BERITA PILIHAN Senin, 24 Februari 2020 | Jam Digital
00:47 WIB - Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja 00:42 WIB - Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya 00:37 WIB - Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini 00:30 WIB - Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau 23:12 WIB - Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian 22:49 WIB - Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
 
Penyelundupan Hewan Langka ke Malaysia di Gagalkan
Reskrim Sus | Rabu, 27-03-2019 - 09:16:35 WIB
Penulis: AA
foto ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Penyelundupan Hewan Langka ke Malaysia di Gagalkan
  •  

    tribratanewsriau.com. Sebanyak 38 burung endemik Pulau Jawa dan Indonesia Timur, seperti Cendrawasih serta Kakatua Raja, selamat dari pasar gelap tujuan Malaysia. Semuanya sudah sampai di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) menjalani perawatan intensif.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita liputan6 com bahwa Puluhan unggas itu dinyatakan mengalami stres berat karena diperlakukan tak layak. Pasalnya wadah pengangkut dari Lampung menuju Kota Dumai, lalu dibawa ke pelabuhan tikus di Rupat, Bengkalis, sangat kecil.

    "Semuanya sudah ditangani secara medis, memang ada kelihatan trauma, terutama ungko yang juga disita petugas," kata Kepala BKSDA Riau Suharyono di Pekanbaru, Senin siang, 25 Maret 2019. Selain wadah pengangkut, burung dan primata itu juga melintasi perjalanan darat cukup panjang dan melelahkan dari Lampung hingga ke Dumai. Dalam perjalanan juga diberi makan seadanya serta minuman terbatas.

    "Kondisi saat ini sudah jauh lebih baik, burung sudah terlihat tidak stres lagi," kata Suharyono.

    Setelah pemulihan luka dan perawatan khusus untuk mengembalikan keliarannya, BBKSDA akan mengkaji pelepasliaran. Bisa juga nantinya dititipkan ke lembaga konservasi mengingat unggas itu bukan endemik Sumatera.

    "Kalau Owa bisa saja dilepasliarkan nantinya ke alam liar kalau sudah punya kemampuan survival," kata Suharyono.

    Sebelumnya, puluhan burung dan primata itu disita dari dua mobil yang masuk ke pelabuhan rakyat di Pulau Rupat, Bengkalis. Penggagalan penyelundupan ini dilakukan Bea Cukai Dumai dan TNI Angkatan Laut, lalu diserahkan ke BBKSDA.

    Dua mobil pembawa juga disita petugas sebagai barang bukti. Turut pula ditangkap lima pria, salah satunya berasal dari Riau, dan sudah diserahkan ke Balai Penegakan Hukum Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk penyidikan lebih lanjut.

    Sementara menurut Kepala Balai Gakkum KLHK Sumatera, Eduard Hutapea, empat dari lima pria yang ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara pria inisial EF berstatus saksi.

    "EF ini warga Rupat, Bengkalis, perannya hanya diminta empat tersangka membelikan tiket kapal tujuan Malaysia. Dia tidak tahu barang bawaan temannya," kata Eduard di Pekanbaru.

    Empat tersangka dimaksud berinisial SW (36), TR (20), AN (24), serta YA (29). Mereka adalah warga asal Lampung Selatan. Mereka tahu bawaannya adalah puluhan burung dan dua primata.

    "Secara eksplisit mereka mengaku tidak tahu bawaannya itu merupakan satwa dilindungi, kira–kira begitu," paparnya.

    Penetapan tersangka dilakukan setelah Eduard bersama BBKSDA serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau melakukan gelar perkara. Dua alat bukti sudah dikantongi dan berikutnya melengkapi berkas tersangka.

    "Saat ini masih dicari satu pria inisial E, dia diduga sebagai dalang penyelundupan. Jadi ini jaringan penjualan satwa dilindungi internasional krena melibatkan antar negara," tegas Eduard.

    Atas perbuatannya, empat tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat 2 huruf a juncto Pasal 40 ayat 2 Undang–Undang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Mereka terancam pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.




     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja
  • BinKam
    Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya
  • BinKam
    Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini
  • BinKam
    Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau
  • Reskrim
    Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
  • Humaniora
    Esok, Fun Run Polresta Pekanbaru Road To Sumatera Jungle Run Di Gelar
  • Res Narkoba
    Kapolsek Lubuk Batu Jaya Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba
  • Res Narkoba
    Polsek Peranap Ciduk 2 Pria Tengah Asik Paketkan Shabu
  • Res Narkoba
    Edarkan Sabu di Desa Talang Pring Jaya, "Sanda" Diciduk Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved