20:55 WIB - Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan 20:50 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla 06:47 WIB - Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana 15:45 WIB - Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan 15:32 WIB - Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah 15:17 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
 
Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
Polair | Jumat, 24-05-2019 - 13:44:50 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
  •  

    tribratanewsriau.com Tim Patroli Sea Raider KP Hayubusa – 3008 Polair Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bibit atau ''baby lobster'' ke negara tetangga Malaysia. Bibit lobster ini dibawa dari bibir pantai ke tengah laut menggunakan speedboot, lalu dipindahkan ke kapal motor tanpa nama lambung milik tersangka Amrizal alias Ijal (35), nelayan Bengkalis. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita gagasanriau com bahwa Direktur Polairud Polda Riau Kombes Pol Badarudin yang didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada wartawan di kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pekanbaru, Jumat (24/05/2019) pagi, menuturkan, penangkapan kapal nelayan tersebut berlangsung kemarin di Perairan Sungai Raja, Dumai. Sayangnya, saat penindakan, pemilik bibit lobster, M Sidik alias Edo berhasil meloloskan diri dengan melompat ke laut. 

    Polisi yang telah mengantongi identitas pelaku kini tengah memburu tersangka. Di luar itu, dari hasil penggeledahan kapal tanpa nama lambung milik Ijal ini, petugas menemukan 27 bungkus, yang per bungkusnya berisi lebih kurang 200 ekor bibit lobsters serta 9 box lagi yang berisi 25 bungkus yang masing masingnya berisi 200 ekor bibit lobster. ''Bibit lobster ini diduga berasal dari daerah Pulau Jawa atau Banten. Bibit bibit lobster ini rencananya diselundupkan ke Malaysia. Di daerah penampung, harga baby lobster ini mencapai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per ekornya. 

    Jika ditotalkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp11 miliar lebih,'' kata Badarudin. Ditambahkan Direktur Dit Polair Polda Riau, barang bukti hari ini juga bakal dikirim pihak Stasiun Karantina Ikan Pekanbaru ke Provinsi DI Yogyakarta untuk dilepaskan. 

    Kepala Karantina Ikan Kota Pekanbaru E Sulystianto membenarkan hal itu. Disebutkan, menurut rencana bibit bibt lobster itu akan dilepaskan di Perairan Pantai Selatan, Yogyakarta. Karena di kawasan ini terumbu karang masih bagus untuk berkembang biaknya lobster.



     
    Berita Lainnya :
  • Nasional
    Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan
  • Nasional
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla
  • BinKam
    Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana
  • Reskrim
    Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan
  • Reskrim
    Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah
  • Mitra Polisi
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
  • Humaniora
    Inovasi dibidang Lalulintas Salah Satu Inovasi AKBP Andri Ananta Selama Menjabat Kapolres Kampar
  • BinKam
    Dit Samapta Polda Riau Melaksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Didepan Mapolda Riau
  • BinKam
    Polsek Tenayan Raya Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat
  • Reskrim Sus
    Terkait Lahan PT Adei Plantation Yang Terbakar Polda Riau Masih Lakukan Pendalaman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 15-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved