10:30 WIB - Satuan Resnarkoba Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba 10:07 WIB - Kapolres Kunasing Tandatangani MOU Sistem Penanganan Perkara Berbasis Elektronik. 19:36 WIB - Konfrensi Pers Pengungkapan kasus narkoba ditresnarkoba Polda Riau 09:27 WIB - Sering Jadi Sasaran Pengedar, Polsek Medang Kampai Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah 23:32 WIB - Tim Karhutla Di Inhu Terus Berjibaku Padamkan Titik Api 23:23 WIB - Ditengah Pemadaman Api, Kapolsek Lirik Sempatkan Untuk Sholat
 
Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
Reskrim Um | Selasa, 25-06-2019 - 11:59:13 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  •  

    Tribratariaunews. Com Satuan
    Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau menetapkan Kepala Desa Sering
    Kecamatan Pelalawan berinisial MY sebagai tersangka atas kasus tindak pidana
    korupsi tahun 2014. Kades Sering MY diduga melakukan pemerasan dalam jabatan
    terkait pengurusan surat tanah di desa yang dipimpinnya.



    Sebagaimana diberitakan oleh
    kantor berita tribunterkini com Setelah penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
    Satreskrim Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas dugaan Pungutan Liar
    (Pungli) ini, akhirnya statusnya ditingkatkan ke penyidikan dan sang kades
    ditetapkan sebagai tersangka.



    "Kita tetapkan MY sebagai
    tersangka kasus pemerasan dalam jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Sering.
    Terkait pengurusan surat tanah bagi masyarakat," ungkap Kapolres
    Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK,
    kepada tribunpelalawan.com, Selasa (25/6/2019).



    Kasat Teddy Ardian menjelaskan,
    tersangka MY diduga melakukan pungli dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti
    Rugi (SKGR) yang diterbitkan.



    Sebanyak 100 persil SKGR
    dikeluarkan untuk lahan kelompok tani Parit Guntung di Desa Sering dengan luas
    200 hektar.



    Diduga Kades MY meminta uang
    sebesar Rp 2 juta per persilnya dalam penerbitan SKGR.



    Dalam proses penyidikan ini
    polisi belum menahan tersangka MY dengan alasan kesehatan dan pertimbangan usia
    yang bersangkutan. Namun proses pemberkasan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)
    Pelalawan terus berjalan dan dilengkapi untuk proses hukum lebih lanjut.



    "Kita sudah lakukan
    pelimpahan berkas tahap satu ke kejaksaan. Kita sedang menunggu petunjuk dari
    jaksa," tambah Kasat Teddy




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Satuan Resnarkoba Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba
  • Humaniora
    Kapolres Kunasing Tandatangani MOU Sistem Penanganan Perkara Berbasis Elektronik.
  • Res Narkoba
    Konfrensi Pers Pengungkapan kasus narkoba ditresnarkoba Polda Riau
  • Mitra Polisi
    Sering Jadi Sasaran Pengedar, Polsek Medang Kampai Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah
  • Humaniora
    Tim Karhutla Di Inhu Terus Berjibaku Padamkan Titik Api
  • Humaniora
    Ditengah Pemadaman Api, Kapolsek Lirik Sempatkan Untuk Sholat
  • BinKam
    Unit Resintel Polsek Rengat Barat Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Pengedar Narkoba
  • BinKam
    Personil Polsek Kuala Cenaku Amankan Diduga Pelaku Pembakaran Lahan Kebun
  • Reskrim
    Polsek Tapung Amankan Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Bukitraya Bekuk Pelaku Begal Rampas Motor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 17-Juli-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved