16:43 WIB - Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat 15:54 WIB - Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar 14:03 WIB - 5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti 13:51 WIB - Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti 13:37 WIB - Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia 13:37 WIB - Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
 
Polda Riau Usut Pungli Sertifikat Prona di Tapung Hilir Kampar
Reskrim Sus | Senin, 08-04-2019 - 08:36:22 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Usut Pungli Sertifikat Prona di Tapung Hilir Kampar
  •  

    Tribratanewsriau - Seorang oknum kepala desa di Kecamatan Tapung Hilir, Kampar diduga memungut biaya pengurusan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di luar ketentuan. Saat ini, perkara tersebut tengah diusut Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

    Penanganan perkara itu berdasarkan laporan polisi ke Nomor: B/413/III/RES.1.19./2019/Ditreskrimsus pada medio Maret 2019, atas telapor oknum Kades Sungai Kijang, Tapung Hilir.

    Perkara tersebut bermula pada tahun 2011–2013 lalu. Kala itu, oknum kades meminta uangnya sekitar Rp4,5 juta kepada ratusan petani untuk pengurusan surat keterangan pelepasan tanah dari Kelompok Tani (Poktan) Topas Karya Indah. Uang tersebut diperuntukkan untuk pelepasan tanah tiap dua hektare.

    Namun, hingga kini surat pelepasan yang dijanjikan tidak kunjung diselesaikan, meski uang telah terima oknum kades tersebut. Sehingga kondisi ini, menghambat penyelesaian sertifikasi tanah masyarakat melalui program pendataan tanah sistematis lengkap (PTSL).

    Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, membenarkan hal itu. Dikatakannya, penanganan perkara itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

    "Iya, perkara tersebut masih penyelidikan," ungkap perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto, Minggu (7/4/2019).

    Saat ini, kata mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, pihaknya masih melakukan klarifikasi terhadap pihak–pihak terkait. Pada tahapan itu, penyelidik tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk mencari peristiwa pidana

    "Kita telah memintai keterangan beberapa pihak terkait," tandasnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Warga Kubang Jaya Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat
  • Humaniora
    Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di Kampar
  • Humaniora
    5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti
  • Res Narkoba
    Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti
  • Res Narkoba
    Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia
  • Reskrim
    Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
  • Humaniora
    Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Vicon Kemendagri Dalam Pemantauan Situasi Pemilu
  • Humaniora
    Polresta Pekanbaru Amankan Pleno Tingkat PPK
  • Res Narkoba
    Polres Rohil Amankan Terduga Pelaku Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 21-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved