20:55 WIB - Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan 20:50 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla 06:47 WIB - Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana 15:45 WIB - Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan 15:32 WIB - Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah 15:17 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
 
Polda Riau Limpahkan Perkara Tiga Tersangka Perusakan Bendera Partai ke Kejaksaan
Reskrim | Kamis, 03-01-2019 - 10:39:50 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Limpahkan Perkara Tiga Tersangka Perusakan Bendera Partai ke Kejaksaan
  •  

    Tribratanewsriau - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkapkan, kasus perusakan atribut partai politik di Pekanbaru, sudah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan.

    Kapolda mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut.

    Perkara nya ditangani Polresta Pekanbaru berdasarkan dua laporan polisi.

    Laporan pertama, terkait dugaan perusakan atribut Partai Demokrat di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru pada Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 00.45 WIB. Penyidik telah menetapkan seorang tersangka berinisial HS (22), warga Jalan Ikan Mas Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.

    Barang bukti yang disita dari tangan HS,  4 buah tiang berupa bambu dan kayu, potongan berupa sobekan baliho, dan pisau cutter.

    Kasus serupa juga terjadi, namun pengrusakan atribut Caleg partai PDIP bernama Effendi Sianipar, yang terjadi Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 10.15 WIB. Dua tersangkanya adalah inisial D alias KS (29) warga Jalan Hangtuah Ujung Kelurahan Sialang Sakti, Tenayan Raya. Lalu, MA (23) warga Jalan Singgalang Pada Villa Singgalang, Tenayan Raya.

    Dari kedua pelaku, petugas mengamankan barang bukti satu buah palu, satu buah baliho dalam keadaan rusak yang bertuliskan kepemilikan atas nama Effendi Sianipar, dan tiga batang kayu olahan ukuran 4x6.

    "Berkas ketiganya sudah kita limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sesuai Undang-undang, ketiga pelaku itu, dijerat dengan pasal pengrusakan, yaitu Pasal 170 jo Pasal 406 KUHPidana," kata Kapolda.

    "Berkasnya sudah kita limpahkan ke kejaksaan pada Jumat minggu lalu." lanjut Kapolda Riau.

    Setelah dilakukan proses tahap I terhadap ketiganya, Kapolda mengatakan proses penyidikan terhadap tiga tersangka telah selesai. Penyidik, katanya, selanjutnya menunggu hasil penelitian berkas perkara yang dilakukan Jaksa. Penelitian itu dilakukan terhadap syarat formal dan materil berkas perkara.

    "Seperti biasanya, setelah berkas diserahkan. Tinggal kita tunggu petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum berkaitan bagaimana ke depan. Apakah P19 (ada petunjuk yang harus dilengkapi penyidik), atau sudah langsung bisa tahap dua (pelimpahan para tersangka dan barang bukti ke Jaksa)," terangnya.

    Artinya, penanganan kasus pengrusakan ini sudah selesai. Dimana Kepolisian sudah menerima laporan, sudah melakukan penyelidikan, penyidikan, upaya paksa berupa penahanan.

    Kasus pengrusakan atribut partai itu, ditegaskan Kapolda para pelaku nekat melakukan perusakan dengan motif ekonomi. Tidak ada motif lain termasuk politik.

    "Motifnya murni masalah perut. Artinya dia dibayar. Tidak ada motif-motif lain, tidak ada motif politik, tidak ada," kata Kapolda Riau.

    Hal itu, sesuai dari keterangan para pelaku beraksi karena dijanjikan akan dibayar pihak tertentu. Namun, belum sempat menerima uang yang dijanjikan, para pelaku sudah diamankan pihak yang berwajib.

    "Mereka mengaku dibayar, dijanjikan. Di TKP di (Jalan) Sudirman itu, Rp150 ribu belum diterima malah. Kemudian yang di Tenayan Raya itu Rp300 ribu. Motifnya seperti itu, sama," sebutnya.

    "Motifnya, 'kamu diperintah', 'kamu dikasih duit'. Tapi belum dikasih duit malah terjadi seperti itu," lanjutnya.

    Kapolda mengungkapkan, pihaknya masih mengembangkan siapa yang  menjanjikan kepada ketiga pelaku.

    "Orang yang menyuruh sedang cari," pungkasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Nasional
    Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan
  • Nasional
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla
  • BinKam
    Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana
  • Reskrim
    Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan
  • Reskrim
    Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah
  • Mitra Polisi
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
  • Humaniora
    Inovasi dibidang Lalulintas Salah Satu Inovasi AKBP Andri Ananta Selama Menjabat Kapolres Kampar
  • BinKam
    Dit Samapta Polda Riau Melaksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Didepan Mapolda Riau
  • BinKam
    Polsek Tenayan Raya Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat
  • Reskrim Sus
    Terkait Lahan PT Adei Plantation Yang Terbakar Polda Riau Masih Lakukan Pendalaman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 15-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved