13:23 WIB - Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018 12:51 WIB - Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat 12:41 WIB - BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar 11:45 WIB - Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam 11:20 WIB - Banjir Kepung Kota Pekanbaru 10:03 WIB - Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
 
Seorang kakek Cabuli Sembilan Bocah digasak Polisi
Reskrim Um | Senin, 16-04-2018 - 16:00:30 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Seorang kakek Cabuli Sembilan Bocah digasak Polisi
  •  

    tribratanewsriau.com. Seorang pria yang sudah bau tanah, Mw (57) di Bandaralai Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diamankan polisi, Sabtu (14/4/2018). Penahanan itu menyusul adanya laporan dugaan tindak pencabulan anak di bawah umur.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com bahwa Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto, ada sembilan anak yang menjadi 'santapan' kakek tersebut. Namun, baru empat korban yang melaporkan ke Polsek Kuantan Tengah karena orangtuanya masih di kebun.
    "Menurut laporannya, dugaan pelecehan terjadi pada Maret lalu. Baru ketahuan kemaren dan langsung dilaporkan ke polisi," ujar Kapolres melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan, Senin (16/4/2018) di Telukkuantan.
    Pelecehan seksual yang dilakukan Mw mulai terkuak ketika salah seorang warga memberitahu kepada ayah korban, bahwa anaknya sudah dicabuli. Sang ayah pun menanyakan apa yang terjadi kepada sang anak.

    "Anaknya mengaku diajak ke rumah pelaku lalu dipaksa untuk melakukan perbuatan tak senonoh," ujar Lumban.
    Masih pengakuan korban, perbuatan tersebut juga dialami teman-teman seumurannya yang lain.
    Adapun sembilan korban tersebut yakni MJK (9), NN (9), MT (10), DZ (7), MA (9), TR (10), TN (7), DM (9) dan PN (9). Kepada para korban sudah dilakukan visum.
    "Sementara, pelaku sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut," ujar Lumban. Pelaku ternacam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak




     
    Berita Lainnya :
  • Giat Ops
    Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat
  • Reskrim
    BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
  • Reskrim Um
    Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam
  • Mitra Polisi
    Banjir Kepung Kota Pekanbaru
  • BinKam
    Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
  • Nasional
    Polres Bengkalis Terima Penghargaan Predikat WBK dan WBBM
  • Lantas
    Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Rencana Kesiapan Operasi Lilin Muara Takus 2018
  • Giat Administrasi
    Bid Keu Polda Riau Lakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Kenaikan Tunkin Sesuai Pepres No.103 Th. 2018
  • Humaniora
    Sat PJR Ditlantas Polda Riau Kawal Sepeda Santai Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 11-Desember-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk