15:54 WIB - Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di kampar 14:03 WIB - 5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti 13:51 WIB - Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti 13:37 WIB - Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia 13:37 WIB - Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet 13:35 WIB - Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
 
Cuci Uang Hasil Narkoba, Ditres Narkoba Jerat Dengan Pidana TPPU
Res Narkoba | Senin, 24-12-2018 - 15:16:20 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Cuci Uang Hasil Narkoba, Ditres Narkoba Jerat Dengan Pidana TPPU
  •  

    tribratanewsriau.com. Sebanyak 3 narapidana di Bengkalis diduga 'cuci' uang hasil pernjualan narkotika dan obat-obatan (Narkoba), polisi jerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita tribunpekanbaru com melalui tulisan wartawannya Risky Amanda , Penyidik dari Ditres Narkoba Polda Riau bakal menerapkan pasal TPPU terhadap 3 orang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkalis.

    Mereka masing-masing adalah IN (31), SM (43) dan SU (41). Mereka diketahui mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas tersebut.

    Ketiganya ditangkap setelah polisi berhasil mengamankan seorang kurir yang akan menjemput 18 kg sabu-sabu, yaitu pria berinisial GP (31), beberapa waktu lalu

    Untuk tabungan ketiganya masih didalami oleh penyidik. Sementara petugas sedang berkoordinasi dengan pihak Perbankan.

    "Sedang kita dalami untuk pasal TPPU-nya. Kalau ada alat bukti yang cukup akan kita terapkan. Sementara masih pidana narkobanya," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hariyono saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (22/12/2018).

    Lanjut Hariyono, ketiganya sebagai napi saat ditangkap sedang menjalani proses hukuman. "Rencana kita proses tapi tidak kita terbitkan surat penahanannya karena posisinya dia sudah tahanan," papar Dir Narkoba lagi. Barang haram tersebut dipastikannya berasal dari Malaysia. Hal ini sesuai dengan fakta penyelidikan di lapangan. Belum lagi, bungkusan sabu-sabu tersebut sama dengan barang bukti yang diamankan dalam sejumlah penangkapan sebelumya. Narkoba tersebut memang masuk dari negeri Jiran.

    Dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Terkait keberhasilan pengungkapan ini, sebanyak 60 ribu orang bisa diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Bawaslu Tanah Datar Tindak lanjuti Suara Tercecer Di kampar
  • Humaniora
    5 Kali Gagal Tes TNI, 1 Kali Gagal Tes Polisi, Beginilah Cerita Anak Buruh Di Meranti
  • Res Narkoba
    Pelaku Serta Penadah Diamankan Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti
  • Res Narkoba
    Riau Jalur Masuk Narkoba Asal Malaysia
  • Reskrim
    Polsek Rengat Barat Selidiki Temuan Kerangka Manusia Di Kebun Karet
  • Humaniora
    Kapolres Rohul : Secara Umum Pelaksanaan Pemilu 2019 Aman Dan Lancar
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Vicon Kemendagri Dalam Pemantauan Situasi Pemilu
  • Humaniora
    Polresta Pekanbaru Amankan Pleno Tingkat PPK
  • Res Narkoba
    Polres Rohil Amankan Terduga Pelaku Narkoba
  • BinKam
    Pelaku Ini Kembali Diamankan Setelah Kembali Melakukan Tindak Pidana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 21-April-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved