18:21 WIB - Ditpolairud Polda Riau Gelar Apel Kesiapsiagaan Alut dan Personil 17:28 WIB - Ketua DPRD Riau Dampingi Kapolda Riau Saat Baksos di Teratak Buluh 17:17 WIB - Polres Merauke Dan BKO Brimob Polda Riau Lakukan Pengamanan Jalan Raya 16:57 WIB - Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Polda Riau Terapkan Gakkum Edukatif 08:52 WIB - Kanit Binmas Polsek Bangko Sampaikan Pesan Kamtibmas Di SMAN 2 Bangko 08:46 WIB - Kapolsek Sambut Kunjungan Anggota DPRD Inhu Di Polsek Pasir Penyu
 
Seorang Warga Temukan Kerangka Manusia Dikebun Sawit
Reskrim | Minggu, 21-04-2019 - 12:14:31 WIB
Penulis: AEP

TERKAIT:
 
  • Seorang Warga Temukan Kerangka Manusia Dikebun Sawit
  •  

    Tbnewsriau - Penemuan kerangka manusia yang terpotong terpisah -pisah mengegerkan warga Desa Tani Makmur Kec. Rengat. Penemuan kerangka manusia ini ditemukan oleh Suliyani (35), seorang ibu rumah tangga warga Desa Tani Makmur pada Jumat (19/4). Kerangka manusia ini ditemukan di tengah kebun karet warga. 

    "Saksi Suliyani pertamanya menemukan karangka manusia berupa tangan yang tergeletak di atas tanah di kebun karet," kata Humas Polres Inhu, Aipda Misran.

    Atas penemuan kerangka tangan manusia tersebut, warga melaporkan ke pihak kepolisian. Polisi lalu meluncur ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

    "Tim Polsek Rengat Barat menindaklanjuti atas laporan warga tersebut. Kerangka tangan lantas di bawa ke Polsek," kata Misran.

    Selanjutnya, tim kembali ke lokasi untuk melakukan penyisiran bersama masyarakat. Tak jauh dari lokasi pertama, pihak kepolisian bersama masyarakat kembali menemukan kerangka lainnya.

    "Di lokasi lain ditemukan berupa tengkorak kepala berjarak 7 meter dari penemuan pertama. Selain itu masih ditemukan lagi kerangka lainnya, seperti tulang, kaki," kata Misran.

    Paur Humas mengatakan di lokasi lain juga ditemukan baju lengan panjang warna cokelat, baju kaos lengan pendek, celana pendek warna biru yang ditemukan secara terpisah.

    Atas penemuan itu, kata Misran, pejabat Kepala Desa Tani Makmur melaporkan bahwa ada 26 Maret 2019 ada warga yang kehilangan anggota keluarganya. Warga yang kehilangan keluarganya itu adalah Juminah (56) warga desa setempat.

    "Dari pakaian serta adanya tato di kulit yang masih melekat di tulang, maka kerangka ini atas nama Sunariyo (66) yang tak lain suami dari Juminah," kata Misran.

    Dari keterangan Juminah, kata Misran, suaminya Sunariyo sejak 26 Maret lalu tidak pulang ke rumah. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

    "Pihak keluarga Juminah tidak bersedia dilakukan autopsi dan menolak proses penyidikan lebih lanjut," ttutup Paur Humas Polres Inhu.




     
    Berita Lainnya :
  • Polair
    Ditpolairud Polda Riau Gelar Apel Kesiapsiagaan Alut dan Personil
  • Mitra Polisi
    Ketua DPRD Riau Dampingi Kapolda Riau Saat Baksos di Teratak Buluh
  • Brimob
    Polres Merauke Dan BKO Brimob Polda Riau Lakukan Pengamanan Jalan Raya
  • Lantas
    Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Polda Riau Terapkan Gakkum Edukatif
  • BinKam
    Kanit Binmas Polsek Bangko Sampaikan Pesan Kamtibmas Di SMAN 2 Bangko
  • BinKam
    Kapolsek Sambut Kunjungan Anggota DPRD Inhu Di Polsek Pasir Penyu
  • BinKam
    Polres Rohil Laksanakan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Didepan Para Tersangka
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Gelar Konferensi Pers Kasus Narkoba
  • BinKam
    Bhayangkari Rohil Laksanakan Bakti Sosial Kepada Warga Yang Terkena Musibah Kebakaran
  • BinKam
    Polres Inhil Amankan 2 Orang Pelaku Kasus Dugaan Pembakaran Lahan Di Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 16-Oktober-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved