12:22 WIB - Alasan Membeli Nasi, Pelaku bawa Kabur Motor Temannya 12:17 WIB - Seorang Pemuda Bawa Kabur Mobil Beserta, Istri dan Anak Pemilik Mobil 12:01 WIB - Polsek Tenayan Raya Amankan Pelaku Pengedar Narkotika Ini 11:59 WIB - Dua Pelaku Kabur, DM Tak Berkutik Ditangkap Polsek Sinaboi 11:57 WIB - Satres Narkoba Polres Bengkalis Amankan 4 Oknum Pegawai Ini 11:52 WIB - Polres Pelalawan Laksanakan Kordinasi Untuk Mengungkap Kasus Narkoba
 
IRT di Dumai Diciduk Polisi setelah Posting Berita Hoax Aksi Penculikan Anak
Reskrim Um | Senin, 05-11-2018 - 14:53:47 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • IRT di Dumai Diciduk Polisi setelah Posting Berita Hoax Aksi Penculikan Anak
  •  

    Tbnewsriau - Seorang
    Ibu Rumah Tangga berinisial F (31) Nekat memposting berita hoax tentang adanya
    penculikan anak yang terjadi di Kota Dumai yang membuat keresahan di kalangan
    masyarakat di Kota Dumai khususnya Kelurahan Bagan Besar .



    Di akun  facebooknya bernama Vetny
    Bunda Dhiwam memposting status berbunyi : "Bagi warga Dumai dan sekitarnya
    diharapkan lebih waspada lagi terhadap pengawsan anak-anaknya. Penculikan anak
    dah sampai ke Kota Dumai kita. Siang ini di Bagan Besar dah 3 anak yang di
    culik. Dumai 1 orang. Yang di Dumai kebetulan anak teman suami. Jadi berita
    penculikan itu bukan hoax ya. Mudah-mudahan kita dijauhi dari hal-hal yang
    tidak diinginkan. Makin galau awak dibuatnya," ungkap akun Venty Bunda
    Dhiwam di sosmednya.



    Diketahui IRT ini memposting adanya kejadian penculikan 3
    orang anak tersebut hanya tau dari mulut ke mulut yang kemudian berniat
    mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap waspada dan mempostingnya di akun
    facebook miliknya.
    Ternyata dirinya tidak mengetahui Kepastian informasi
    tersebut, 







    Atas Postingannya yang membuat resah masyarakat  Kepolisian Polres Dumai bersama  Polsek
    Bukit Kapur bergerak untuk mendapati keberadaan pemilik akun. Pihaknya membawa
    IRT tersebut untuk dilakukan introgasi atas postingannya yang meresahkan
    masyarakat tersebut.



    Atas hal itu pelaku
    terancam dengan Undang-undang ITE Pasal 14 ayat 1 Undang-undang RI nomor 1
    tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10
    tahun kurungan penjara. Dan Pasal 45 A ayat 1 Undang-undang RI nomor 19 Tahun
    2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan
    transaksi elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara atau denda
    1 milyar.



    Kapolres AKBP Restika Pardamean Nainggolan menjelaskan,"Informasi
    itu hoax alias tidak benar. Hingga saat ini kita (Polres Dumai) tidak ada
    menerima laporan adanya aksi penculikan anak yang terjadi di Kota Dumai,"
    tegas Kapolres Dumai saat pres rilis, Senin (05/11/2018).




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Um
    Alasan Membeli Nasi, Pelaku bawa Kabur Motor Temannya
  • Reskrim Um
    Seorang Pemuda Bawa Kabur Mobil Beserta, Istri dan Anak Pemilik Mobil
  • BinKam
    Polsek Tenayan Raya Amankan Pelaku Pengedar Narkotika Ini
  • Res Narkoba
    Dua Pelaku Kabur, DM Tak Berkutik Ditangkap Polsek Sinaboi
  • BinKam
    Satres Narkoba Polres Bengkalis Amankan 4 Oknum Pegawai Ini
  • BinKam
    Polres Pelalawan Laksanakan Kordinasi Untuk Mengungkap Kasus Narkoba
  • BinKam
    Komjen Pol Condrokirono: Saya Apresiasi situasi aman Kota Dumai
  • Humaniora
    Polsek Tapung Hulu Gelar Bakti Sosial Religi Jelang Hari Bhayangkara ke-73
  • Binmas
    Kabaharkam Polri Hadiri Kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kota Dumai
  • Humaniora
    Polsek Pangkalan Kuras Bakti Sosial Memperingati Hut Bhayangkara Ke-73
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Kamis, 20-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved