23:43 WIB - Seorang Pria Diamankan Setelah Kedapatan Mencoblos 20 Surat Suara Di Kampar 18:20 WIB - Kapolres Bengkalis Pimpin Apel Geser Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 18:14 WIB - Polres Dumai Gelar Focus Group Discussion Guna Mensukseskan Pemilu Damai 2019 18:08 WIB - Kapolres inhu Pimpin Apel Pagi Pelepasan Personil BKO 17:59 WIB - Kapolres Inhil Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil BKO Polda Riau & Polres Inhil 09:54 WIB - Kapolres Inhil Laksanakan Giat Peninjauan Pergeseran Logistik Pemilu Tahun 2019
 
Dua Tersangka Korupsi Ini Dipanggil Ditreskrimsus Polda Riau
Reskrim Sus | Sabtu, 21-04-2018 - 17:06:06 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dua Tersangka Korupsi Ini Dipanggil Ditreskrimsus Polda Riau
  •  

    tribratanewsriau.com. Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pemasangan pipa transmisi di Kabipaten Indragiri hilir, SS dan MM diketahui telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh Penyidik Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau. Keduanya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Kamis (19/4/2018) lalu.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Tribun Pekanbaru, Direktur Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengungkapkannya "Tersangkanya hadir kemarin memenuhi panggilan penyidik, diperiksa sebagai tersangka," ujarnya kepada Tribun, Jumat (20/4/2018).

    Terhadap para tersangka dimintai keterangan terkait dengan proses pelaksanaan kegiatan yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan kontrak kerja. Pemeriksaan ini juga dilakukan guna melengkapi pemberkasan keduanya sebelum dilimpahkan ke jaksa untuk diteliti.

    Terpisah, Kasubdit III DitresKrimsus Polda Riau, AKBP Dasmin Ginting menerangkan lebih lanjut jika pihaknya menjadwalkan pelimpahan berkas ke jaksa untuk diteliti pada pekan depan.

    ''Pekan depan, akan kita lakukan pelimpahan berkasnya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),'' terangnya pada Tribunpekanbaru.com.

    Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka yakni SS selaku Direktur PT Panatori Raja dan EM selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

    Dugaan korupsi ini berawal dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat. Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp 3.415.618.000.

    Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi. Pada lokasi pekerjaan pemasangan pipa, tidak ditemukan galian sama sekali, bahkan pipa dipasang di atas tanah. Selain itu, pada item pekerjaan timbunan bekas galian, juga dipastikan tidak ada pekerjaan timbunan kembali, karena galian tidak pernah ada.

    Pekerjaan tersebut dimulai 20 Juni 2013 sampai dengan 16 November 2013, sementara pada akhir Januari 2014 pekerjaan belum selesai. Anehnya, pihak Dinas PU Riau tidak melakukan denda, tidak memutus kontrak, dan tidak mencairkan jaminan pelaksanaan




     
    Berita Lainnya :
  • Nasional
    Seorang Pria Diamankan Setelah Kedapatan Mencoblos 20 Surat Suara Di Kampar
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Pimpin Apel Geser Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
  • BinKam
    Polres Dumai Gelar Focus Group Discussion Guna Mensukseskan Pemilu Damai 2019
  • BinKam
    Kapolres inhu Pimpin Apel Pagi Pelepasan Personil BKO
  • BinKam
    Kapolres Inhil Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil BKO Polda Riau & Polres Inhil
  • BinKam
    Kapolres Inhil Laksanakan Giat Peninjauan Pergeseran Logistik Pemilu Tahun 2019
  • BinKam
    Kapolres Kampar Hadiri Kegiatan Pelepasan Pendistribusian Logistik Pemilu 2019
  • Giat Ops
    Karo Ops Polda Riau Lepas Personil BKO Brimob Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019
  • Nasional
    Polda Riau Gelar Bhakti Sosial Kesehatan di Kabupaten Inhil
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Hadiri Peringatan Isra Miraj di Masjid Al Ikhlas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 19-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved