16:04 WIB - Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio 09:25 WIB - Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH 14:20 WIB - Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau 10:46 WIB - Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti 10:36 WIB - Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru 10:21 WIB - Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio
  • BinKam
    Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH
  • Humaniora
    Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti
  • Humaniora
    Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru
  • Humaniora
    Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
  • Giat Administrasi
    Kapolda Riau Pimpin Upacara Bulanan di Halaman Mapolda Riau
  • Humaniora
    Polda Riau Kejar Pelaku Penyelundupan Narkoba Sampai Ke Bali
  • Humaniora
    Apel Gabungan Lintas Instansi Dalam Rangka Penyambutan dan Penyerahan Anugerah Piala Adipura tahun 2
  • BinKam
    Biro Sdm Polda Riau Sosialisasi Penerimaan SIPSS Tahun 2019 Di RRI Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 18-Januari-2019 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk