12:22 WIB - Alasan Membeli Nasi, Pelaku bawa Kabur Motor Temannya 12:17 WIB - Seorang Pemuda Bawa Kabur Mobil Beserta, Istri dan Anak Pemilik Mobil 12:01 WIB - Polsek Tenayan Raya Amankan Pelaku Pengedar Narkotika Ini 11:59 WIB - Dua Pelaku Kabur, DM Tak Berkutik Ditangkap Polsek Sinaboi 11:57 WIB - Satres Narkoba Polres Bengkalis Amankan 4 Oknum Pegawai Ini 11:52 WIB - Polres Pelalawan Laksanakan Kordinasi Untuk Mengungkap Kasus Narkoba
 
Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
Polair | Jumat, 24-05-2019 - 13:44:50 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
  •  

    tribratanewsriau.com Tim Patroli Sea Raider KP Hayubusa – 3008 Polair Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bibit atau ''baby lobster'' ke negara tetangga Malaysia. Bibit lobster ini dibawa dari bibir pantai ke tengah laut menggunakan speedboot, lalu dipindahkan ke kapal motor tanpa nama lambung milik tersangka Amrizal alias Ijal (35), nelayan Bengkalis. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita gagasanriau com bahwa Direktur Polairud Polda Riau Kombes Pol Badarudin yang didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada wartawan di kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pekanbaru, Jumat (24/05/2019) pagi, menuturkan, penangkapan kapal nelayan tersebut berlangsung kemarin di Perairan Sungai Raja, Dumai. Sayangnya, saat penindakan, pemilik bibit lobster, M Sidik alias Edo berhasil meloloskan diri dengan melompat ke laut. 

    Polisi yang telah mengantongi identitas pelaku kini tengah memburu tersangka. Di luar itu, dari hasil penggeledahan kapal tanpa nama lambung milik Ijal ini, petugas menemukan 27 bungkus, yang per bungkusnya berisi lebih kurang 200 ekor bibit lobsters serta 9 box lagi yang berisi 25 bungkus yang masing masingnya berisi 200 ekor bibit lobster. ''Bibit lobster ini diduga berasal dari daerah Pulau Jawa atau Banten. Bibit bibit lobster ini rencananya diselundupkan ke Malaysia. Di daerah penampung, harga baby lobster ini mencapai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per ekornya. 

    Jika ditotalkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp11 miliar lebih,'' kata Badarudin. Ditambahkan Direktur Dit Polair Polda Riau, barang bukti hari ini juga bakal dikirim pihak Stasiun Karantina Ikan Pekanbaru ke Provinsi DI Yogyakarta untuk dilepaskan. 

    Kepala Karantina Ikan Kota Pekanbaru E Sulystianto membenarkan hal itu. Disebutkan, menurut rencana bibit bibt lobster itu akan dilepaskan di Perairan Pantai Selatan, Yogyakarta. Karena di kawasan ini terumbu karang masih bagus untuk berkembang biaknya lobster.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Um
    Alasan Membeli Nasi, Pelaku bawa Kabur Motor Temannya
  • Reskrim Um
    Seorang Pemuda Bawa Kabur Mobil Beserta, Istri dan Anak Pemilik Mobil
  • BinKam
    Polsek Tenayan Raya Amankan Pelaku Pengedar Narkotika Ini
  • Res Narkoba
    Dua Pelaku Kabur, DM Tak Berkutik Ditangkap Polsek Sinaboi
  • BinKam
    Satres Narkoba Polres Bengkalis Amankan 4 Oknum Pegawai Ini
  • BinKam
    Polres Pelalawan Laksanakan Kordinasi Untuk Mengungkap Kasus Narkoba
  • BinKam
    Komjen Pol Condrokirono: Saya Apresiasi situasi aman Kota Dumai
  • Humaniora
    Polsek Tapung Hulu Gelar Bakti Sosial Religi Jelang Hari Bhayangkara ke-73
  • Binmas
    Kabaharkam Polri Hadiri Kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kota Dumai
  • Humaniora
    Polsek Pangkalan Kuras Bakti Sosial Memperingati Hut Bhayangkara Ke-73
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Kamis, 20-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved