23:43 WIB - Seorang Pria Diamankan Setelah Kedapatan Mencoblos 20 Surat Suara Di Kampar 18:20 WIB - Kapolres Bengkalis Pimpin Apel Geser Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 18:14 WIB - Polres Dumai Gelar Focus Group Discussion Guna Mensukseskan Pemilu Damai 2019 18:08 WIB - Kapolres inhu Pimpin Apel Pagi Pelepasan Personil BKO 17:59 WIB - Kapolres Inhil Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil BKO Polda Riau & Polres Inhil 09:54 WIB - Kapolres Inhil Laksanakan Giat Peninjauan Pergeseran Logistik Pemilu Tahun 2019
 
Gideon : Pemberkasan Kasus PT Diamond Raya Timber Segera Rampung
Reskrim Sus | Senin, 15-10-2018 - 11:27:07 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Gideon : Pemberkasan Kasus PT Diamond Raya Timber Segera Rampung
  •  

    tribratanewsriau.com. Dalam waktu dekat, proses penyidikan kasus perambahan hutan lindung di Kabupaten Rokan Hilir yang diduga dilakukan PT Diamond Raya Timber (DRT) di Rohil segera rampung. Saat ini, penyidik masih melakukan proses pemberkasan perkara tersebut. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riau Mandiri melalui wartawannya Dodi Ferdian menuliskan "Pemberkasannya dalam tahapan finishing (penyelesaian,red)," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Minggu (14/10/2018).

    Proses itu, kata Gidion, dengan melengkapi berkas perkara terkait temuan dimana PT DRT diduga menggunakan bahan baku kayu dari hutan lindung dalam menjalankan aktvitas perusahaannya. 

    Dalam penanganannya, penyidik telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan sebagai bahan penyidikan. Dimana turut diamankan ratusan meter kubik kayu olahan dari pabrik galangan kapal. Disampaikan Gidion, terhadap kayu yang digunakan perusahaan tersebut, tidak seluruhnya dari hasil hutan melainkan hanya sebagian. 

    ''Memang dugaan kita ada beberapa bahan dari kayu alam. Tapi tidak semuanya, mereka menggunakan kayu hasil alam,'' terang mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Metro Jaya itu.

    Selain itu, lanjut hasil pendalaman yang dilakukan ditemukan dugaan keterlibatan masyarakat setempat. Sehingga untuk menghentian perambahan hutan lindung di Kabupaten Rohil itu, pihaknya tengah melakukan sosialisasi dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat.

    "Sosiaisasi yang kita tekankan, memberikan masukan kepada masyarakat agar tidak merambah hutan lindung," imbuh Gidion. 

    Diketahui, mencuatnya kasus dugaan perambahan hutan lindung oleh PT DRT, bermula adanya temuan dari Aktivitas Lembaga Pembawa Suara Pemberantas Korupsi Kolusi dan Kriminal Eknomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI) Provinsi Riau terkait aktivitas pembalakan hutan di lahan HTP PT DRT.

    Selain itu, pihak IPSPK3-RI juga menemukan usaha Panglong Arang yang diduga milik Akeng dan juga milik PT DRT di Kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Batu Sembilan, Kota Dumai.



     
    Berita Lainnya :
  • Nasional
    Seorang Pria Diamankan Setelah Kedapatan Mencoblos 20 Surat Suara Di Kampar
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Pimpin Apel Geser Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
  • BinKam
    Polres Dumai Gelar Focus Group Discussion Guna Mensukseskan Pemilu Damai 2019
  • BinKam
    Kapolres inhu Pimpin Apel Pagi Pelepasan Personil BKO
  • BinKam
    Kapolres Inhil Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil BKO Polda Riau & Polres Inhil
  • BinKam
    Kapolres Inhil Laksanakan Giat Peninjauan Pergeseran Logistik Pemilu Tahun 2019
  • BinKam
    Kapolres Kampar Hadiri Kegiatan Pelepasan Pendistribusian Logistik Pemilu 2019
  • Giat Ops
    Karo Ops Polda Riau Lepas Personil BKO Brimob Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019
  • Nasional
    Polda Riau Gelar Bhakti Sosial Kesehatan di Kabupaten Inhil
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Hadiri Peringatan Isra Miraj di Masjid Al Ikhlas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 19-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved