15:54 WIB - Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di kampar 14:03 WIB - 5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti 13:51 WIB - Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti 13:37 WIB - Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia 13:37 WIB - Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet 13:35 WIB - Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
 
Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
Reskrim Sus | Minggu, 14-10-2018 - 21:33:39 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
  •  

    TribratanewsRiau - Polisi minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mencarikan solusi atas aktivitas ilegal logging (Illog) di Rohil.

    Polisi meminta untuk serius mencari jalan keluar atas pola hidup masyarakat di kabupaten itu yang sebagian besar bergantung pada aktivitas galangan kapal yang kayunya diduga berasal dari hutan alam di kawasan pesisir Riau tersebut.

    Hal ini diungkapkan oleh aparat kepolisian terkait proses penyelidikan dugaan penebangan liar atau Illog di Rohil yang saat ini sedang berlangsung.

    Dir Reskrimsus Polda Riau mengatakan persoalan Illog di kabupaten itu selama ini menjadi permasalahan sosial tersendiri.

    "Tapi itu memang jadi permasalahan sosial yang harus dicarikan jalan keluar, karena memang (menjadi) roda perekonomian masyarakat," ungkapnya.

    Kendati demikian, tidak semua galangan kapal tradisional di Rohil yang mengambil sumber kayu dari hutan alam secara ilegal, hanya saja sebagian besar masih memanfaatkan kayu hasil tebangan ilegal sebagai sumber bahan baku pembuatan kapal.

    "Ada juga yang masuk (kayu tebangan Illog) ke tempat lain," katanya.

    Mantan Wadir Narkoba Polda Metro Jaya ini memastikan proses penyelidikan perkara dugaan Illog ini terus dilanjutkan.

    Jajarannya kini masih melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi-saksi.

    Kendati proses hukum terus berlanjut, ia meminta kepada pihak terkait lainnya, KLHK dan Pemda serta jajarannya untuk mencarikan jalan keluar atas permasalahan ini.

    "Ada faktor sosiologis yang jadi pertimbangan yang kita beri masukan kepada lembaga berwenang, KLHK, pemerintah setempat, supaya itu legal dan terlegitimasi," tegasnya.

    Tujuan pemecahan persoalan ini agar masyarakat tidak terjerat dalam aktivitas yang ilegal dan dapat dijerat dengan hukum.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di kampar
  • Humaniora
    5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti
  • Res Narkoba
    Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti
  • Res Narkoba
    Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia
  • Reskrim
    Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
  • Humaniora
    Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Vicon Kemendagri Dalam Pemantauan Situasi Pemilu
  • Humaniora
    Polresta Pekanbaru Amankan Pleno Tingkat PPK
  • Res Narkoba
    Polres Rohil Amankan Terduga Pelaku Narkoba
  • BinKam
    Pelaku Ini Kembali Diamankan Setelah Kembali Melakukan Tindak Pidana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 21-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved