16:43 WIB - Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat 15:54 WIB - Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar 14:03 WIB - 5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti 13:51 WIB - Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti 13:37 WIB - Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia 13:37 WIB - Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
 
DPO Kasus Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur Berhasil Diamankan Tim Opsnal Polsek Koto Gasib
Reskrim | Kamis, 24-01-2019 - 08:23:15 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • DPO Kasus Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur Berhasil Diamankan Tim Opsnal Polsek Koto Gasib
  •  

    Tribratanewsriau - Setelah satu tahun kabur kaburan demi menghindari proses hukum, Imam Faisal (23) akhirnya bertekuk lutut di tangan tim Opsnal Polsek Koto Gasib. DPO kasus percobaan perkosaan anak di bawah umur ini dicokok di rumahnya, Jalan Pertamina, Buatan II, Koto Gasib, Siak Rabu (9/1/2019).

    Tidak mudah menangkap buronan ini, pasalnya, saat akan disergap di rumahnya, Imam berupaya kabur lagi. Untungnya, petugas sigap hingga berhasil memborgolnya dan langsung digelandang ke Polsek Koto Gasib.

    Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK melalui Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan G SE menyebut, Imam dilaporkan Dut (62), orangtua korban, J (14), dengan LP/B/05/II/2018/Riau/Res Siak/Sek Koto Gasib atas perbuatan memaksa J melakukan persetubuhan.  Kejadiannya pada 21 Januari 2018 sekira pukul 16.00wib. TKP nya di semak-semak Kampung Buatan II, Koto Gasib, Siak.

    Namun, paska dilaporkan, Imam menghilang dari kampungnya. Polisi yang mencari, sulit menemukan keberadaannya. Maka Polsek Koto Gasib lalu menetapkan Imam masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan ketetapan DPO / 02 / II / 2018 / Reskrim tanggal 13 Februari 2018.

    Kemungkinan, imbuh Suryawan, tersangka mengira dirinya sudah aman setelah setahun menghilang, makanya berani pulang kerumahnya. "Padahal tidaklah demikian, begitu mengetahui, keberadaan DPO ini, kita langsung turunkan tim untuk mengamankannya. Sempat dia berusaha lari, tapi alhamdulillah atas kesigapan tim, akhirnya berhasil diamankan," ungkap Kapolsek.

    Saat ini tersangka Imam sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Koto Gasib. Sedangkan korban masih bersekolah di salah satu SMP di Koto Gasib.

    Terkait persembunyian sang DPO selama satu tahun penuh, kata Surya, lokasinya berpindah-pindah antara Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan. "Sesuai pengakuannya, dia berpindah-pindah. Awalnya di Kampar lalu ke Pelalawan," pungkasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat
  • Humaniora
    Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar
  • Humaniora
    5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti
  • Res Narkoba
    Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti
  • Res Narkoba
    Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia
  • Reskrim
    Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
  • Humaniora
    Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Vicon Kemendagri Dalam Pemantauan Situasi Pemilu
  • Humaniora
    Polresta Pekanbaru Amankan Pleno Tingkat PPK
  • Res Narkoba
    Polres Rohil Amankan Terduga Pelaku Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 21-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved