15:50 WIB - Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar 14:12 WIB - Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu 12:19 WIB - Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik 12:06 WIB - Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor 12:03 WIB - Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau 11:59 WIB - Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
 
Dirkrimum Polda Riau Bekuk Pembunuh Guru
Reskrim Um | Selasa, 18-09-2018 - 19:11:09 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dirkrimum Polda Riau Bekuk Pembunuh Guru
  •  

    tribratanewsriau.com Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau menangkap seorang residivis yang kembali terlibat dalam kasus pembunuhan guru di Kabupaten Indragiri Hulu. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Antarariau com bahwa direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Purwanto di Pekanbaru, Selasa mengatakan tersangka ditangkap di Kota Subulussalam, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. 
         
    Dalam penangkapan tersebut, tersangka berinisial AG (36) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki kanan karena mencoba kabur dan melakukan perlawanan. 
    "Tersangka berhasil ditangkap setelah 11 hari pelariannya ke Aceh," kata Hadi. 
         
    Ia menuturkan kasus pembunuhan yang dilakukan AG terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau pada 5 September 2018 lalu. Kasus yang sempat menyedot perhatian masyarakat itu berawal ketika pelaku yang merupakan pemilik warung terlibat cekcok dengan korban berinisial T (40), yang tidak lain oknum guru di wilayah itu. 

    Menurut Hadi, perselisihan antara korban dan pelaku berawal ketika pelaku sakit hati karena korban kerap hutang di warung minuman keras miliknya. 
    "Total hutangnya sekitar Rp500 ribu. Minum-minum kopi dan minuman keras," ujar Hadi.  Saat ditagih, ternyata korban belum mampu membayarnya dengan berbagai alasan. Hingga akhirnya, keduanya terlibat perselisihan, adu mulut hingga baku hantam. 

    Pelaku yang kehilangan akal sehat ketika kejadian itu langsung menghabisi korban menggunakan golok. 
         
    Tidak butuh waktu lama, Polisi yang terus melakukan serangkaian penyelidikan berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka yang kabur ke Aceh. 

    "Dia ditangkap di rumah mertuanya di Aceh kemarin dan langsung kita bawa ke Pekanbaru," tuturnya. 
        
    Lebih jauh, dari hasil pemeriksaan ternyata tersangka merupakan residivis kasus perampokan di wilayah hukum Jambi. Dalam kasus itu, dia divonis 6 tahun penjara sebelum akhirnya keluar pada 2015 silam. 
    Kini, tersangka kembali terancam mendekam di balik jeruji dengan waktu yang cukup lama. Tersangka dijerat dengan Pasal 338 atau 351 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar
  • Humaniora
    Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu
  • Reskrim Um
    Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
  • Lantas
    Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
  • Reskrim Um
    Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  • Reskrim Um
    Pencurian di Rumah Makan di Dumai Riau, Pemilik Temukan Kondisi Ruangan Berantakan
  • Lantas
    Benturan dengan Truk Aspal di Bundaran Pengendara Sepeda Motor Tewas
  • Humaniora
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Langsung Pengamanan Unjuk Rasa Curva Nord
  • Mitra Polisi
    Mako Pol Air Polda Riau Dipenuhi Warga Yang Tonton Acara Pekanbaru Achievement Sports Tourism
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 26-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved