18:18 WIB - Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri 15:33 WIB - Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas 15:22 WIB - Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai 15:12 WIB - Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai 15:01 WIB - Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda 13:48 WIB - Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
 
Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
Reskrim Sus | Minggu, 14-10-2018 - 21:33:39 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Maraknya Ilegal Logging Di Rohil, Kepolisian Meminta KLHK dan Pemkab Rohil Cari Solusi
  •  

    TribratanewsRiau - Polisi minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mencarikan solusi atas aktivitas ilegal logging (Illog) di Rohil.

    Polisi meminta untuk serius mencari jalan keluar atas pola hidup masyarakat di kabupaten itu yang sebagian besar bergantung pada aktivitas galangan kapal yang kayunya diduga berasal dari hutan alam di kawasan pesisir Riau tersebut.

    Hal ini diungkapkan oleh aparat kepolisian terkait proses penyelidikan dugaan penebangan liar atau Illog di Rohil yang saat ini sedang berlangsung.

    Dir Reskrimsus Polda Riau mengatakan persoalan Illog di kabupaten itu selama ini menjadi permasalahan sosial tersendiri.

    "Tapi itu memang jadi permasalahan sosial yang harus dicarikan jalan keluar, karena memang (menjadi) roda perekonomian masyarakat," ungkapnya.

    Kendati demikian, tidak semua galangan kapal tradisional di Rohil yang mengambil sumber kayu dari hutan alam secara ilegal, hanya saja sebagian besar masih memanfaatkan kayu hasil tebangan ilegal sebagai sumber bahan baku pembuatan kapal.

    "Ada juga yang masuk (kayu tebangan Illog) ke tempat lain," katanya.

    Mantan Wadir Narkoba Polda Metro Jaya ini memastikan proses penyelidikan perkara dugaan Illog ini terus dilanjutkan.

    Jajarannya kini masih melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi-saksi.

    Kendati proses hukum terus berlanjut, ia meminta kepada pihak terkait lainnya, KLHK dan Pemda serta jajarannya untuk mencarikan jalan keluar atas permasalahan ini.

    "Ada faktor sosiologis yang jadi pertimbangan yang kita beri masukan kepada lembaga berwenang, KLHK, pemerintah setempat, supaya itu legal dan terlegitimasi," tegasnya.

    Tujuan pemecahan persoalan ini agar masyarakat tidak terjerat dalam aktivitas yang ilegal dan dapat dijerat dengan hukum.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  • Mitra Polisi
    Jumat Peduli, Polsek Langgam Santuni Warga Kurang Mampu di desa Gondai
  • Mitra Polisi
    Personel Polres Inhu Gotong Royong di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Batu Canai
  • Reskrim Um
    Polsek Teluk Meranti Patroli Karhutla di Desa Pulau Muda
  • Giat Ops
    Selaku Kepala Satgas Daerah, Wakapolda Riau Pimpin FGD Terkait Strategi Perluasan BPNT di Riau
  • BinKam
    Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Amankan Sepasang Pelaku Diduga Pengedar Extacy
  • BinKam
    Unit Reskrim Polsek Kuantan Hilir Amankan 2 Pelaku Diduga Pecandu Narkoba
  • Lantas
    Tabrakan dengan Mobil Box, Pelajar SMKN 3 Mandau Luka Parah
  • Lantas
    Laka Di Jalan Poros RAPP Desa Segati, Tersangka Ini Divonis Dua Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved