BERITA PILIHAN Senin, 24 Februari 2020 | Jam Digital
00:47 WIB - Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja 00:42 WIB - Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya 00:37 WIB - Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini 00:30 WIB - Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau 23:12 WIB - Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian 22:49 WIB - Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja
  • BinKam
    Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya
  • BinKam
    Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini
  • BinKam
    Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau
  • Reskrim
    Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
  • Humaniora
    Esok, Fun Run Polresta Pekanbaru Road To Sumatera Jungle Run Di Gelar
  • Res Narkoba
    Kapolsek Lubuk Batu Jaya Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba
  • Res Narkoba
    Polsek Peranap Ciduk 2 Pria Tengah Asik Paketkan Shabu
  • Res Narkoba
    Edarkan Sabu di Desa Talang Pring Jaya, "Sanda" Diciduk Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved