20:55 WIB - Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan 20:50 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla 06:47 WIB - Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana 15:45 WIB - Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan 15:32 WIB - Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah 15:17 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
 
Polres Inhil Gagalkan Penyelundupan 141 Ekor Burung Kakaktua
Reskrim | Sabtu, 18-05-2019 - 13:50:32 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Polres Inhil Gagalkan Penyelundupan 141 Ekor Burung Kakaktua
  •  

    Tribratanewsriau - Polres Inhil Provinsi Riau menggagalkan penyelundupan hewan dlindungi burung kakaktua sebanyak 141 ekor.
     
    Siaran pers Humas Polres Inhil menjelaskan, hewan dilindungi burung kakaktua berbagai jenis dimasukkan dalam 22 kotak diangkut melalui jalur laut dengan menggunakan speed boat Dita Expres dinahkodai Abdul Salam alias Bin Sakek dari Pulau BatamProvinsi Kepulauan Riau dengn tujuan Tembilahan Kabupaten Inhil Provinsi Riau.

    Setelah pihak kepolisian di Polres Inhil mendapat informasi satu unit speed boat mengangkut hewan dilindungi burung kakaktua dengan berbagai jenis, pihak Polres Inhil tidak menyia-yiakan waktu dengan segera melakukan pemeriksaan muatan speed boat Dita Expres.
     
    Dari hasil pemeriksaan speed boat Dita Expres di perairan sungai Indragiri Kelurahan Sungai Perak Jumat (10/5/2019) ditemukan hewan dilndungi burung kakaktua erbagai jenis sebanyak 141 ekor dalam 22 kotak. Pada saat dilakukan penangkapan nahkoda tidak dapat menunjukkan keabsahan dokumen burung
    .
    Penangkapan ratusan burung kakaktua itu dibenarkan kapolres Inhil Christian Rony Putra "Warga pembawa burung tersebut atas nama Abdul Salam. Kini barang bukti bersama warga sudah kita amankan," kata Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, Jumat (10/5/2019).
     
     Rony menjelaskan seratusan kakaktua itu dibawa menggunakan speedboat (kapal cepat) dan dimasukkan burung tersebut ke dalam 22 kota. Kapal lalu bersandar di perairan sungai Indragiri di Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan.
     
    "Dari 22 kotak berisikan burung kakaktua tersebut, jumlahnya ada 141 ekor. Barang bukti ini dibawa dari Batam, Provinsi Kepri," Jelasnya Rony.
     
    Saat ditangkap, kata Rony, Abdul tidak bisa menunjukkan dokumen resmi membawa burung kakaktua. Polisi akan berkoordinasi dengan BBKSDA terkait penangkapan ini.
     
    "Kita melakukan koordinasi dengan BBKSDA di Rengat, Inhu. Barang bukti burung dan kapalnya juga turut kita amankan," tuturnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Nasional
    Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan
  • Nasional
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kapolri Ke Riau Untuk Tinjau Karhutla
  • BinKam
    Satlantas Polres Inhu Laksanakan Olahraga Bersama, Donor Darah & Anjangsana
  • Reskrim
    Bakar Tumpukan Kayu Hingga Meluas 1 Ha, Seorang Lanjut Usia Terpaksa Ditahan
  • Reskrim
    Rumah Hangus Terbakar, Korban Rugi Tiga Puluh Lima Juta Rupiah
  • Mitra Polisi
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Panglima TNI Beserta Rombongan Di Lanud Roesmin Nurjadin
  • Humaniora
    Inovasi dibidang Lalulintas Salah Satu Inovasi AKBP Andri Ananta Selama Menjabat Kapolres Kampar
  • BinKam
    Dit Samapta Polda Riau Melaksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Didepan Mapolda Riau
  • BinKam
    Polsek Tenayan Raya Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat
  • Reskrim Sus
    Terkait Lahan PT Adei Plantation Yang Terbakar Polda Riau Masih Lakukan Pendalaman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 15-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved