13:14 WIB - Apel Gelar Pasukan Serentak Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun 2019 di Kab. Kampar 12:59 WIB - Sat Res Narkoba Polres Pelalawan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Shabu 12:57 WIB - Polres Inhu Laksanakan Apel Bersama di RTH 12:51 WIB - Hendak Pesta Ganja Ketiga Pelaku Ini Diamankan Petugas 12:47 WIB - Polres Rokan Hulu Laksanakan Apel Bersama Dalam Rangka Pemilu 2019 12:25 WIB - Irwasda Polda Riau Laksanakan Kegiatan Riau Gemilang Bersama Jamaah Masjid Muthmainah
 
Akibat Kebakaran Lahan, PT NSP di Riau Harus Bayar Denda Rp 1 Triliun
Reskrim Sus | Senin, 07-01-2019 - 18:08:35 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Akibat Kebakaran Lahan, PT NSP di Riau Harus Bayar Denda Rp 1 Triliun
  •  

    tribrantaewsriau.com. PT Nasional Sago Prima divonis bersalah oleh Mahkamah Agung melakukan tindak kejahatan lingkungan. Perusahaan yang lahannya terbakar 1.000 hektare lebih di Kepulauan Meranti, Riau, pada tahun 2014 ini, diwajibkan membayar denda Rp 1 triliun.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Liputan6 com yang menuliskan bahwa Kepala Seksi Badan Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Wilayah Sumatera Eduard Hutapea mengatakan sudah mengetahui putusan tersebut. Hanya saja pihaknya masih menunggu apakah masih ada upaya hukum lanjutan dari PT NSP, pelaku pembakaran lahan.

    Hingga kini, Eduard menyebut belum menerima petikan dari putusan itu. Dia pun masih berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Gakkum KLHK Ridho Sany untuk langkah selanjutnya. "Pak Ridho Sany berharap agar vonis itu segera diproses," kata Eduard.

    Terkait eksekusi denda triliun tadi, Eduard menyebut hal itu merupakan kewenangan hakim dan kejaksaan. Pihaknya sebagai penggugat bersifat menunggu serta meminta eksekusi dilakukan secepat mungkin.

    "Biar jaksa yang mengeksekusi. Itu yang sedang kita tunggu," kata Eduard. Sekadar informasi, pada akhir tahun 2014 lahan PT NSP di Meranti terbakar hebat dengan jumlah yang mencapai ribuan. Hasil kebakaran lalu tersebar ke sejumlah wilayah Riau kala itu sehingga menimbulkan bencana asap di Riau.

    Puluhan ribu orang terpapar asap sehingga membuat Susilo Bambang Yudhoyono, presiden Indonesia kala itu, turun tangan. Penegakan hukum secara pidana dilakukan oleh Polda Riau, dan KLHK juga melakukan gugatan secara perdata.

    Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan majelis hakim memvonis membayar denda Rp 1,040 triliun. Perusahaan sagu ini lalu mengajukan banding hingga akhirnya dikabulkan Pengadilan Tinggi Jakarta.

    Selanjutnya, giliran KLHK mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan diterima. Perkara Nomor 3067 K/PDT/2018 itu diadili oleh Soltoni Mohdally dengan anggota Hamdi Yunus Wahab.

    Dengan vonis ini, PT NSP menjadi perusahaan kedua yang diwajibkan membayar denda karena diduga merusak hutan serta menyebabkan kebakaran lahan yang berujung bencana asap. Perusahaan pertama adalah PT Merbau Pelalawan Lestari di Pelalawan.

    Perusahaan itu dalam putusan MA diwajibkan membayar denda Rp 16,2 triliun, jumlah berlipat-lipat dari PT NSP. PT Merbau dinyatakan bertanggung jawab atas kerusakan 7.463 hektare lahan di Kabupaten Pelalawan.

    Hanya saja, PT Merbau belum dieksekusi sepenuhnya. Hal ini membuat Dirjen Gakkum KLHK Ridho Sany bolak-balik ke Pekanbaru supaya eksekusi Rp 16,2 triliun terpenuhi.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Apel Gelar Pasukan Serentak Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun 2019 di Kab. Kampar
  • BinKam
    Sat Res Narkoba Polres Pelalawan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Shabu
  • Humaniora
    Polres Inhu Laksanakan Apel Bersama di RTH
  • BinKam
    Hendak Pesta Ganja Ketiga Pelaku Ini Diamankan Petugas
  • Humaniora
    Polres Rokan Hulu Laksanakan Apel Bersama Dalam Rangka Pemilu 2019
  • BinKam
    Irwasda Polda Riau Laksanakan Kegiatan Riau Gemilang Bersama Jamaah Masjid Muthmainah
  • Humaniora
    Kabid Humas Polda Riau Gelar Nonton Bareng Pohon Terkenal
  • Polair
    Mantan Kabid Kum Polda Riau Kini Menjabat Dir Polair Polda Kalteng
  • Giat Ops
    Apel Gelar Pasukan Serentak Operasi Mantap Brata 2018 Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun
  • Reskrim Sus
    Hujan Lebat Melanda Rengat, Karhutla Berkurang Drastis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 23-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved