10:03 WIB - Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana 14:54 WIB - Polres Bengkalis Terima Penghargaan Predikat WBK dan WBBM 13:07 WIB - Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Rencana Kesiapan Operasi Lilin Muara Takus 2018 11:04 WIB - Bid Keu Polda Riau Lakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Kenaikan Tunkin Sesuai Pepres No.103 Th. 2018 10:39 WIB - Sat PJR Ditlantas Polda Riau Kawal Sepeda Santai Polda Riau 09:55 WIB - Sepeda Santai Polda Riau Bersama Wakapolda Riau Dan Personil
 
Tersangka Z, Buat Group Whatshapp sebelum diciduk Densus 88
Brimob | Senin, 04-06-2018 - 12:01:15 WIB
Penulis: AA
Kapolda dan Kabid Humas Polda Riau saat Konpers
TERKAIT:
 
  • Tersangka Z, Buat Group Whatshapp sebelum diciduk Densus 88
  •  

    tribratanewsriau.com. Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Universitas Riau, Pekanbaru, pada Sabtu lalu. Seorang di antaranya, Muhammad Nur Zamzam alias Zamzam alias Jack, kini menjadi tersangka. Polisi menyebutkan Zamzam berperan merakit bom dan mengajak masyarakat melalui Instagram untuk meledakkan bom bunuh diri.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Tempo dengan kontributornya Riyan Novitra Sumber Tempo yang mengaku mengenal Zamzam sejak lama berujar, pada Sabtu sekitar pukul 02.00 alumnus Jurusan Ilmu Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu sempat membuat grup WhatsApp bernama “Belajar Agama dengan Membaca”. "Dia mengundang kami ke dalam grup itu," tuturnya kepada Tempo, Sabtu malam, 2 Juni 2018.

    Ketika memasuki grup, sumber Tempo mengamati sudah ada banyak orang tergabung di dalamnya. "Sebagian saya kenal, banyak juga yang tidak kenal," ujar dia. Namun, karena merasa sudah tergabung dengan banyak grup, sumber tersebut memilih meninggalkan grup. "Saya geleng-geleng saja grup apa lagi ini.”

    Menurut dia, saat masih berkuliah, Zamzam aktif di organisasi Mahasiswa Pencinta Alam FISIP. Zamzam dikenal sebagai sosok yang suka bergaul dan bercanda. Perubahan sikap terjadi setahun belakangan. Sahabatnya itu kerap kali memperdebatkan hukum di Indonesia yang dibuat oleh manusia. "Sejak mulai belajar agama, dia suka berdebat."

    Selain Zamzam, polisi menangkap dua orang lainnya dalam penggerebekan di Gelanggang Mahasiswa FISIP. Dua orang lainnya adalah BM, alumnus Jurusan Administrasi Publik angkatan 2005; dan ED, alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP angkatan 2005. Keduanya sampai sekarang masih berstatus saksi.

    Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi, mengutuk rencana aksi teror oleh tiga alumnus kampus tersebut. "Kami dari civitas academica sangat menyayangkan dan mengutuk keras adanya kegiatan yang mengarah pada peledakan bom," ujar Aras.

    Aras mengklaim selama ini tidak ada hal mencurigakan di dalam kampus, apalagi kegiatan yang mengarah ke tindakan terorisme. Dia mengimbuhkan, sebenarnya alumnus tidak diperbolehkan mendiami sekretariat organisasi kemahasiswaan. Ia bersyukur Densus 88 Antiteror bersama Polda Riau berhasil mengungkap pergerakan teroris di dalam kampus.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
  • Nasional
    Polres Bengkalis Terima Penghargaan Predikat WBK dan WBBM
  • Lantas
    Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Rencana Kesiapan Operasi Lilin Muara Takus 2018
  • Giat Administrasi
    Bid Keu Polda Riau Lakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Kenaikan Tunkin Sesuai Pepres No.103 Th. 2018
  • Humaniora
    Sat PJR Ditlantas Polda Riau Kawal Sepeda Santai Polda Riau
  • Humaniora
    Sepeda Santai Polda Riau Bersama Wakapolda Riau Dan Personil
  • Lantas
    Jalur Rawan, Satlantas Polresta Pekanbaru Lakukan Patroli
  • Binmas
    Polres Dumai Laksanakan Bhakti Sosial Ditempat Rumah Ibadah
  • Humaniora
    Tukang Pasang Susuk Ditangkap Polisi
  • Reskrim
    Seorang Napi Buron Rutan Sialang Bungkuk Berhasil Diamankan Polsek Senapelan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 11-Desember-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk