Wanita Berjilbab Terlibat Aksi Penjambretan


Ilustrasi

Senin 07 September 2015 07:57:49 WIB
Pekanbaru - Dua pelaku jambret di Pekanbaru, berhasil membawa kabur tas milik wanita bernama Putri Achapul Karimah. Berbeda dari biasanya, kali ini salahseorang pelaku diketahui adalah wanita yang menggunakan jilbab.

Kasus jambret di kota bertuah terus mengintai. Ada yang memepet motor korban, menendang hingga jatuh, sampai menggunakan senjata tajam dan senjata api. Mayoritas pelakunya adalah pria dengan sasaran empuk pengendara wanita. Namun yang dialami Putri lain dari biasanya. Ia dijambret dua pelaku, di mana seorang diantaranya menggunakan jilbab.

Kasus jambret tersebut dialami Putri, Jumat (4/9/2015), sekitar pukul 19.00 WIB, di Jalan Angkatan 50, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Kondisi arus lalu lintas malam itu belum terlalu sepi, dimana sejumlah kendaraan masih hilir mudik.

Namun tiba-tiba, datang dari arah belakang satu unit sepeda motor yang dikendarai seorang pria yang berboncengan. Menurut korban, yang dibonceng itu wanita berjilbab. Setelah posisi kedua motor cukup rapat, wanita berkerudung tersebut langsung menyikat tas yang ada pada korban.

Setelah tas berpindah tangan, si pria segera tancap gas dan menghilang di keramaian jalan. Walhasil, Putri terpaksa merelakan barang berharga, uang serta surat-surat pentingnya raib dibawa kabur. "Korban sudah melaporkannya ke Polresta Pekanbaru, semalam," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM.

Belum diketahui pasti apakah kasus kali ini adalah modus baru para penjahat untuk mengelabui calon targetnya, atau memang hanya kebetulan saja. "Kita masih melakukan penyelidikan sesuai keterangan dan ciri-ciri pelaku yang disampaikan korban pada laporannya," kata Kabid Humas.

Walau begitu, Kabid Humas mengimbau agar masyarakat selalu waspada, apalagi di jalan raya, mengingat kejahatan bisa dialami siapasaja, khususnya kaum wanita. "Baik malam ataupun siang kriminalitas bisa terjadi. Maka hindari menggunakan perhiasan mencolok dan simpan tas di tempat aman," tutup Kabid Humas.


Scroll to top