11:22 WIB - Dit Pam Obvit Polda Riau Laksanakan Pengamanan Hari Raya Waisak Nasional 15:32 WIB - Kapolsek Bengkalis Bagikan Sembako Bersama Bank BRI 15:27 WIB - Polsek Perhentian Raja Bagikan Takjil Gratis Kepada Pengendara Di Depan Mako 15:14 WIB - Paroli Gabungan TNI Polri, Ciptakan Rasa Aman Di Tengah Tengah Masyarakat 13:51 WIB - Polsek Pujud Sedekah Jum'at Barokah Di Rumah Nenek Pita 13:44 WIB - Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Dit Pam Obvit Polda Riau Laksanakan Pengamanan Hari Raya Waisak Nasional
  • BinKam
    Kapolsek Bengkalis Bagikan Sembako Bersama Bank BRI
  • BinKam
    Polsek Perhentian Raja Bagikan Takjil Gratis Kepada Pengendara Di Depan Mako
  • Sabhara
    Paroli Gabungan TNI Polri, Ciptakan Rasa Aman Di Tengah Tengah Masyarakat
  • Humaniora
    Polsek Pujud Sedekah Jum'at Barokah Di Rumah Nenek Pita
  • Polair
    Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster Senilai Rp 11 Miliar
  • BinKam
    Napi Yang Kabur Ini Diamankan Petugas Ketika Keluar Dari Persembunyiannya
  • Lantas
    Patroli Sinergitas TNI-Polri Di Reteh
  • Mitra Polisi
    TNI-Polri Gelar Operasi Cipta Kondisi di Wilayah Hukum Polsek Kemuning.
  • Lantas
    Satlantas Kepulauan Meranti Sambangi BOTSĀ 
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 26-Mei-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved