18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Dua Oknum Pegawai BPN Kabupaten Siak Terjaring OTT
Reskrim | Jumat, 27-07-2018 - 15:48:33 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Dua Oknum Pegawai BPN Kabupaten Siak Terjaring OTT
  •  

    Tribratanewsriau - Dua Oknum Pegawai BPN Kab. Siak terjaring operasi tangkap tangan oleh Tim Saber Pungli.

    Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto membenarkan penangkapan tersebut terjadi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak

    Kombes Pol Sunarto menjelaskan OTT yang melibatkan tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Kemenkopolhukam tersebut dilakukan pada Rabu (25/7) sore kemarin.
        
    "Dua terduga pelaku diamankan dari operasi tersebut," katanya.
      
    Ia menjelaskan kedua terduga pelaku yang masih menjalani pemeriksaan tersebut merupakan seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) dan honorer. 

    Terduga yang seluruhnya wanita itu berinisial SD alias DI (33) dan IR (37).

    Sunarto menuturkan OTT itu dilakukan tim Saber Pungli di Kantor BPN, tepatnya komplek perkantoran Pemda Sungai Betung, Kabupaten Siak.
     
    Operasi berawal ketika Tim Saber Pungli yang dipimpin Kombes Sumadi mendatangi Polres Siak pada hari kejadian berlangsung. Tim kemudian mendatangi kantor BPN Siak untuk melakukan penggeledahan.

    Dengan berbekal surat perintah tugas, tim menggeledah ruangan seksi hukum pertanahan. Di ruang tersebut, ditemukan uang seniali Rp2,9 juta yang belakangan dijadikan salah satu barang bukti.

    Uang tersebut diduga untuk memperlancar proses peralihan hak serta pengurusan tanah.
     
    Sementara itu, dari pemeriksaan sementara Sunarto menyebut kedua terduga pelaku memiliki peran masing-masing untuk merumuskan besaran Pungli dalam mengurus surat peralihan hak tersebut, serta penerima uang dari korban.

    "SD diduga berperan sebagai penerima uang, kemudian YH alias IR diduga sebagai perumus besaran Pungli," tuturnya.

    Dari OTT tersebut, selain menyita Rp2,9 juta sebagai barang bukti, petugas juga menyita dokumen catatan masyarakat yang melakukan pengurusan tanah, rekaman kamera pengintai CCTV, arsip Warkah pengurusan tanah dan dua unit ponsel.

    Kasus ini sendiri masih terus didalami kepolisian. Meski begitu, keduanya terancam Pasal 12 Huruf e undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas undang-undang nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved