Modus Gembos Ban
  • Humaniora
    Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira, Wakapolda Riau Jabat Karo Binkar SSDM Polri
  • Res Narkoba
    Polsek Siak Hulu Ringkus 3 Pelaku Narkoba Di Desa Kubang Jaya
  • Humaniora
    Kasus DBD di Pekanbaru Terus meningkat
  • Res Narkoba
    Saat Tunggu Pembeli, Bandar Shabu Ini Dibekuk Polisi
  • Reskrim Sus
    Reskrimsus Terbitkan Sprindik Baru Untuk Kasus Pipa Transmisi Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Sat Narkoba Polres Inhil Ringkus Pengedar Sabu Di Pelabuhan Pelindo Tembilahan
    2 Sat Narkoba Polres Bengkalis Amankan 3 Pengedar Sabu di Mandau
    3 Tim Opsnal Polsek Bangko Amankan Bandar Sabu
    4 Polsek Kelayang Inhu Antisipasi Kecelakaan Lalul Lintas
    Pasang Spanduk Himbauan Rawan Lakalantas
    5 Brimob Amankan Sepucuk Senjata Api Laras Panjang
    6 Tekad Mulia Sang Brigadir Polda Riau
    7 Polres Meranti Berhasil Tangkap Sabu 30 Gram Siap Edar
    8 Kapolda Riau Tegas Pecat 15 Orang Personilnya
    9 Polres Kuansing Berhasil Tangkap Pelaku Curas
    10 Polda Riau Melaksanakan Pelatihan Kompetensi Identifikasi Reskrim Dengan JICA
     
     
    Rabu, 17-Oktober-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk