15:07 WIB - Wakapolda Riau Hadiri Upacara Penutupan TMMD Ke-103 di Wilayah Kodim 0301/Pekanbaru 13:35 WIB - Operasi Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, 1.757 Pelanggar Lalu Lintas Di Pekanbaru Ditilang 10:42 WIB - Istri Histeris Melihat Suami Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi 09:36 WIB - Kapolda Riau Hadiri Acara Evaluasi Realisasi Anggaran Satuan Kerja Jajaran Polda Riau 09:18 WIB - Sedang Mencuri Body Kit Mobil , Seorang Pemuda Diamankan 14:52 WIB - Kapolres Rohul Pimpin Konferensi Pers Kasus Narkotika selama Ops Antik Muara Takus 2018
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Upacara Penutupan TMMD Ke-103 di Wilayah Kodim 0301/Pekanbaru
  • Lantas
    Operasi Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, 1.757 Pelanggar Lalu Lintas Di Pekanbaru Ditilang
  • Reskrim Um
    Istri Histeris Melihat Suami Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
  • Giat Administrasi
    Kapolda Riau Hadiri Acara Evaluasi Realisasi Anggaran Satuan Kerja Jajaran Polda Riau
  • Reskrim Um
    Sedang Mencuri Body Kit Mobil , Seorang Pemuda Diamankan
  • Res Narkoba
    Kapolres Rohul Pimpin Konferensi Pers Kasus Narkotika selama Ops Antik Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Kapolda Riau Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Pemberian Reward Personil Berprestasi
  • Brimob
    Kapolda Riau Turut Berbela Sungkawa Meninggalnya Seorang Personil Satuan Brimob Polda Riau
  • Giat Ops
    Polda Riau Laksanakan Apel Pengamanan Kedatangan Ketua Umum PAN Dan Cawapres Sandiaga Uno
  • Mitra Polisi
    Wakapolda Riau Hadiri Acara Tabliq Akbar Milad Muhammadiyah ke 109 H
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 14-November-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk