BERITA PILIHAN Rabu, 11 Desember 2019 | Jam Digital
18:42 WIB - Kapolda: Upaya Polda Riau Jaga Stabilitas Harga Sawit, Harga ini Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir 14:40 WIB - Hadiri Aksi Donor Darah Sambut HUT Satpam Ke-39, Dir Binmas Sampaikan Bahaya Membakar Hutan & Lahan 08:52 WIB - Polsek Tanah Merah Laksanakan Pembuatan Embung Di PT Pulau Sambu Desa Tanah Merah 08:46 WIB - Kapolres Inhil Melaksanakan Syukuran Dalam Rangka Hut Polairud Ke-69 Tahun 2019 08:39 WIB - Kapolres Meranti Hadiri Sosialisasi Survey Seismik 2D & 3D EMP Malacca Di Meranti 08:23 WIB - Kapolres Inhu Pimpin Apel Penanggulangan Banjir & Longsor Serta Antisipasi Kebakaran Hutan
 
Tersangka Illegal Tapping akan Bertambah, Internal PT CPI Ikut Diperiksa,
Reskrim Um | Kamis, 21-11-2019 - 07:58:13 WIB
Penulis: B.R

TERKAIT:
 
  • Tersangka Illegal Tapping akan Bertambah, Internal PT CPI Ikut Diperiksa,
  •  

    tribratanewsriau.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian minyak mentah atau illegal tapping milik PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Kota Garo Kabupaten Kampar.

    Dalam kasus ini, pihak Kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka dengan inisial DP, JH, AM, BS dan HU. Para pelaku ini memiliki peran penting i masing-masing saat beraksi. Yakni sebagai pencari tempat, pendana alat untuk pengeboran pipa, dan pembeli minyak mentah.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hadi Poerwanto, Rabu (20/11), mengatakan dua pelaku masih diburu keberadaannya. Mereka ikut terlibat di dalam kasus illegal tapping tersebut.

    "Pelaku yang masih DPO itu, yakni MM dan AL, yang juga sebagai pembeli minyak mentah dan penyalur minyak," ujar Hadi

    Sementara dari hasil pemeriksaan, kata Hadi dua orang diantara pelaku ini merupakan dalang pelaku illegal tapping. Selain itu, tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka.

    "Kasus ini tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan kembali jumlah tersangkanya, di luar yang masih DPO," sebut Hadi.

    Lebih lanjut, menurut Hadi ada sejumlah pihak-pihak terkait yang ikut di dalam kasus illegal tapping ini. Meski demikian, untuk mengumpulkan bukti-bukti akurat, penyidik telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk internal PT CPI.

    "Ada beberapa saksi yang saat ini kita periksa keterangannya terkait kasus ini. Termasuk pihak PT CPI ikut diperiksa. Sejauh ini mereka kooperatif kok penuhi panggilan penyidik," tutur Hadi.

    Sebelumnya, lima tersangka pencurian minyak mentah (Illegal tapping) milik PT CPI di Kota Garo Kampar, berhasil ditangkap Polda Riau. Dua pelaku tengah diburu aparat karena ikut terlibat dalam jaringan mafia minyak di Riau itu.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Um
    Kapolda: Upaya Polda Riau Jaga Stabilitas Harga Sawit, Harga ini Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir
  • Binmas
    Hadiri Aksi Donor Darah Sambut HUT Satpam Ke-39, Dir Binmas Sampaikan Bahaya Membakar Hutan & Lahan
  • BinKam
    Polsek Tanah Merah Laksanakan Pembuatan Embung Di PT Pulau Sambu Desa Tanah Merah
  • BinKam
    Kapolres Inhil Melaksanakan Syukuran Dalam Rangka Hut Polairud Ke-69 Tahun 2019
  • BinKam
    Kapolres Meranti Hadiri Sosialisasi Survey Seismik 2D & 3D EMP Malacca Di Meranti
  • BinKam
    Kapolres Inhu Pimpin Apel Penanggulangan Banjir & Longsor Serta Antisipasi Kebakaran Hutan
  • Reskrim
    Polres Kampar Rilis Penangkapan 3 Pelaku Curanmor
  • Humaniora
    Semarak HUT Ke-XI Meranti, Kapolres Meranti Secara Simbolis Buka Pertandingan Lomba Mancing Mania
  • Binmas
    Bripka Riko Rizki Masri SH, Bhabinkamtibmas Polsek Siak Hulu Peduli Dan Berinovasi
  • Res Narkoba
    Seorang Pengedar Shabu Diringkus Resnarkoba Polres Kampar di Desa Gunung Sari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved