13:14 WIB - Apel Gelar Pasukan Serentak Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun 2019 di Kab. Kampar 12:59 WIB - Sat Res Narkoba Polres Pelalawan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Shabu 12:57 WIB - Polres Inhu Laksanakan Apel Bersama di RTH 12:51 WIB - Hendak Pesta Ganja Ketiga Pelaku Ini Diamankan Petugas 12:47 WIB - Polres Rokan Hulu Laksanakan Apel Bersama Dalam Rangka Pemilu 2019 12:25 WIB - Irwasda Polda Riau Laksanakan Kegiatan Riau Gemilang Bersama Jamaah Masjid Muthmainah
 
Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Pasangan Ini Bersandiwara Temukan Tas Berisi Jasad Bayi
Reskrim | Senin, 19-11-2018 - 13:21:10 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Pasangan Ini Bersandiwara Temukan Tas Berisi Jasad Bayi
  •  

    Tribratanewsriau - Teka teki orangtua jasad bayi yang baru lahir yang ditemukan di SPBU Minas Kamis (15/11/2018) akhirnya terungkap.

    Bayi malang itu ternyata adalah anak dari pria bernama Nofril Yatmi (NY) yang sebelumnya berpura-pura menemukan keberadaan sebuah tas misterius di dalam mobilnya saat berhenti di SPBU Minas.

    Setelah dibuka tas misterius itu ternyata berisi jasad bayi.

    Dari hasil penyelidikan polisi terungkap, ternyata penemuan mayat bayi itu adalah sebuah sandiwara yang dilakukan oleh NY (22) dengan pasangan L.

    Satreskrim Polres Siak berhasil mengamankan keduanya setelah penyelidikan, Jumat (16/11/2018).

    "Seperti drama dalam film-film kisahnya. Waduh, saya sendiri heran dan geleng-geleng kepala," kata Kasat Reksrim Polres Siak, AKP Hidapat Perdana.

    L, inisial ibu dari bayi itu. Sedangkan NY bapak biologis bayi malang tersebut.

    Keduanya berpacaran dan melakukan hubungan terlarang hingga L hamil.

    Kehamilan L tidak diketahui kedua orangtuanya.

    Pada Kamis (15/111/2018) L melahirkan seorang diri secara diam-diam di dalam kamarnya.

    Setelah bayinya lahir secara normal L khawatir jika diketahui orangtuanya.

    Akhirnya L membunuh bayi laki-laki tersebut. Setelah itu, L menelepon pasangannya NY.

    "Ini anak sudah lahir. Nanti dijemput ya, kalau sudah sepi di rumah," ujar L kepada NY sebagaimana diulangi AKP Hidayat.

    Sekira magrib Kamis itu, NY pun tiba menjemput bayi tersebut. L sudah memasukkan bayi itu ke dalam tas hitam. Namun bayi laki-laki itu sudah tidak bernyawa lagi.

    NY awalnya bingung kemana mayat bayi itu mau dibuang.

    Akhirnya ia mengendarai mobil Innova yang direntalnya menuju arah Minas, Kabupaten Siak.

    Setiba di SPBU Meranti Minas, NY berhenti di depan toilet.

    "Pintu mobilnya tidak dikuncinya. Diduga pura-pura lupa menguncinya. Lalu NY pergi mandi," kata dia.

    Setelah 20 menit, NY kembali ke dalam mobilnya dan menghidupkan lampu dalam mobil.'

    Tiba-tiba NY pura-pura kaget ada tas hitam dalam posisi tertutup di bawah kursi sebelah kiri di samping kursi supir.

    "Sandiwaranya berlanjut. NY menyanyakan kepada pengunjung SPBU ini tas siapa," kata dia.

    NY semakin bungung karena tidak ada yang menjawab pertanyaannya. Lalu dia melanjutkan perjalanan ke arah Pekanbaru.

    "NY terus berpura-pura menuju Arengka II, dan menyampaikan kejadian tersebut kepada anggota TNI AD Holomoan Lubis," kata dia.

    Holomoan Lubis menyarankan agar dibawa ke Polresta Pekanbaru. Sesampainya di Polresta Pekanbaru NY dibawa ke Polsek Minas untuk dimintai keterangan.

    "CCTV belum bisa dilihat waktu itu. Karena kuncinya masih sama manajer SPBU dan tidak bisa dihubungi," kata dia.

    Satreskrim Polres Siak dan Polsek Minas terus melakukan penyelidikan. Akhirnya NY mengaku kalau dialah bapak biologis bayi tersebut. Sehingga langsung diamankan ke Mapolsek Minas.

    "Sedangkan ibu dari bayi itu, juga sudah dijemput ke rumahnya di Muara Fajar, Pekanbaru," kata dia.

    Pelaku melapor ke kantor polisi

    Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Jumat (16/11/2018) mengatakan, penemuan mayat bayi itu dilaporkan Nofril ke petugas piket.

    "Namun setelah kita cek TKP lokus ada di Minas, yang dalam hal ini merupakan wilayah hukum Polres Siak.

    Jadi kita berkoodinasi dengan Polsek Minas, dan melimpahkan penyelidikannya ke Polsek Minas," papar Bimo.

    Menurut pengakuan pelapor, tas itu sebelumnya memang tidak ada dimobilnya.

    Dugaan sementara, ada yang memasukkan ke dalam mobil saat pelapor berada di toilet.

    Apalagi, mobilnya ketika itu tidak terkunci.


    Disebutkan Bimo, jasad bayi malang itu berjenis kelamin laki-laki.

    "Diduga baru lahir, ada kain pembungkusnya. Masih ada plasentanya," tandasnya.

    Jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Apel Gelar Pasukan Serentak Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun 2019 di Kab. Kampar
  • BinKam
    Sat Res Narkoba Polres Pelalawan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Shabu
  • Humaniora
    Polres Inhu Laksanakan Apel Bersama di RTH
  • BinKam
    Hendak Pesta Ganja Ketiga Pelaku Ini Diamankan Petugas
  • Humaniora
    Polres Rokan Hulu Laksanakan Apel Bersama Dalam Rangka Pemilu 2019
  • BinKam
    Irwasda Polda Riau Laksanakan Kegiatan Riau Gemilang Bersama Jamaah Masjid Muthmainah
  • Humaniora
    Kabid Humas Polda Riau Gelar Nonton Bareng Pohon Terkenal
  • Polair
    Mantan Kabid Kum Polda Riau Kini Menjabat Dir Polair Polda Kalteng
  • Giat Ops
    Apel Gelar Pasukan Serentak Operasi Mantap Brata 2018 Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun
  • Reskrim Sus
    Hujan Lebat Melanda Rengat, Karhutla Berkurang Drastis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved