00:35 WIB - Wakapolda Riau Hadiri Silaturahmi Panglima TNI di Ponpes Nurul Huda 19:36 WIB - Kapolres Rokan Hulu Servis Perdana Dalam Turnamen Volly Kapolres Cup 2019 19:25 WIB - Satlantas Polresta Pekanbaru Menerapkan Sistem Pengalihan Arus Dalam Sekitaran Acara MRSF 18:42 WIB - Wakapolda Riau Dampingi Panglima TNI Tinjau Langsung Karhutla Di Kabupaten Bengkalis 15:13 WIB - Polsek Kemuning Laksanakan Kegiatan Kerja Bhakti Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional 15:02 WIB - Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Program DMIJ Plus
 
Unggah Status Nistakan Agama di Facebook, Seorang Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi
Reskrim | Senin, 21-01-2019 - 14:32:42 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Unggah Status Nistakan Agama di Facebook, Seorang Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi
  •  

    Tribratanewsriau - Polisi menangkap pria paruh baya, Samurung Pakpahan, pemilik bengkel di Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. Pasalnya, pria berusia 57 tahun itu diduga melakukan penistaan agama.

    Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, perbuatan pelaku dilakukan di akun Facebook miliknya. Hingga akhirnya, unggahan pelaku viral dan dilaporkan ke Polsek Mandau. Kalimat menghina agama di akun Facebook di-posting pelaku pada Senin (14/1) sekitar pukul 23.57 WIB.

    "Warga melaporkan ke kita, bahwa ada pemilik akun Facebook yang mem-posting kalimat tidak pantas, disertai gambar yang berisi menghina agama Islam," kata Yusup, Jumat (18/1).

    Yusup menjelaskan, postingan yang ditulis pelaku yakni 'Alquran tidak dapat membuktikan Muhammad nabi sejati, maka Muslim bekerja keras mencari pembenaran dalam Alkitab'.

    Yusup menyebutkan, tidak hanya itu kalimat hinaan yang ditulis pelaku. Hampir setiap status Facebook-nya ditulis berisi penghinaan kepada agama.

    "Setelah mendapat laporan warga, petugas menangkap pelaku di bengkelnya. Kemudian dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa," jelas Yusup.

    Kepada polisi, pelaku mengaku perbuatannya. Meski demikian, pelaku berkilah tidak ada maksud dan tujuan menghina agama Islam.

    "Pelaku mengaku hanya copy paste dari postingan yang ada di grup Facebook yang diikutinya. Tapi tetap saja kita amankan untuk diperiksa," ucapnya.

    Yusup mengatakan, pelaku sempat menghapus postingannya pada Selasa (15/1) lantaran banyak netizen yang mengomentarinya. Dia juga menonaktifkan Facebook dan menginstal ulang handphonenya.

    "Untuk menyelidiki kasus ini, kami akan memeriksa saksi ahli bahasa, pidana ITE, dan ahli lainnya. Status pelaku masih saksi terlapor," jelasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Silaturahmi Panglima TNI di Ponpes Nurul Huda
  • Humaniora
    Kapolres Rokan Hulu Servis Perdana Dalam Turnamen Volly Kapolres Cup 2019
  • Nasional
    Satlantas Polresta Pekanbaru Menerapkan Sistem Pengalihan Arus Dalam Sekitaran Acara MRSF
  • Nasional
    Wakapolda Riau Dampingi Panglima TNI Tinjau Langsung Karhutla Di Kabupaten Bengkalis
  • BinKam
    Polsek Kemuning Laksanakan Kegiatan Kerja Bhakti Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional
  • BinKam
    Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Program DMIJ Plus
  • BinKam
    Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Puskesmas Di Simpang Gaung
  • BinKam
    Kapolres Inhil Bersama Forkopimda Kunjungi Peternakan Sapi
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 24-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved