22:15 WIB - Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga 22:09 WIB - Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri 22:05 WIB - Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing 21:55 WIB - Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik 21:09 WIB - Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara 20:54 WIB - Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
 
Polda Susul Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas PU Riau
Reskrim Sus | Jumat, 23-02-2018 - 16:25:46 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polda Susul Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas PU Riau
  •  

    Tribratanewsriau.com Setelah Kejaksaan Tinggi, kini menyusul Polda Riau membongkar dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau. Kasus yang diangkat Polda Riau ini tentang dugaan korupsi proyek transmisi pipa PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir senilai Rp3,4 miliar tahun 2013 silam.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita halloriau com bahwa Dalam kasus ini, setelah melakukan proses panjang yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus transmisi pipa PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir itu.

    Kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni EM yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan sementara SB merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Sejauh ini mereka belum dilakukan penahanan oleh polisi. 

    "Sudah naik ke tingkat penyidikan dan hasilnya dua orang ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kamis (22/2/2018) 

    Menurut Guntur, dalam waktu dekat penyidik akan memanggil kedua tersangka guna melengkapi berkas penyidikan. "Selanjutnya, berkas tersangka akan dilimpahkan ke jaksa," urainya. 

    Polda Riau tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka lainnya dalam kasus tersebut. Dalam proyek ini, pejabat saat itu adalah Muhammad selaku Kepala Dinas PU Provinsi Riau yang kini duduk sebagai Wakil Bupati Bengkalis. Selain itu juga mantan Kadis PU saat proyek direncanakan yakni SF Harianto yang kini sudah pindah ke kementerian.

    Dugaan korupsi diselidiki karena pekerjaan itu harusnya selesai pada 16 Desember 2013. Namun pada tahun 2014 masih saja terus berjalan. Proyek Pipa Transmisi PE 100 DN 500 MM yang menelan anggaran sebesar Rp3.415.618.000 pada 2013.

    Temuan ini dilaporkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Selain ke Polda Riau, temuan ini juga dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati). Satu diantaranya oleh LSM Indonesian Monitoring Development (IMD).



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga
  • BinKam
    Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri
  • Reskrim
    Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing
  • Reskrim
    Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik
  • Reskrim Sus
    Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara
  • Reskrim Um
    Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
  • BinKam
    Kapolda Riau Terima Kunjungan 2 Personil Polda Riau Satgas Garuda Bhayangkara II FPU Polri
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Beserta Ketua KPU Kunjungi Rumah Duka Ketua KPPS Yang Meninggal Dunia
  • Lantas
    Anggoota KPPS Menjadi Korban Lakalantas Di Cerenti
  • Reskrim Um
    Pabrik PT SDS Terbakar di Dumai, Penyebab Kebakaran Masih di Selidiki
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 23-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved