16:04 WIB - Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio 09:25 WIB - Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH 14:20 WIB - Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau 10:46 WIB - Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti 10:36 WIB - Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru 10:21 WIB - Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
 
IRT di Dumai Diciduk Polisi setelah Posting Berita Hoax Aksi Penculikan Anak
Reskrim Um | Senin, 05-11-2018 - 14:53:47 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • IRT di Dumai Diciduk Polisi setelah Posting Berita Hoax Aksi Penculikan Anak
  •  

    Tbnewsriau - Seorang
    Ibu Rumah Tangga berinisial F (31) Nekat memposting berita hoax tentang adanya
    penculikan anak yang terjadi di Kota Dumai yang membuat keresahan di kalangan
    masyarakat di Kota Dumai khususnya Kelurahan Bagan Besar .



    Di akun  facebooknya bernama Vetny
    Bunda Dhiwam memposting status berbunyi : "Bagi warga Dumai dan sekitarnya
    diharapkan lebih waspada lagi terhadap pengawsan anak-anaknya. Penculikan anak
    dah sampai ke Kota Dumai kita. Siang ini di Bagan Besar dah 3 anak yang di
    culik. Dumai 1 orang. Yang di Dumai kebetulan anak teman suami. Jadi berita
    penculikan itu bukan hoax ya. Mudah-mudahan kita dijauhi dari hal-hal yang
    tidak diinginkan. Makin galau awak dibuatnya," ungkap akun Venty Bunda
    Dhiwam di sosmednya.



    Diketahui IRT ini memposting adanya kejadian penculikan 3
    orang anak tersebut hanya tau dari mulut ke mulut yang kemudian berniat
    mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap waspada dan mempostingnya di akun
    facebook miliknya.
    Ternyata dirinya tidak mengetahui Kepastian informasi
    tersebut, 







    Atas Postingannya yang membuat resah masyarakat  Kepolisian Polres Dumai bersama  Polsek
    Bukit Kapur bergerak untuk mendapati keberadaan pemilik akun. Pihaknya membawa
    IRT tersebut untuk dilakukan introgasi atas postingannya yang meresahkan
    masyarakat tersebut.



    Atas hal itu pelaku
    terancam dengan Undang-undang ITE Pasal 14 ayat 1 Undang-undang RI nomor 1
    tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10
    tahun kurungan penjara. Dan Pasal 45 A ayat 1 Undang-undang RI nomor 19 Tahun
    2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan
    transaksi elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara atau denda
    1 milyar.



    Kapolres AKBP Restika Pardamean Nainggolan menjelaskan,"Informasi
    itu hoax alias tidak benar. Hingga saat ini kita (Polres Dumai) tidak ada
    menerima laporan adanya aksi penculikan anak yang terjadi di Kota Dumai,"
    tegas Kapolres Dumai saat pres rilis, Senin (05/11/2018).




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio
  • BinKam
    Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH
  • Humaniora
    Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti
  • Humaniora
    Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru
  • Humaniora
    Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
  • Giat Administrasi
    Kapolda Riau Pimpin Upacara Bulanan di Halaman Mapolda Riau
  • Humaniora
    Polda Riau Kejar Pelaku Penyelundupan Narkoba Sampai Ke Bali
  • Humaniora
    Apel Gabungan Lintas Instansi Dalam Rangka Penyambutan dan Penyerahan Anugerah Piala Adipura tahun 2
  • BinKam
    Biro Sdm Polda Riau Sosialisasi Penerimaan SIPSS Tahun 2019 Di RRI Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 18-Januari-2019 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk