16:43 WIB - Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat 15:54 WIB - Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar 14:03 WIB - 5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti 13:51 WIB - Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti 13:37 WIB - Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia 13:37 WIB - Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
 
Cabuli Anak Dibawah Umur Seorang Buruh Sawit Diamankan Polsek Panipahan
Reskrim | Jumat, 14-09-2018 - 20:36:07 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Cabuli Anak Dibawah Umur Seorang Buruh Sawit Diamankan Polsek Panipahan
  •  

    Tribratanewsriau - SD alias Awal alias Bawal (33) warga jalan Purnama Kepenghuluan Panipahan Darat Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir ini harus diinapkan di sel tahanan Polsek Panipahan.

    Pria yang bekerja sebagai buruh lansir buah sawit ini mencabuli seorang bocah yang masih berumur 12 tahun. Parahnya, bocah malang itu digeranyanginya saat pulang mengaji.

    Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH  melalui Paur Humas Iptu Yuliardi SH menyampaikan bahwa pelaku melakukan perbuatan keji disaksikan langsung adik korban.

    Dijelaskan Yuliardi, peristiwa itu terjadi berawal pada hari Senin tanggal 03 September 2018 sekira pukul 19.00 wib. Ketika itu korban dan adik kandungnya pulang dari mengaji kerumahnya.

    Kemudian, sesampainya di jalan Lintas Tanjung Rukam Kepenghuluan Panipahan Darat Kecamatan Palika, Rokan Hilir, korban bersama dengan adiknya berhenti sejenak untuk beristirahat. 

    Saat itu korban melihat pelaku juga sedang beristirahat di jalan Tanjung Rukam tersebut, yang mana jarak pelaku dengan korban duduk atau beristirahat, kurang lebih 2 (dua) meter. 

    Tidak beberapa lama kemudian pelaku datang dan menghampiri korban dan duduk di sebelah kanan korban. Lalu pelaku mencoba menawarkan pekerjaan kepada bocah itu.

    "..... (korban) kau mau kerja nggak", tanya pelaku. "Nggak", jawab korban dan lantas korban bertanya dengan kalimat, " Kerja apa". Kemudian pelaku mengatakan bahwa kerjanya menebas. "Kerja Menebas, kalau mau besok siang kita pergi," ajak pelaku.

    Kemudian korban menolak. " Nggak wak," jawabnya. Kemudian pelaku berkata kembali kepada korban sambil memegang tangan korban dengan pujian. "Cantik gelangmu, di mana kau beli," tanya pelaku. "Di pekan," sahut korban.

    Kemudian pelaku bertanya tentang harga gelang itu." Berapa harganya, karena uwak mau beli juga untuk anak uwak," tanya pelaku. "Lima ribu," jawab korban dan tiba tiba pelaku langsung meraba/ memegang kemaluan korban sebanyak dua kali, yang saat itu dilihat dan disaksikan oleh adik kandung. 

    Setelah memegang dan meraba kemaluan korban, pelaku langsung pergi yang kemudian korban bersama adik kandungnya langsung pulang kerumahnya. Sesampainya korban dirumahnya, adik korban  menceritakan kejadian tersebut kepada ibu jorban bahwa kemaluan korban telah diraba atau dipegang oleh pelaku.

    Keesokan harinya, yaitu pada hari Senin tanggal 04 September 2018 sekira jam 09.00 Wib, ibu korban menanyakan kepada korban tentang kebenaran cerita yang disampaikan oleh adik korban.

    Saat itu, korban menjelaskan kepada ibunya bahwa memang benar pelaku  telah memegang/meraba kemaluan korban sebanyak 2 (dua) kali. Mendengar cerita tersebut, ibu korban langsung membawa korban ke Polsek Panipahan untuk melaporkan kejadian tersebut.

    Setelah menerima laporan pengaduan serta melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kemudian pada hari Kamis tanggal 13 September 2018 sekira pukul 15:00 wib, diperoleh informasi keberadaan pelaku sedang tidur siang dirumahnya.

    Tak ingin menyia-nyiakan waktu dan kesempatan, Kanit Reskrim Polsek Paniphan Ipda S. Suwandi dan dua orang anggota Polsek Panipahan melakukan penangkapan terhadap pelaku dirumahnya.

    Ketika ditanya tentang dugaan pencabulan yang dilakukannya, pelaku mengakuinya, dan setelah mendengar pengakuan dari pelaku, selanjutnya petugas langsung membawa Pelaku ke Polsek Panipahan guna proses pengusutan perkaranya lebih lanjut. 

    Sementara itu, untuk melengkapi berkas perkara, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) helai baju dres terusan tanpa merk berwarna crame bercorak bergaris hitam dan 1 (satu) helai celana dalam anak- anak berwarna crame berlis berwarna ungu. 

    "Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Panipahan," ungkap Paur Humas Polres Rohil.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat
  • Humaniora
    Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar
  • Humaniora
    5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti
  • Res Narkoba
    Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti
  • Res Narkoba
    Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia
  • Reskrim
    Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
  • Humaniora
    Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Vicon Kemendagri Dalam Pemantauan Situasi Pemilu
  • Humaniora
    Polresta Pekanbaru Amankan Pleno Tingkat PPK
  • Res Narkoba
    Polres Rohil Amankan Terduga Pelaku Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 21-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved