15:27 WIB - Kapolres Inhil Silaturahmi Ke Kediaman Ketua NU Inhil 15:07 WIB - Kapolres Inhil Bersama Forkopimda Kab.Inhil Laksanakan Patroli Udara Penanganan Karhutla 14:26 WIB - Kapolres Pelalawan Pimpin Apel Siaga Pengamanan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden 14:17 WIB - Kapolres Dumai Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai 12:17 WIB - Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Kapolres Kampar Kunjungi Lapas dan Gereja 11:55 WIB - Wakapolda Riau : Mari Kita Ciptakan Budaya Berlalu Lintas Yang Baik Di Provinsi Riau
 
Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
Reskrim Um | Selasa, 25-06-2019 - 11:59:13 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  •  

    Tribratariaunews. Com Satuan
    Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau menetapkan Kepala Desa Sering
    Kecamatan Pelalawan berinisial MY sebagai tersangka atas kasus tindak pidana
    korupsi tahun 2014. Kades Sering MY diduga melakukan pemerasan dalam jabatan
    terkait pengurusan surat tanah di desa yang dipimpinnya.



    Sebagaimana diberitakan oleh
    kantor berita tribunterkini com Setelah penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
    Satreskrim Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas dugaan Pungutan Liar
    (Pungli) ini, akhirnya statusnya ditingkatkan ke penyidikan dan sang kades
    ditetapkan sebagai tersangka.



    "Kita tetapkan MY sebagai
    tersangka kasus pemerasan dalam jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Sering.
    Terkait pengurusan surat tanah bagi masyarakat," ungkap Kapolres
    Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK,
    kepada tribunpelalawan.com, Selasa (25/6/2019).



    Kasat Teddy Ardian menjelaskan,
    tersangka MY diduga melakukan pungli dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti
    Rugi (SKGR) yang diterbitkan.



    Sebanyak 100 persil SKGR
    dikeluarkan untuk lahan kelompok tani Parit Guntung di Desa Sering dengan luas
    200 hektar.



    Diduga Kades MY meminta uang
    sebesar Rp 2 juta per persilnya dalam penerbitan SKGR.



    Dalam proses penyidikan ini
    polisi belum menahan tersangka MY dengan alasan kesehatan dan pertimbangan usia
    yang bersangkutan. Namun proses pemberkasan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)
    Pelalawan terus berjalan dan dilengkapi untuk proses hukum lebih lanjut.



    "Kita sudah lakukan
    pelimpahan berkas tahap satu ke kejaksaan. Kita sedang menunggu petunjuk dari
    jaksa," tambah Kasat Teddy




     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Kapolres Inhil Silaturahmi Ke Kediaman Ketua NU Inhil
  • BinKam
    Kapolres Inhil Bersama Forkopimda Kab.Inhil Laksanakan Patroli Udara Penanganan Karhutla
  • BinKam
    Kapolres Pelalawan Pimpin Apel Siaga Pengamanan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden
  • BinKam
    Kapolres Dumai Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai
  • Humaniora
    Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Kapolres Kampar Kunjungi Lapas dan Gereja
  • Lantas
    Wakapolda Riau : Mari Kita Ciptakan Budaya Berlalu Lintas Yang Baik Di Provinsi Riau
  • Mitra Polisi
    TNI-POLRI KAB. Inhil Gelar Patroli Cipta Kondisi
  • BinKam
    Gunakan Sepeda Motor, Kapolda Riau, Danrem dan Danlanud RSN Patroli Bersama
  • Giat Ops
    Kapolres Kampar Cek Alsus Sabhara untuk Kesiapan Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden
  • Reskrim
    Penjual Nomor Togel Diciduk Tim Opsnal Polres Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 22-Oktober-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved