16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan 15:54 WIB - Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan 10:22 WIB - Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019 17:31 WIB - Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla 10:48 WIB - Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan 10:06 WIB - Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
 
Polda Susul Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas PU Riau
Reskrim Sus | Jumat, 23-02-2018 - 16:25:46 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polda Susul Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas PU Riau
  •  

    Tribratanewsriau.com Setelah Kejaksaan Tinggi, kini menyusul Polda Riau membongkar dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau. Kasus yang diangkat Polda Riau ini tentang dugaan korupsi proyek transmisi pipa PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir senilai Rp3,4 miliar tahun 2013 silam.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita halloriau com bahwa Dalam kasus ini, setelah melakukan proses panjang yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus transmisi pipa PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir itu.

    Kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni EM yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan sementara SB merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Sejauh ini mereka belum dilakukan penahanan oleh polisi. 

    "Sudah naik ke tingkat penyidikan dan hasilnya dua orang ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kamis (22/2/2018) 

    Menurut Guntur, dalam waktu dekat penyidik akan memanggil kedua tersangka guna melengkapi berkas penyidikan. "Selanjutnya, berkas tersangka akan dilimpahkan ke jaksa," urainya. 

    Polda Riau tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka lainnya dalam kasus tersebut. Dalam proyek ini, pejabat saat itu adalah Muhammad selaku Kepala Dinas PU Provinsi Riau yang kini duduk sebagai Wakil Bupati Bengkalis. Selain itu juga mantan Kadis PU saat proyek direncanakan yakni SF Harianto yang kini sudah pindah ke kementerian.

    Dugaan korupsi diselidiki karena pekerjaan itu harusnya selesai pada 16 Desember 2013. Namun pada tahun 2014 masih saja terus berjalan. Proyek Pipa Transmisi PE 100 DN 500 MM yang menelan anggaran sebesar Rp3.415.618.000 pada 2013.

    Temuan ini dilaporkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Selain ke Polda Riau, temuan ini juga dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati). Satu diantaranya oleh LSM Indonesian Monitoring Development (IMD).



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  • Reskrim
    Polsek Gaung Anak Gaung Amankan Pelaku Perampokan
  • Lantas
    Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
  • Reskrim
    Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku
  • Humaniora
    Polda Riau dan PWNU Riau Jamin Kenyamanan Masyarakat Indonesia Timur Di Riau
  • Humaniora
    Tikam Anggota Polisi Saat Bertugas Dengan Badik, Pemuda Warga Seberida Diterjang Timah Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved