BERITA PILIHAN Rabu, 11 Desember 2019 | Jam Digital
18:42 WIB - Kapolda: Upaya Polda Riau Jaga Stabilitas Harga Sawit, Harga ini Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir 14:40 WIB - Hadiri Aksi Donor Darah Sambut HUT Satpam Ke-39, Dir Binmas Sampaikan Bahaya Membakar Hutan & Lahan 08:52 WIB - Polsek Tanah Merah Laksanakan Pembuatan Embung Di PT Pulau Sambu Desa Tanah Merah 08:46 WIB - Kapolres Inhil Melaksanakan Syukuran Dalam Rangka Hut Polairud Ke-69 Tahun 2019 08:39 WIB - Kapolres Meranti Hadiri Sosialisasi Survey Seismik 2D & 3D EMP Malacca Di Meranti 08:23 WIB - Kapolres Inhu Pimpin Apel Penanggulangan Banjir & Longsor Serta Antisipasi Kebakaran Hutan
 
Dugaan Kasus Rasisme Dosen UIN Suska Riau Berakhir Damai
Reskrim Cyber Media | Rabu, 27-11-2019 - 16:05:10 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dugaan Kasus Rasisme Dosen UIN Suska Riau Berakhir Damai
  •  

    tribratanewsriau.com Dugaan kasus rasisme yang dilakukan oleh salah satu dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Husni Thamrin dengan mahasiswa etnis Batak berakhir damai.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita radarpekanbaru, dalam audiensi terbuka di depan Rektorat UIN Suska Riau, Husni Thamrin mengutarakan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa, khususnya etnis batak atas viralnya video berisi ucapan dirinya yang bernada rasisme kemarin.

    "Saya minta maaf kepada etnis Batak di UIN Suska Riau, Provinsi Riau maupun di Indonesia. Saya rasa suasana sudah kembali kondusif. Tadi juga telah dilakukan pertemuan dengan Ikatan Keluarga Batak, dan juga tokoh Riau terkait akan hal ini. Dan berakhir dengan jalan damai," kata Husni Thamrin di Rektorat UIN Suska Riau, Senin (25/11/2019).

    Diharapkannya kejadian ini tidak dipicu lagi, sebab kasus ini telah selesai. Serta tidak ada lagi aksi yang menuntut dirinya. Ia juga menuturkan laporan yang dilakukan oleh Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Suska Riau ke pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau beberapa waktu lalu, telah dicabut.

    "Ya, tadi kita juga sudah sepakat untuk mencabut laporan tersebut. Sebab, nanti akan menimbulkan permasalahan yang baru lagi, banyak pihak juga yang akan dirugikan, terutama mahasiswa yang menyebarkan rekaman, admin–admin juga akan terlibat jika laporan tersebut diteruskan," tambahnya.

    Disamping itu, perwakilan mahasiswa batak UIN Suska Riau, Ali Junjung Daulay berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. "Kasus ini berakhir damai. Saya berharap kejadian seperti ini menjadi kejadian yang pertama dan terakhir di UIN Suska Riau. Dan tidak ada lagi persoalan yang menyangkut suku ras dan agama (SARA)," kata Ali



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Um
    Kapolda: Upaya Polda Riau Jaga Stabilitas Harga Sawit, Harga ini Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir
  • Binmas
    Hadiri Aksi Donor Darah Sambut HUT Satpam Ke-39, Dir Binmas Sampaikan Bahaya Membakar Hutan & Lahan
  • BinKam
    Polsek Tanah Merah Laksanakan Pembuatan Embung Di PT Pulau Sambu Desa Tanah Merah
  • BinKam
    Kapolres Inhil Melaksanakan Syukuran Dalam Rangka Hut Polairud Ke-69 Tahun 2019
  • BinKam
    Kapolres Meranti Hadiri Sosialisasi Survey Seismik 2D & 3D EMP Malacca Di Meranti
  • BinKam
    Kapolres Inhu Pimpin Apel Penanggulangan Banjir & Longsor Serta Antisipasi Kebakaran Hutan
  • Reskrim
    Polres Kampar Rilis Penangkapan 3 Pelaku Curanmor
  • Humaniora
    Semarak HUT Ke-XI Meranti, Kapolres Meranti Secara Simbolis Buka Pertandingan Lomba Mancing Mania
  • Binmas
    Bripka Riko Rizki Masri SH, Bhabinkamtibmas Polsek Siak Hulu Peduli Dan Berinovasi
  • Res Narkoba
    Seorang Pengedar Shabu Diringkus Resnarkoba Polres Kampar di Desa Gunung Sari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved