10:30 WIB - Satuan Resnarkoba Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba 10:07 WIB - Kapolres Kunasing Tandatangani MOU Sistem Penanganan Perkara Berbasis Elektronik. 19:36 WIB - Konfrensi Pers Pengungkapan kasus narkoba ditresnarkoba Polda Riau 09:27 WIB - Sering Jadi Sasaran Pengedar, Polsek Medang Kampai Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah 23:32 WIB - Tim Karhutla Di Inhu Terus Berjibaku Padamkan Titik Api 23:23 WIB - Ditengah Pemadaman Api, Kapolsek Lirik Sempatkan Untuk Sholat
 
Unggah Status Nistakan Agama di Facebook, Seorang Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi
Reskrim | Senin, 21-01-2019 - 14:32:42 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Unggah Status Nistakan Agama di Facebook, Seorang Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi
  •  

    Tribratanewsriau - Polisi menangkap pria paruh baya, Samurung Pakpahan, pemilik bengkel di Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. Pasalnya, pria berusia 57 tahun itu diduga melakukan penistaan agama.

    Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, perbuatan pelaku dilakukan di akun Facebook miliknya. Hingga akhirnya, unggahan pelaku viral dan dilaporkan ke Polsek Mandau. Kalimat menghina agama di akun Facebook di-posting pelaku pada Senin (14/1) sekitar pukul 23.57 WIB.

    "Warga melaporkan ke kita, bahwa ada pemilik akun Facebook yang mem-posting kalimat tidak pantas, disertai gambar yang berisi menghina agama Islam," kata Yusup, Jumat (18/1).

    Yusup menjelaskan, postingan yang ditulis pelaku yakni 'Alquran tidak dapat membuktikan Muhammad nabi sejati, maka Muslim bekerja keras mencari pembenaran dalam Alkitab'.

    Yusup menyebutkan, tidak hanya itu kalimat hinaan yang ditulis pelaku. Hampir setiap status Facebook-nya ditulis berisi penghinaan kepada agama.

    "Setelah mendapat laporan warga, petugas menangkap pelaku di bengkelnya. Kemudian dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa," jelas Yusup.

    Kepada polisi, pelaku mengaku perbuatannya. Meski demikian, pelaku berkilah tidak ada maksud dan tujuan menghina agama Islam.

    "Pelaku mengaku hanya copy paste dari postingan yang ada di grup Facebook yang diikutinya. Tapi tetap saja kita amankan untuk diperiksa," ucapnya.

    Yusup mengatakan, pelaku sempat menghapus postingannya pada Selasa (15/1) lantaran banyak netizen yang mengomentarinya. Dia juga menonaktifkan Facebook dan menginstal ulang handphonenya.

    "Untuk menyelidiki kasus ini, kami akan memeriksa saksi ahli bahasa, pidana ITE, dan ahli lainnya. Status pelaku masih saksi terlapor," jelasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Satuan Resnarkoba Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba
  • Humaniora
    Kapolres Kunasing Tandatangani MOU Sistem Penanganan Perkara Berbasis Elektronik.
  • Res Narkoba
    Konfrensi Pers Pengungkapan kasus narkoba ditresnarkoba Polda Riau
  • Mitra Polisi
    Sering Jadi Sasaran Pengedar, Polsek Medang Kampai Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah
  • Humaniora
    Tim Karhutla Di Inhu Terus Berjibaku Padamkan Titik Api
  • Humaniora
    Ditengah Pemadaman Api, Kapolsek Lirik Sempatkan Untuk Sholat
  • BinKam
    Unit Resintel Polsek Rengat Barat Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Pengedar Narkoba
  • BinKam
    Personil Polsek Kuala Cenaku Amankan Diduga Pelaku Pembakaran Lahan Kebun
  • Reskrim
    Polsek Tapung Amankan Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Bukitraya Bekuk Pelaku Begal Rampas Motor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 17-Juli-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved