11:47 WIB - Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Polda Riau Dan Pelaku Usaha Perkebunan 06:57 WIB - Satuan Narkoba Polres Kampar Ciduk Seorang Wanita Pengedar Narkoba 08:37 WIB - Polsek Tambang Ciduk Pelaku Perampasan Sepeda Motor 08:18 WIB - Polsek Kampar Amankan Seorang Pelaku Narkoba Jenis Sabu 08:13 WIB - Dua Pelaku Pencuri Rantai Escavator Diamankan Polsek Siak Hulu 17:46 WIB - Polres Bengkalis Terus Berupaya Lakukan Pemadaman Karhutla
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Polda Riau Dan Pelaku Usaha Perkebunan
  • Res Narkoba
    Satuan Narkoba Polres Kampar Ciduk Seorang Wanita Pengedar Narkoba
  • Reskrim
    Polsek Tambang Ciduk Pelaku Perampasan Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Polsek Kampar Amankan Seorang Pelaku Narkoba Jenis Sabu
  • Reskrim
    Dua Pelaku Pencuri Rantai Escavator Diamankan Polsek Siak Hulu
  • Humaniora
    Polres Bengkalis Terus Berupaya Lakukan Pemadaman Karhutla
  • Reskrim
    Polres Inhil Bersama Bea Cukai Amankan 497 Karton Minuman Ilegal
  • Res Narkoba
    Miliki Sabu, Tiga Warga Kecamatan Benai Diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Wakapolres Rohul Buka Turnamen Futsal Kapolres Cup II Tahun 2019
  • Humaniora
    Kapolres Rohul Arak Personil Yang Pensiun Menggunakan Becak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Senin, 18-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved