14:03 WIB - Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku 13:48 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan 13:30 WIB - Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia 13:20 WIB - Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan 13:03 WIB - Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada 16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
 
Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
Reskrim Sus | Minggu, 14-10-2018 - 21:33:39 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
  •  

    TribratanewsRiau - Polisi minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mencarikan solusi atas aktivitas ilegal logging (Illog) di Rohil.

    Polisi meminta untuk serius mencari jalan keluar atas pola hidup masyarakat di kabupaten itu yang sebagian besar bergantung pada aktivitas galangan kapal yang kayunya diduga berasal dari hutan alam di kawasan pesisir Riau tersebut.

    Hal ini diungkapkan oleh aparat kepolisian terkait proses penyelidikan dugaan penebangan liar atau Illog di Rohil yang saat ini sedang berlangsung.

    Dir Reskrimsus Polda Riau mengatakan persoalan Illog di kabupaten itu selama ini menjadi permasalahan sosial tersendiri.

    "Tapi itu memang jadi permasalahan sosial yang harus dicarikan jalan keluar, karena memang (menjadi) roda perekonomian masyarakat," ungkapnya.

    Kendati demikian, tidak semua galangan kapal tradisional di Rohil yang mengambil sumber kayu dari hutan alam secara ilegal, hanya saja sebagian besar masih memanfaatkan kayu hasil tebangan ilegal sebagai sumber bahan baku pembuatan kapal.

    "Ada juga yang masuk (kayu tebangan Illog) ke tempat lain," katanya.

    Mantan Wadir Narkoba Polda Metro Jaya ini memastikan proses penyelidikan perkara dugaan Illog ini terus dilanjutkan.

    Jajarannya kini masih melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi-saksi.

    Kendati proses hukum terus berlanjut, ia meminta kepada pihak terkait lainnya, KLHK dan Pemda serta jajarannya untuk mencarikan jalan keluar atas permasalahan ini.

    "Ada faktor sosiologis yang jadi pertimbangan yang kita beri masukan kepada lembaga berwenang, KLHK, pemerintah setempat, supaya itu legal dan terlegitimasi," tegasnya.

    Tujuan pemecahan persoalan ini agar masyarakat tidak terjerat dalam aktivitas yang ilegal dan dapat dijerat dengan hukum.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku
  • Res Narkoba
    Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan
  • Lantas
    Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia
  • Res Narkoba
    Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan
  • Nasional
    Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved