16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan 15:54 WIB - Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan 10:22 WIB - Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019 17:31 WIB - Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla 10:48 WIB - Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan 10:06 WIB - Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
 
Tersangka Z, Buat Group Whatshapp sebelum diciduk Densus 88
Brimob | Senin, 04-06-2018 - 12:01:15 WIB
Penulis: AA
Kapolda dan Kabid Humas Polda Riau saat Konpers
TERKAIT:
 
  • Tersangka Z, Buat Group Whatshapp sebelum diciduk Densus 88
  •  

    tribratanewsriau.com. Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Universitas Riau, Pekanbaru, pada Sabtu lalu. Seorang di antaranya, Muhammad Nur Zamzam alias Zamzam alias Jack, kini menjadi tersangka. Polisi menyebutkan Zamzam berperan merakit bom dan mengajak masyarakat melalui Instagram untuk meledakkan bom bunuh diri.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Tempo dengan kontributornya Riyan Novitra Sumber Tempo yang mengaku mengenal Zamzam sejak lama berujar, pada Sabtu sekitar pukul 02.00 alumnus Jurusan Ilmu Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu sempat membuat grup WhatsApp bernama “Belajar Agama dengan Membaca”. "Dia mengundang kami ke dalam grup itu," tuturnya kepada Tempo, Sabtu malam, 2 Juni 2018.

    Ketika memasuki grup, sumber Tempo mengamati sudah ada banyak orang tergabung di dalamnya. "Sebagian saya kenal, banyak juga yang tidak kenal," ujar dia. Namun, karena merasa sudah tergabung dengan banyak grup, sumber tersebut memilih meninggalkan grup. "Saya geleng-geleng saja grup apa lagi ini.”

    Menurut dia, saat masih berkuliah, Zamzam aktif di organisasi Mahasiswa Pencinta Alam FISIP. Zamzam dikenal sebagai sosok yang suka bergaul dan bercanda. Perubahan sikap terjadi setahun belakangan. Sahabatnya itu kerap kali memperdebatkan hukum di Indonesia yang dibuat oleh manusia. "Sejak mulai belajar agama, dia suka berdebat."

    Selain Zamzam, polisi menangkap dua orang lainnya dalam penggerebekan di Gelanggang Mahasiswa FISIP. Dua orang lainnya adalah BM, alumnus Jurusan Administrasi Publik angkatan 2005; dan ED, alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP angkatan 2005. Keduanya sampai sekarang masih berstatus saksi.

    Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi, mengutuk rencana aksi teror oleh tiga alumnus kampus tersebut. "Kami dari civitas academica sangat menyayangkan dan mengutuk keras adanya kegiatan yang mengarah pada peledakan bom," ujar Aras.

    Aras mengklaim selama ini tidak ada hal mencurigakan di dalam kampus, apalagi kegiatan yang mengarah ke tindakan terorisme. Dia mengimbuhkan, sebenarnya alumnus tidak diperbolehkan mendiami sekretariat organisasi kemahasiswaan. Ia bersyukur Densus 88 Antiteror bersama Polda Riau berhasil mengungkap pergerakan teroris di dalam kampus.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
  • Lantas
    Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
  • Reskrim
    Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
  • Humaniora
    Polda Riau dan PWNU Riau Jamin Kenyamanan Masyarakat Indonesia Timur Di Riau
  • Humaniora
    Tikam Anggota Polisi Saat Bertugas Dengan Badik, Pemuda Warga Seberida Diterjang Timah Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved