22:15 WIB - Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga 22:09 WIB - Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri 22:05 WIB - Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing 21:55 WIB - Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik 21:09 WIB - Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara 20:54 WIB - Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
 
Kombes Pol Gideon : Kasus SPPD Fiktif Dewan Menunggu Gelar Perkara
Reskrim Sus | Senin, 21-01-2019 - 12:31:58 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Kombes Pol Gideon : Kasus SPPD Fiktif Dewan Menunggu Gelar Perkara
  •  

    tribratanewsriau.com Kelanjutan pengusutan dugaan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif di Sekretaris Dewan (Setwan) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), menunggu hasil gelar perkara. Dalam perkara ini, seluruh anggota DRPD Rohil telah mengembalikan anggaran perjalanan dinas ke kas daerah.
       
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita riaupos.co bahwa Pengembalian itu dilakukan dalam proses penyelidikan, setelah dugaan perkara rasuah tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Uang perjalanan dinas yang dikembalikan 45 anggota legislatif tersebut mencapai Rp2,1 miliar. 

     Kini, dengan adanya pengembalian kerugian negera tersebut. Tak menutup kemungkinan pengusutan kasus dugaan SPPD fiktif itu bakal dihentikan, tergantung gelar perkara yang akan dilakukan penyidik dalam waktu dekat. 

     “Itu akan diputuskan, lanjut atau dihentika. Tapi secara resmi, kita belum dapat laporan pengembalian dari Inspektorat,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, akhir pekan lalu. 

    Dipaparkan Gidon, dalam pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), pihaknya melakukan klarifikasi terhadap seluruh anggota legislatif dan aparatur sipil negera (ASN) di Setwan Rohil. Tahapan ini untuk mencari peristiwa pidana pada perkara tersebut.

    Adapun mereka yang telah dimintai keterangan di antaranya Adrizal alias Epi Sintong, Rusmanita dan Jerli Silalahi. Mereka diperiksa pada Selasa (9/10) lalu. Selain anggota dewan, penyelidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan dimintai keterangannya. Mereka adalah, pengguna anggaran (PA) periode Januari-Juni 2017 berinisial SA, dan PA periode Juni-November 2017 berinisial FR.

     Lalu bendahara pengeluaran periode Januari-Juni 2017 berinisial RJ, Bendahara Pengeluaran periode Juni-November 2017 berinisal PS, serta Bendahara Pengeluaran periode November-Desember 2017 berinisial AS. Sisanya adalah sebanyak 38 saksi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tahun 2017.  “Dari itu semua, masih ada beberapa orang lagi yang masih kita klarifikasi,” tambahnya. 

    Ketika disinggung pihak dari mana saja yang bakal diklarifiksi penyidik, mantan Wadir Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polda Metro Jaya itu, enggan mempaparkannya. “Nanti saya cek,” kata Gidon




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dihakimi Warga
  • BinKam
    Amankan Pleno Kecamatan, Kapolres Bengkalis : Ini Merupakan Tanggung Jawab Polri
  • Reskrim
    Polres Kuansing Dalami Kasus Tewasnya Warga Oleh Oknum Anggota Polres Kuansing
  • Reskrim
    Polres Dumai Amankan Sepasang Kekasih Yang Lagi Asik
  • Reskrim Sus
    Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara
  • Reskrim Um
    Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
  • BinKam
    Kapolda Riau Terima Kunjungan 2 Personil Polda Riau Satgas Garuda Bhayangkara II FPU Polri
  • BinKam
    Kapolres Bengkalis Beserta Ketua KPU Kunjungi Rumah Duka Ketua KPPS Yang Meninggal Dunia
  • Lantas
    Anggoota KPPS Menjadi Korban Lakalantas Di Cerenti
  • Reskrim Um
    Pabrik PT SDS Terbakar di Dumai, Penyebab Kebakaran Masih di Selidiki
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 23-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved