14:03 WIB - Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku 13:48 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan 13:30 WIB - Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia 13:20 WIB - Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan 13:03 WIB - Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada 16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
 
Gideon : Pemberkasan Kasus PT Diamond Raya Timber Segera Rampung
Reskrim Sus | Senin, 15-10-2018 - 11:27:07 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Gideon : Pemberkasan Kasus PT Diamond Raya Timber Segera Rampung
  •  

    tribratanewsriau.com. Dalam waktu dekat, proses penyidikan kasus perambahan hutan lindung di Kabupaten Rokan Hilir yang diduga dilakukan PT Diamond Raya Timber (DRT) di Rohil segera rampung. Saat ini, penyidik masih melakukan proses pemberkasan perkara tersebut. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riau Mandiri melalui wartawannya Dodi Ferdian menuliskan "Pemberkasannya dalam tahapan finishing (penyelesaian,red)," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Minggu (14/10/2018).

    Proses itu, kata Gidion, dengan melengkapi berkas perkara terkait temuan dimana PT DRT diduga menggunakan bahan baku kayu dari hutan lindung dalam menjalankan aktvitas perusahaannya. 

    Dalam penanganannya, penyidik telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan sebagai bahan penyidikan. Dimana turut diamankan ratusan meter kubik kayu olahan dari pabrik galangan kapal. Disampaikan Gidion, terhadap kayu yang digunakan perusahaan tersebut, tidak seluruhnya dari hasil hutan melainkan hanya sebagian. 

    ''Memang dugaan kita ada beberapa bahan dari kayu alam. Tapi tidak semuanya, mereka menggunakan kayu hasil alam,'' terang mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Metro Jaya itu.

    Selain itu, lanjut hasil pendalaman yang dilakukan ditemukan dugaan keterlibatan masyarakat setempat. Sehingga untuk menghentian perambahan hutan lindung di Kabupaten Rohil itu, pihaknya tengah melakukan sosialisasi dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat.

    "Sosiaisasi yang kita tekankan, memberikan masukan kepada masyarakat agar tidak merambah hutan lindung," imbuh Gidion. 

    Diketahui, mencuatnya kasus dugaan perambahan hutan lindung oleh PT DRT, bermula adanya temuan dari Aktivitas Lembaga Pembawa Suara Pemberantas Korupsi Kolusi dan Kriminal Eknomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI) Provinsi Riau terkait aktivitas pembalakan hutan di lahan HTP PT DRT.

    Selain itu, pihak IPSPK3-RI juga menemukan usaha Panglong Arang yang diduga milik Akeng dan juga milik PT DRT di Kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Batu Sembilan, Kota Dumai.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku
  • Res Narkoba
    Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan
  • Lantas
    Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia
  • Res Narkoba
    Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan
  • Nasional
    Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved