14:03 WIB - Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku 13:48 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan 13:30 WIB - Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia 13:20 WIB - Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan 13:03 WIB - Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada 16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
 
Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi Samsat
Reskrim Sus | Senin, 23-04-2018 - 14:38:11 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi Samsat
  •  

    tribratanewsriau.com. Proses penanganan kasus korupsi di penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) di Sistem Pelayanan Satu Atap (Samsat), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. Saat ini penyidik kembali menetapkan dua orang tersangka.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riau Potenza bahwa  penyidik Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) juga telah mendapatkan nominal jumlah kerugian negara dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) di Sistem Pelayanan Satu Atap (Samsat), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. 

    Hasil adanya dugaan kerugian negara ini, didapat dari hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) yang dilakukan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI perwakilan Riau. 

    ‘’Untuk hasil audit Perhitungan Kerugian Negara nya sudah kita peroleh dari auditor,’’ jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan. 

    Lanjut Gidion, dari hasil PKN tersebut didapatkan dugaan kerugian negara mencapai Rp 1.7 Miliar. Menurutnya, ini merupakan hasil dari dugaan penyelewengan pajak Kendaraan Bermotor yang dibayarkan oleh masyarakat. 

    ‘’Hasil yang kita terima kerugiannya diperkirakan mencapai Rp1,7 Miliar lebih,’’ ungkapnya. 

    Selanjutnya, sambung Gidion, pihaknya akan kembali meminta keterangan sejumlah saksi. Untuk mencocokkan keterangan kedua tersangka baru yang sudah diperiksa.

    ‘’Dalam kasus ini perlu kita minta lagi  keterangan dari dua tersangka,’’ katanya. 

    Untuk kasus ini, ditemukan ratusan pajak kendaraan tidak sesuai dengan ketentuan. Dimana jumlahnya ditaksir mencapai angka 200 an.  

    Kasus korupsi ini mencuat kepermukaan pada tahun 2016 lalu. Awalnya ditemukan sekitar 400 mobil memiliki Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) tanpa izin atau tidak wajar dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau.

    Dalam proses penanganannya, Ditreskrimsus sempat menetapkan beberapa orang sebagai tersangka, namun karena prosesnya sudah melewati batas waktu (kadaluarsa) maka pihak kejaksaan mengembalikan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke pihak kepolisian.

    Perkara ini terungkap setelah ditemukannya keganjilan pada Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), yakni lembaran belakang dari STNK kendaraan bermotor tidak tercantum paraf di kolom korektor. Adapun pengurusan pajak diketahui dilakukan di Samsat.

    Ada ratusan SKPD kendaraan bermotor, khususnya roda empat yang tidak memiliki paraf di kolom korektor. Diduga uang dari pembayaran pajak tersebut tidak masuk ke kas negara. Selain tidak ada paraf, polisi juga menemukan adanya lompatan tahun yang tak biasa, mayoritas dari penunggak pajak.




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku
  • Res Narkoba
    Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan
  • Lantas
    Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia
  • Res Narkoba
    Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan
  • Nasional
    Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved