15:50 WIB - Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar 14:12 WIB - Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu 12:19 WIB - Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik 12:06 WIB - Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor 12:03 WIB - Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau 11:59 WIB - Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
 
Polda Riau Usut Pungli Sertifikat Prona di Tapung Hilir Kampar
Reskrim Sus | Senin, 08-04-2019 - 08:36:22 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Usut Pungli Sertifikat Prona di Tapung Hilir Kampar
  •  

    Tribratanewsriau - Seorang oknum kepala desa di Kecamatan Tapung Hilir, Kampar diduga memungut biaya pengurusan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di luar ketentuan. Saat ini, perkara tersebut tengah diusut Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

    Penanganan perkara itu berdasarkan laporan polisi ke Nomor: B/413/III/RES.1.19./2019/Ditreskrimsus pada medio Maret 2019, atas telapor oknum Kades Sungai Kijang, Tapung Hilir.

    Perkara tersebut bermula pada tahun 2011–2013 lalu. Kala itu, oknum kades meminta uangnya sekitar Rp4,5 juta kepada ratusan petani untuk pengurusan surat keterangan pelepasan tanah dari Kelompok Tani (Poktan) Topas Karya Indah. Uang tersebut diperuntukkan untuk pelepasan tanah tiap dua hektare.

    Namun, hingga kini surat pelepasan yang dijanjikan tidak kunjung diselesaikan, meski uang telah terima oknum kades tersebut. Sehingga kondisi ini, menghambat penyelesaian sertifikasi tanah masyarakat melalui program pendataan tanah sistematis lengkap (PTSL).

    Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, membenarkan hal itu. Dikatakannya, penanganan perkara itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

    "Iya, perkara tersebut masih penyelidikan," ungkap perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto, Minggu (7/4/2019).

    Saat ini, kata mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, pihaknya masih melakukan klarifikasi terhadap pihak–pihak terkait. Pada tahapan itu, penyelidik tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk mencari peristiwa pidana

    "Kita telah memintai keterangan beberapa pihak terkait," tandasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar
  • Humaniora
    Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu
  • Reskrim Um
    Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
  • Lantas
    Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
  • Reskrim Um
    Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  • Reskrim Um
    Pencurian di Rumah Makan di Dumai Riau, Pemilik Temukan Kondisi Ruangan Berantakan
  • Lantas
    Benturan dengan Truk Aspal di Bundaran Pengendara Sepeda Motor Tewas
  • Humaniora
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Langsung Pengamanan Unjuk Rasa Curva Nord
  • Mitra Polisi
    Mako Pol Air Polda Riau Dipenuhi Warga Yang Tonton Acara Pekanbaru Achievement Sports Tourism
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 26-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved