11:47 WIB - Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Polda Riau Dan Pelaku Usaha Perkebunan 06:57 WIB - Satuan Narkoba Polres Kampar Ciduk Seorang Wanita Pengedar Narkoba 08:37 WIB - Polsek Tambang Ciduk Pelaku Perampasan Sepeda Motor 08:18 WIB - Polsek Kampar Amankan Seorang Pelaku Narkoba Jenis Sabu 08:13 WIB - Dua Pelaku Pencuri Rantai Escavator Diamankan Polsek Siak Hulu 17:46 WIB - Polres Bengkalis Terus Berupaya Lakukan Pemadaman Karhutla
 
Kasus Dugaan Penggelapan Sawit Masyarakat Rohil, Oknum Anggota Dewan Belum Ditetapkan Tersangka
Reskrim Um | Senin, 11-03-2019 - 14:57:13 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • Kasus Dugaan Penggelapan Sawit Masyarakat Rohil, Oknum Anggota Dewan Belum Ditetapkan Tersangka
  •  

    Tribratariau.com
    Kasus dugaan penipuan dan penggelapan hasil kebun sawit masyarakat di Kecamatan
    Pujud, Kabupaten Rohil dengan terlapor oknum anggota DPRD Rohul berinisial Sa,
    hingga kini masih berlanjut. Bahkan gelar perkara kasus ini, dilakukan hingga
    ditingkat Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri beberapa waktu lalu.



    Sebagaimana di beritakan oleh kantor berita Tribun com Penyidik dari Ditreskrimum Polda Riau sebagai yang menangani
    kasus ini, turut hadir dalam gelar perkara terbuka yang digelar di Jakarta,
    dengan melibatkan pihak pelapor dan terlapor itu. Hasilnya, Bareskrim Mabes
    Polri meminta kepada penyidik Ditreskrimum 
    Polda Riau untuk melengkapi alat
    bukti. Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dikonfirmasi Sabtu (9/3/2019)
    siang, menjelaskan, dari gelar perkara itu, terlapor berinisial Sa, belum
    ditetapkan sebagai tersangka.



    Kata Sunarto, hal ini karena penyidik masih kekurangan alat bukti untuk
    menjerat oknum anggota dewan Kabupaten Rohul itu. "Belum ditetapkan
    tersangka. Penyidik sampai saat ini masih melengkapi alat bukti," sebut
    Kombes Pol Sunarto kepada Tribunpekanbaru.com. Kasus ini sendiri sudah sejak
    lama dilaporkan masyarakat Pujud yang tergabung dalam Koperasi Sejahtera
    Bersama (KSB) ke Polda Riau.



    Mereka
    mengaku jika tak mendapatkan hak mereka atas hasil panen sawit, dengan nilai
    miliaran rupiah itu. Bisnis pengelolaan hasil perkebunan sawit melibatkan
    Koperasi Sejahtera Bersama, PT Torganda dan Koperasi Karya Perdana yang
    diketuai Sariantoni.


    PT Torganda mengklaim sudah membayarkan hasil sawit masyarakat kepada Koperasi
    Karya Perdana dibawah kepemimpinan Sa, untuk selanjutnya disalurkan ke
    masyarakat.



    Tapi dalam praktiknya, Sa
    diduga tidak menyerahkannya kepada masyarakat. Diduga dirinya melakukan
    penggelapan hasil kebun sawit masyarakat.

    Sementara
    itu, Wahidin, selaku Manajer Koperasi Sejahtera Bersama beberapa waktu lalu
    menyampaikan, dirinya bersama ratusan masyarakat lain yang merasa dirugikan,
    mendesak agar 
    Polda Riau agar
    segera menangkap Sa. Karena menurut mereka, Sa diduga melakukan penggelapan
    terhadap uang hasil panen kelapa sawit sebesar Rp 298 milyar. Dari luas lahan
    sekitar 1.102 hektar milik masyarakat. Kasus ini sudah terjadi sejak tahun 2009
    lalu.




     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Polda Riau Dan Pelaku Usaha Perkebunan
  • Res Narkoba
    Satuan Narkoba Polres Kampar Ciduk Seorang Wanita Pengedar Narkoba
  • Reskrim
    Polsek Tambang Ciduk Pelaku Perampasan Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Polsek Kampar Amankan Seorang Pelaku Narkoba Jenis Sabu
  • Reskrim
    Dua Pelaku Pencuri Rantai Escavator Diamankan Polsek Siak Hulu
  • Humaniora
    Polres Bengkalis Terus Berupaya Lakukan Pemadaman Karhutla
  • Reskrim
    Polres Inhil Bersama Bea Cukai Amankan 497 Karton Minuman Ilegal
  • Res Narkoba
    Miliki Sabu, Tiga Warga Kecamatan Benai Diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Wakapolres Rohul Buka Turnamen Futsal Kapolres Cup II Tahun 2019
  • Humaniora
    Kapolres Rohul Arak Personil Yang Pensiun Menggunakan Becak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Senin, 18-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved