Cerita Panjang Pembunuhan di Rohul, Cinta Membawa Duka



Rabu 03 Maret 2021 17:00:37 WIB

tribratanewsriau.com. Nasib malang tidak dapat dielakkan M. Adam Denis Saputra, bocah berumur 6 tahun tersebut harus meninggal dunia dengan cara mengenaskan, yakni dibunuh dan mayatnya dibuang ke semak-semak. Saat dikonfirmasi ke Kapolres Rokan Hulu, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK melalui Paur Humas Polres Rohul, Refly Harahap SH menjelaskan kejadian ini diduga berawal dari permasalahan keluarga.

 

Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita riau smart com, Paur Humas Polres Rokan Hulu mengatakan “Kejadian meninggalnya Adam berawal saat Aan (pelaku) membawa kabur Adam dengan maksud agar istri Aan (bibi korban) mau menjumpai pelaku,” jelas Paur Humas. Diceritakan Paur Humas Polres Rohul, Saat itu, Kamis (25/02) sekira pukul 18.30 WIB, pelaku yakni Aan membawa korban, Adam pergi mengendarai sepeda motor Vixion dengan alasan akan membawa korban ke tempat Ibu korban bekerja.
Kemudian sekira pukul 19.00 WIB, Tama yang merupakan saudara kandung korban pergi menemui orang tua nya untuk memberitahukan bahwa Adam telah dibawa oleh Aan, namun tidak kunjung pulang.

 

Mendapat informasi tersebut, Orang tua korban meminta bantuan tetangga untuk mencari anaknya yang dibawa kabur Pelaku dan hingga larut malam belum juga pulang.
Setelah dilakukan pencarian bersama tetangga sampai pukul 02.00 WIB dini hari, nyatanya korban tidak juga ditemukan.

“Keesokan harinya, ayah korban mendatangi Polsek Kepenuhan untuk membuat laporan Polisi terkait anaknya yang hilang di bawa pelaku, Aan, tambah Paur Humas.
Setelah menerima laporan Kehilangan anak, Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH, bersama dengan anggota langsung melakukan upaya pencarian dan mengumpulkan informasi di Lapangan.

“Dari informasi yang didapat saat itu, diketahui pelaku Aan tinggal di Dusun Bumi Asih Desa Kabun Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu, selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Kabun melakukan pengecekan lokasi, namun diketahui pelaku tidak berada dirumah akan tetapi sepeda motor yang digunakan untuk membawa korban Adam berada di rumah,” cerita Paur panjang lebar.

Saat proses penyelidikan tengah berlangsung, Pada Sabtu (27/02) sekira pukul 11.00 WIB Polsek Kabun digegerkan dengan penemuan mayat pria yang gantung diri di belakang rumah, dan setelah diselidiki, diketahui pria tersebut adalah Aan yang merupakan penculik dari bocah malang, Adam.

 

Selanjutnya Kapolsek Kabun Akp Didi Antoni beserta anggota berangkat menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP di tempat penemuan.
“Setelah mendapat informasi bahwa pelaku telah meninggal dengan cara bunuh diri, Kapolsek Kepenuhanpun semakin khawatir akan keadaan korban Adam, kemudian Kapolsek beserta anggota terus melakukan pencarian terhadap korban,” tambah Paur Humas.

 

Selanjutnya Pada Minggu (28/02) sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolsek Kepenuhan beserta Anggota melanjutkan pencarian korban penculikan di radius 5 Kilometer dari rumah korban dan sekira jam 12.00 WIB, korban berhasil ditemukan di semak-semak pinggir jalan Srimunai Desa Kepenuhan Hulu.
“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia (sudah membusuk) di semak-semak,” lanjut Paur Humas.

Diakui Paur Humas, Saat ini Penyidik Polres Rokan Hulu dan Polsek Kepenuhan sedang melakukan upaya untuk melakukan otopsi terhadap korban Adam untuk mendapatkan bukti-bukti. Sedangkan di jejaring sosial Facebook, Aan yang merupakan pelaku penculikan juga sempat mengupload fhoto dengan memegang tali sebelum melakukan aksi bunuh dirinya tersebut.


Di dalam status Facebook, Aan menuliskan “Maafkan aku istriku, Mungkin aku bukan suami yang baik, Yang bisa bahagiakan kamu, makanya kamu tega meninggalkan aku dengan laki-laki lain,,, titip cinta,” tulis Aan. Bahkan sebelum melakukan pembunuhan terhadap korban, pelaku juga sempat mengupload fhoto dengan korban sambil tersenyum di atas motor Vixion milik pelaku.

Scroll to top