14:03 WIB - Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku 13:48 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan 13:30 WIB - Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia 13:20 WIB - Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan 13:03 WIB - Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada 16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
 
Kombes Pol Gideon : Kasus SPPD Fiktif Dewan Menunggu Gelar Perkara
Reskrim Sus | Senin, 21-01-2019 - 12:31:58 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Kombes Pol Gideon : Kasus SPPD Fiktif Dewan Menunggu Gelar Perkara
  •  

    tribratanewsriau.com Kelanjutan pengusutan dugaan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif di Sekretaris Dewan (Setwan) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), menunggu hasil gelar perkara. Dalam perkara ini, seluruh anggota DRPD Rohil telah mengembalikan anggaran perjalanan dinas ke kas daerah.
       
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita riaupos.co bahwa Pengembalian itu dilakukan dalam proses penyelidikan, setelah dugaan perkara rasuah tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Uang perjalanan dinas yang dikembalikan 45 anggota legislatif tersebut mencapai Rp2,1 miliar. 

     Kini, dengan adanya pengembalian kerugian negera tersebut. Tak menutup kemungkinan pengusutan kasus dugaan SPPD fiktif itu bakal dihentikan, tergantung gelar perkara yang akan dilakukan penyidik dalam waktu dekat. 

     “Itu akan diputuskan, lanjut atau dihentika. Tapi secara resmi, kita belum dapat laporan pengembalian dari Inspektorat,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, akhir pekan lalu. 

    Dipaparkan Gidon, dalam pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), pihaknya melakukan klarifikasi terhadap seluruh anggota legislatif dan aparatur sipil negera (ASN) di Setwan Rohil. Tahapan ini untuk mencari peristiwa pidana pada perkara tersebut.

    Adapun mereka yang telah dimintai keterangan di antaranya Adrizal alias Epi Sintong, Rusmanita dan Jerli Silalahi. Mereka diperiksa pada Selasa (9/10) lalu. Selain anggota dewan, penyelidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan dimintai keterangannya. Mereka adalah, pengguna anggaran (PA) periode Januari-Juni 2017 berinisial SA, dan PA periode Juni-November 2017 berinisial FR.

     Lalu bendahara pengeluaran periode Januari-Juni 2017 berinisial RJ, Bendahara Pengeluaran periode Juni-November 2017 berinisal PS, serta Bendahara Pengeluaran periode November-Desember 2017 berinisial AS. Sisanya adalah sebanyak 38 saksi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tahun 2017.  “Dari itu semua, masih ada beberapa orang lagi yang masih kita klarifikasi,” tambahnya. 

    Ketika disinggung pihak dari mana saja yang bakal diklarifiksi penyidik, mantan Wadir Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polda Metro Jaya itu, enggan mempaparkannya. “Nanti saya cek,” kata Gidon




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku
  • Res Narkoba
    Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan
  • Lantas
    Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia
  • Res Narkoba
    Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan
  • Nasional
    Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved