18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Belum Cukup Bukti, Reskrimum Polda Riau Belum Tetapkan Status Tersangka
Reskrim Um | Rabu, 23-01-2019 - 14:16:40 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Belum Cukup Bukti, Reskrimum Polda Riau Belum Tetapkan Status Tersangka
  •  

    tribratanewsriau.com. Hingga kini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau belum tetapkan status tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan buah sawit di Kecamatan Pujud. Meski, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor berinisial SA. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita  Riaupos Co bahwa salah satu Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hulu itu dilaporkan ke Polda Riau berdasarkan Laporan Polisi No STPL/520/X/2016/RIAU/SPKT tertanggal 10 Oktober 2016 silam. Perbuatan SA diduga telah merugikan masyarakat sebesar Rp289 miliar.

    Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Pol Hadi Poerwanto melalui Kasubdit I AKBP Hardian tak menampik, pihaknya telah memintai keterangan Ketua DPD I Partai Golkar Rohul. Di mana, yang bersangkutan diperiksa beberapa waktu lalu. “Sudah diperiksa. Dua pekan lalu dilakukan pemeriksaan terhadap saksi SA,” ujar Hardian, Selasa (22/1) siang.
     
    Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan saksi dari pihak koperasi dan memintai keterangan saksi ahli guna merampungkan proses penyidikan. 

    “Untuk lanjutannya, kami akan memanggil saksi selanjutnya. Dan setelah itu, saksi ahli,” terangnya. 

    Selain itu, Hardian juga menyampaikan, akan meminta alat bukti lainnya kepada pihak koperasi terkait surat asli tanah milik kelompok koperasi. Mengingat, hingga kini masih memberikan surat tanah yang dilegalisir.

     “Kita meminta hasil keputusan rapat luar biasa koperasi,  Yang wajib ditandatangani oleh 2/3 anggota koperasi,” imbuhnya. 

    Ketika disinggung apabila tahapan ini rampung, apakah akan dilakukan gelar perkara dan penetapan tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan buah sawit di Kecamatan Pujud. Dia mengaku, belum dapat memastikannya.

     “Tergantung dari saksi selanjutnya ahli. Bagaimana pendapat mereka,” pungas Hardian.
    Untuk ketahui, kasus dugaan penipuan dan penggelapan buah sawit ini terjadi sejak 2009 lalu. kasus ini diawali dari kerja sama antara Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) dengan Koperasi Karya Perdana (KKP) dalam mengelola buah sawit. Lahan tersebut seluas 7.000 Ha lebih, dan hanya bisa dikelola 1.000 hektare. 

    SA ketika itu, adalah mitra KSB dalam pengelolaan kebun sawit milik koperasi seluas 1.102 hektare. Namun, SA hanya memberikan beberapa kali hasil kebun itu kepada koperasi, terhitung sejak Juni 2009 hingga 2018. Sehingga koperasi dinilai telah mengalami kerugian senilai Rp298 miliar.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved