Sopir Luka Serius Dilarikan ke Rumah Sakit, Minibus Rusak Parah, Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai



Minggu 11 Oktober 2020 19:02:36 WIB

Tribratanewsriau.com - Kecelakaan tunggal terjadi di ruas tol Pekanbaru - Dumai, tepatnya di kilometer 75, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Minggu (11/10/2020).

Jalan tol sepanjang 131 kilometer ini dioperasikan pada Sabtu (26/9/2020) lalu.

Akibat kecelakaan ini, sebuah mobil jenis mini bus warna putih mengalami kerusakan yang cukup parah.


Sedangkan untuk sopir dari mobil mengalami luka serius dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Branch Manager Tol Pekanbaru - Dumai, Indrayana saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com Minggu (11/10/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Saat ini pihaknya sedang melakukan investasi dan menunggu laporan dari tim PJR untuk mengetahui lebih detail terkait insiden tersebut.

"Iya benar ada kecelakaan di KM 75, kita sedang mengumpulkan data-data dari PJR, memang di media massa sudah ramai," katanya.

Namun seperti apa kronologis dari kecelakaan ini, Indra mengaku belum mendapatkan data lengkapnya.

tribunnews
Kecelakaan tunggal terjadi di ruas tol Pekanbaru - Dumai, tepatnya di kilometer 75, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Minggu (11/10/2020). (istimewa)

Sehingga belum bisa menyampaikan kepada publik terkait penyebab kecelakaan tersebut.

"Kita menunggu data lengkap dari PJR supaya tidak salah menyampaikan informasinya," kata Indrayana.

Indra mengungkapkan, mobil naas yang terlibat kecelakaan tersebut tidak membawa penumpang.

Di dalam mobil tersebut hanya ada satu sopir yang saat ini kondisinya kritis dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

"Di dalam mobil hanya driver saja, tidak ada penumpang lain, informasi terakhir yang kita terima driver ini sudah dibawa ke rumah sakit, tapi perkembangan terbarunya seperti apa saya belum dapat laporan," ujarnya.

Dengan adanya kejadian laka lantas pertama di tol Pekanbaru - Dumai ini, pihaknya kembali mengingatkan agar pengendara patuh terhadap rambu-rambu lalulintas yang sudah dipasang mulai dari gerbang pintu masuk hingga sepanjang tol.


"Pertama kita harus sepakat dulu bahwa keselamatan nomor satu, patuhi rambu-rambu yang ada. Karena kalau tidak dipatuhi, sebanyak apapun rambu-rambu yang kita pasang percuma saja," ujarnya.

Selain mematuhi rambu- rambu yang ada pihaknya juga kembali mengingatkan kepada pengendara agar memperhatikan laju kendaraannya. Sebab budaya berkendara di jalan tol, jelas berbeda dengan di jalan biasa.

"Kondisi jalan tol ini kan berbeda dengan jalan biasa, bebas hambatan, cukup luas, jalanya juga nyaman, jadi kalau tidak konsentrasi dan laju kendaraan tidak terkontrol bisa bahaya," katanya.

Scroll to top