18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Polda Riau Sudah Periksa Belasan Saksi Kasus Dokumen Palsu TPA Kuansing
Reskrim Um | Minggu, 07-10-2018 - 20:07:30 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Sudah Periksa Belasan Saksi Kasus Dokumen Palsu TPA Kuansing
  •  

    tribratanewsriau.com. Kepolisian Daerah Riau melalui Diktorat Reserse Kriminal Umum telah memeriksa sekitar 13 saksi terkait kasus dugaan dokumen palsu lelang terhadap pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) di Kabupaten Kuantan Singingi. Dimana proyek ini menelan biaya sekitar Rp17 miliar.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riaupembaruan com dari keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto "Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi," ujarnya

    Lanjutnya, saat ini pihaknya juga tengah mengumpulkan dokumen-dokumen guna melengkapi berkas dan mengarahkan kepada tersangka. Sementara dikonfirmasi dari mana saja saksi yang telah diperiksa, Hadi mengaku tidak ingat dari mana saja.

    "Siapa -siapa saja saya lupa, nanti kita informasikan kembali," jelasnya.

    Perkara dugaan pemalsuan dokumen lelang TPA Kuansing sendiri berawal dari laporan aduan berbentuk surat yang dikirimkan ke Kapolda Riau yang saat itu di jabat oleh Irjen Nandang dan kemudian dilimpahkan kepada Ditreskrimum Polda Riau. 

    Sementara itu, Penyidik Unit III Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau sebelumnya juga sempat memeriksa RA selaku Sekretaris Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan TPA Kuansing beberapa waktu lalu.

    Pokja TPA Kuansing diduga melakukan kelalaian dalam memutuskan memenangkan PT NLI sebagai pemenang lelang dengan harga Rp15 miliar lebih. Perusahaan ini awalnya diduga tidak memenuhi syarat kemampuan dasar (KD) untuk mengikuti lelang tersebut. 

    Namun PT NLI berusaha memalsukan dokumen agar lolos dan memangkan lelang tender dengan mengklaim pernah membangun TPA di daerah Sukorejo, Bojonegoro, Jawa Timur. Akan tetapi, klaim itu diduga kuat palsu, setelah pemerintah setempat menyatakan tidak pernah membangun TPA di wilayah tersebut.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved