14:03 WIB - Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku 13:48 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan 13:30 WIB - Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia 13:20 WIB - Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan 13:03 WIB - Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada 16:13 WIB - Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
 
Kesepakatan Polda Riau, BNNP Dan PDRM, Riau Kini Datangkan Anjing Palacak Endus Narkoba
Res Narkoba | Jumat, 21-12-2018 - 08:24:47 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Kesepakatan Polda Riau, BNNP Dan PDRM, Riau Kini Datangkan Anjing Palacak Endus Narkoba
  •  

    tribratanewsriau.com Dua ekor anjing pelacak (unit satwa K9) tiba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Kamis (20/12) siang. Anjing terlatih pendeteksi obat-obatan terlarang ini, rencananya akan dibawa ke tempat-tempat rawan peredaran narkoba selama Natal dan Tahun Baru 2019. Salah satunya tempat hiburan malam.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Radarmalang (group JawaPos com) menuliskan bahwa mendatangkan anjing pelacak ini bukan tanpa sebab. Tujuannya untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba terutama pada perayaan malam tahun baru. Karena pada saat malam pergantian tahun, akan banyak pesta narkoba yang diadakan. 

    BNNP Riau sudah melakukan pemetaan atau maping. Terkait hal ini, BNN sudah siap tempur menghadapi akhir tahun 2018 dengan melibatkan unit K9. “Sudah ready. Bahkan nanti akan bergerak lengkap dengan anjing pelacak (K9), ada dua ekor. Kami siap perang,” kata Haldun, Kamis (20/12) sore.

    Tempat hiburan malam menjadi target utama dalam hal ini. Ini merupakan intruksi dari BNN Pusat, untuk seluruh BNNP di setiap provinsi di Indonesia. “Termasuk BNNP Riau. Kami diperintahkan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tempat yang rawan peredaran narkoba,” kata dia.

    Selain anjing pelacak, guna menekan peredaran narkoba BNN juga bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Kedua instansi ini sepakat untuk meningkatkan pengawasan di Selat Malaka, sebab sering menjadi jalur masuk berbagai jenis barang haram.

    Kesepakatan yang turut melibatkan Kepolisian Daerah Riau tersebut dilakukan di atas kapal di Selat Malaka, akhir September 2018 lalu. Dalam pertemuan beberapa waktu lalu, BNN maupun Polda Riau mengungkapkan bahwa mayoritas kasus penyelundupan narkoba dari Malaysia. 

    Kemudian disepakati antara dua instansi ini akan saling bertukar informasi. BNN akan memberikan informasi terkait bandar narkoba jaringan Malaysia yang tertangkap di Riau. Sedangkan PDRM akan menginformasikan narkoba yang akan diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Kapal Pengangkut Gas Elpiji 3kg dirompak, Polres Inhil Masih Mengejar Pelaku
  • Res Narkoba
    Polres Dumai Musnahkan Narkoba Dari Lima Penangkapan
  • Lantas
    Salah Seorang Pengendara Menabrak Petugas Polantas Saat Lakukan Razia
  • Res Narkoba
    Transaksi Di Kebun Sawit, Siswa SMK Ditangkap Tim Opsnal Polres Pelalawan
  • Nasional
    Kapolres Inhil Turun Langsung Memadamkan Api Di Wilayah Desa Suhada
  • Humaniora
    Pertama Sekali, Polres Inhu Ikuti Even Pacu Jalur Di Taluk Kuantan
  • Humaniora
    Sijago Merah Lahap Puluhan Ruko Dan Kios Di Jln Yos Sudarso Tembilahan
  • BinKam
    Wakapolda Riau Pimpin Pembukaan Latihan Pra Operasi Patuh Muara Takus 2019
  • Reskrim Sus
    Dua Pelaku Pembakar Lahan Diamankan Satgas Karhutla
  • Humaniora
    Polda Riau Terus Buru Para Pelaku Pembakar Hutan Dan Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 23-08-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved