3 Ekor Orang Hutan Diamankan Polda RiauDihargai 25 Juta Per Ekor
3 Ekor Orang Hutan Diamankan Polda Riau
Senin 09 November 2015, 14:25 WIB
Reskrim Sus

Tribrata News Riau - Direktorat Reserse Polda Riau melalui Tim Opsnal Unit I Subdit IV Ditreskrimsus berhasil bergerak cepat menggagalkan aksi penyelundupan dan perdagangan tiga bayi orang utan yang dilakoni tiga orang warga Aceh Tamiang.Pengungkapan ini berlangsung, Sabtu (7/11) malam. Bermula dari informasi yang diterima Ditreskrimsus Polda Riau beberapa jam ketika para pelaku masih dalam perjalanan memasuki Kota Pekanbaru via Jalan Lintas Riau-Sumut.Polisi berdasarkan informasi yang mereka

Selengkapnya

Dit Reskrimsus Polda Riau Amankan Pelaku Penyelundup Orang UtanDit Reskrimsus Polda Riau Amankan Pelaku Penyelundup Orang Utan
Senin 09 November 2015, 10:55 WIB
Reskrim Sus

Pekanbaru - Ditreskrimsus Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tiga ekor anak Orang Utan. Tiga tersangka berhasil diamankan, dimana satu orang diketahui adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.Upaya penyelundupan hewan langka itu digagalkan polisi, Sabtu (7/11/2015) malam lalu, sekitar pukul 22.30 WIB, di Simpang Palas, Jalan Lintas Pekanbaru - Minas Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau. Saat itu tiga tersangka, AA (53), Aw (38) dan KR (20)

Selengkapnya

Polda Riau telah memeriksa 20 saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi Kopkar PTPN V PekanbaruDugaan Korupsi Kopkar PTPN V Pekanbaru
Polda Riau telah memeriksa 20 saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi Kopkar PTPN V Pekanbaru
Kamis 05 November 2015, 10:58 WIB
Reskrim Sus

TBNewsRiau- Dit Reskrimsus Polda Riau telah memeriksa 20 saksi dari pihak Bank BNI selaku mitra bisnis dalam mendalami kasus dugaan Korupsi Perum Koperasi Karyawan PT. Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Pekanbaru. "Sudah sekitar 20 orang saksi sudah diperiksa penyidik dalam dugaan korupsi kredit dari Bank BNI 46 Cabang Pekanbarukepada Koperasi Karyawan Nusalima PTPN V Pekanbaru, "terang Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK MM, Rabu (4/11/2015).Namun  belum ditetapkan tersangka

Selengkapnya

LOKASI KARLAHUT SELUAS 200 Ha HUTAN KONSERVASI DI POLICE LINE POLRES PELALAWANLOKASI KARLAHUT SELUAS 200 Ha HUTAN KONSERVASI DI POLICE LINE POLRES PELALAWAN
Senin 02 November 2015, 13:00 WIB
Reskrim Sus

TB News Riau - Polres Pelalawan memasang Police line pada lahan yang terbakar di kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan Kab. Pelalawan dan Kab. Inhu Provinsi Riau.Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Ade Johan Sinaga SIK,  "Ya benar, kita sudah memasang police line di lokasi bekas lahan terbakar tersebut", ujarnya.Adapun kebakaran ini terjadi sejak awal Oktober 2015 sampai dengan sekarang, Tim Karlahut sudah berupaya memadamkan api, namun api muncul kembali.

Selengkapnya

Pimpinan Perusahaan Singapura Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus KarhutlaPimpinan Perusahaan Singapura Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus Karhutla
Jumat 23 Oktober 2015, 09:29 WIB
Reskrim Sus

Pekanbaru - Polda Riau, menetapkan tiga pimpinan perusahaan Singapura sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di PT Palm Lestari Makmur (PLM) di Indragiri Hulu, Riau. Kamis (22/10/)Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan melalui Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Arief Rahman Hakim didampingi Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK mengatakan, ketiga tersangka diduga melanggar Undang-Undang Pengrusakan Hutan dan Perkebunan."Ketiga

Selengkapnya

Polda Riau Tetapkan 58 Orang Sebagai Tersangka Pembakar LahanPolda Riau Tetapkan 58 Orang Sebagai Tersangka Pembakar Lahan
Senin 28 September 2015, 08:01 WIB
Reskrim Sus

Pekanbaru - Polda Riau saat ini tengah memeriksa 16 perusahaan yang diduga terlibat pembakaran lahan. Tak hanya itu, polisi juga sudah menetapkan 58 orang tersangka perorangan, serta satu perusahaan yang sudah terbukti jadi 'biang asap' Riau.58 tersangka ini diantaranya lima orang di Bengkalis, enam orang di Siak, sembilan orang di Inhu, sembilan orang di Inhil, tujuh orang di Pelalawan, lima orang di Rohil, dua orang di Meranti, dua orang di Dumai, enam orang di Kampar serta tujuh orang

Selengkapnya

Scroll to top