16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan 15:54 WIB - Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan 10:22 WIB - Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019 17:31 WIB - Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla 10:48 WIB - Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan 10:06 WIB - Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
 
28 Kasus Pencabulan Tahun 2018 Tuntas Ditangani Unit PPA Satuan Reskrim Polres Rohul.
Reskrim Um | Kamis, 10-01-2019 - 08:39:30 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • 28 Kasus Pencabulan Tahun 2018 Tuntas Ditangani Unit PPA Satuan Reskrim Polres Rohul.
  •  



    Tribratanewsriau.com Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul), mencatat ada sekitar 28 perkara pencabulan atau cabul yang ditangani penyidik, terhitung sejak Januari hingga akhir Desember 2018 lalu.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita  TribunRohul.com Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avinato, mengungkapkan dari 28 perkara dengan 28 tersangka yang ditangani telah tuntas ditangani Unit PPA Satuan Reskrim Polres Rohul."Sebanyak 28 kasus pencabulan yang terjadi, rata-rata pelakunya merupakan orang dewasa, sedangkan para korbannya masih berusia di bawah umur," katanya, Selasa (8/1/2018).

    AKP Harry mengaku, modus dilakukan para pelaku sendiri dengan berbagai cara, seperti cara pemaksaan atau memberikan iming-imingi sesuatu kepada calon korbannya."Sebagian kasus juga ada yang dilakukan atas suka-suka sama suka, namun tetap saja itu suatu tindakan melawan hukum," terangnya.

    Dirinya menuturkan, dengan banyak kasus pencabulan yang terjadi selama 2018, hal ini tentunya menjadi perhatian pihak Kepolisian, apalagi perkara cabul ini termasuk salah satu perkara menonjol ditangani Polres Rohul tahun 2018.Perkara pencabulan ini diakui Kasat Reskrim Polres Rohul sangat menjadi perhatian Kepolisian. Ia mengharapkan pihak-pihak yang punya andil untuk ikut mensosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya cabul, terutama kepada anak di bawah umur.

    "Begitu juga dengan polisi, meskipun kami sifatnya lebih pada penegakan hukum, namun kita juga tetap melakukan penyuluhan ke masyarakat tentang bahaya ataupun cara mencegah perbuatan cabul ini," imbuhnya. Upaya menekan angka pencabulan terulang kembali, terutama terhadap anak di bawah umur, menurut AKP Harry, perlu adanya peran orang tua, baik mengontrol gaya hidup anak, dan pergaulannya dengan teman-temannya.‎

    "Polres Rokan Hulu juga menggerakkan Bhabinkamtibmas dalam hal penyuluhan bahaya cabul ke masyarakat, karena mereka kesehariannya beriteraksi langsung dengan masyarakat," pungkasnya.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
  • Lantas
    Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
  • Reskrim
    Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
  • Humaniora
    Polda Riau dan PWNU Riau Jamin Kenyamanan Masyarakat Indonesia Timur Di Riau
  • Humaniora
    Tikam Anggota Polisi Saat Bertugas Dengan Badik, Pemuda Warga Seberida Diterjang Timah Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved