18:21 WIB - Ditpolairud Polda Riau Gelar Apel Kesiapsiagaan Alut dan Personil 17:28 WIB - Ketua DPRD Riau Dampingi Kapolda Riau Saat Baksos di Teratak Buluh 17:17 WIB - Polres Merauke Dan BKO Brimob Polda Riau Lakukan Pengamanan Jalan Raya 16:57 WIB - Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Polda Riau Terapkan Gakkum Edukatif 08:52 WIB - Kanit Binmas Polsek Bangko Sampaikan Pesan Kamtibmas Di SMAN 2 Bangko 08:46 WIB - Kapolsek Sambut Kunjungan Anggota DPRD Inhu Di Polsek Pasir Penyu
 
Ditinggal Pergi, Tumpukan Kayu Yang Dibakar Meluas Hingga 34 Hektar
Reskrim | Senin, 29-07-2019 - 17:39:15 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Ditinggal Pergi, Tumpukan Kayu Yang Dibakar Meluas Hingga 34 Hektar
  •  

    TribratanewsRiau - Polres Pelalawan Riau mengungkap satu kasus Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti.

    Satu pelaku diamankan pada Jumat (26/7) pekan lalu.

    Tersangka yang ditangkap berinisial SY alias Syarif yang dilaporkan oleh Muhammad Herjon Syafri dari PT Mitra Hutan Jaya (MHJ) di Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti.

    Karhutla yang terjadi pada Minggu (15/7) lalu dan dilaporkan pihak perusahaan pad Jumat (26/7) lalu ke Polres Pelalawan.

    "Tersangka Syarif kita amankan setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pelakunya mengarah ke yang bersangkutan. Saat ini sudah diproses dan ditahan," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK. Senin (29/7).

    Kasus Karhutla yang menjerat warga Teluk Meranti itu berawal saat tersangka SY membersihkan rumput di lahan miliknya dengan cara menyemprot dengan racun gramosson hingga rumput menjadi mati dan kering.

    Kemudian pada hari Minggu (14/7) pelaku membakar tumpukan kayu di tengah lahannya yang sudah kering dengan mancis.

    Selanjutnya ia meninggalkan api yang membakar lahan dan pergi ke pondoknya hingga tertidur.

    "Setelah diamankan, pelaku mengakui melakukan pembakaran dalam membuka lahannya untuk diolah. Barang bukti yang diamankan sebuah manci dan alat semprot racun," tambah Kasat Teddy.

    Api akhirnya menjalar ke seluruh areal hingga ke lahan milik sempadannya dan juga mengenai tanaman akasia milik PT MHJ.

    Alhasil kebakaran tak bisa dikendalikan lagi hingga tersebar sampai lebih kurang 34,9 hektar.

    Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Mapolres Pelalawan guna pengusutan lebih lanjut.

    Tersangka tindak pidan Karhutla ini dikenakan pasal 50 junto pasal 78 Undang-undang RI Nomor 41 tahun 1999 junto pasal 56 dan pasal 108 Undang-undang RI nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.



     
    Berita Lainnya :
  • Polair
    Ditpolairud Polda Riau Gelar Apel Kesiapsiagaan Alut dan Personil
  • Mitra Polisi
    Ketua DPRD Riau Dampingi Kapolda Riau Saat Baksos di Teratak Buluh
  • Brimob
    Polres Merauke Dan BKO Brimob Polda Riau Lakukan Pengamanan Jalan Raya
  • Lantas
    Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Polda Riau Terapkan Gakkum Edukatif
  • BinKam
    Kanit Binmas Polsek Bangko Sampaikan Pesan Kamtibmas Di SMAN 2 Bangko
  • BinKam
    Kapolsek Sambut Kunjungan Anggota DPRD Inhu Di Polsek Pasir Penyu
  • BinKam
    Polres Rohil Laksanakan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Didepan Para Tersangka
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Gelar Konferensi Pers Kasus Narkoba
  • BinKam
    Bhayangkari Rohil Laksanakan Bakti Sosial Kepada Warga Yang Terkena Musibah Kebakaran
  • BinKam
    Polres Inhil Amankan 2 Orang Pelaku Kasus Dugaan Pembakaran Lahan Di Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Kamis, 17-Oktober-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved