BERITA PILIHAN Kamis, 09 Juli 2020 | Jam Digital
19:21 WIB - Launching Kampung Tangguh Nusantara " Jaga Kampung" Meranti Potensi Di Sektor Pangan 19:13 WIB - Antisipasi Ketahanan Pangan Kapolresta Pekanbaru Bersama Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh 19:07 WIB - Miliki 3 Paket Narkoba Jenis Sabu, Warga Desa Gudang Batu Di Amankan Polsek Lirik 19:02 WIB - Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu : Semoga Masyarakat Mampu Atasi Masalah Sendiri 12:12 WIB - Ini Pesan Kapolri untuk Perwira Muda Lulusan Akpol 2020 12:10 WIB - Antisipasi Karhutla, Polres Kampar Gelar Sejumlah Peralatan dan Kesiapsiagaan Personel
 
Ditinggal Pergi, Tumpukan Kayu Yang Dibakar Meluas Hingga 34 Hektar
| , -- - WIB
Penulis:

TERKAIT:
 
  • Ditinggal Pergi, Tumpukan Kayu Yang Dibakar Meluas Hingga 34 Hektar
  •  

    TribratanewsRiau - Polres Pelalawan Riau mengungkap satu kasus Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti.

    Satu pelaku diamankan pada Jumat (26/7) pekan lalu.

    Tersangka yang ditangkap berinisial SY alias Syarif yang dilaporkan oleh Muhammad Herjon Syafri dari PT Mitra Hutan Jaya (MHJ) di Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti.

    Karhutla yang terjadi pada Minggu (15/7) lalu dan dilaporkan pihak perusahaan pad Jumat (26/7) lalu ke Polres Pelalawan.

    "Tersangka Syarif kita amankan setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pelakunya mengarah ke yang bersangkutan. Saat ini sudah diproses dan ditahan," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK. Senin (29/7).

    Kasus Karhutla yang menjerat warga Teluk Meranti itu berawal saat tersangka SY membersihkan rumput di lahan miliknya dengan cara menyemprot dengan racun gramosson hingga rumput menjadi mati dan kering.

    Kemudian pada hari Minggu (14/7) pelaku membakar tumpukan kayu di tengah lahannya yang sudah kering dengan mancis.

    Selanjutnya ia meninggalkan api yang membakar lahan dan pergi ke pondoknya hingga tertidur.

    "Setelah diamankan, pelaku mengakui melakukan pembakaran dalam membuka lahannya untuk diolah. Barang bukti yang diamankan sebuah manci dan alat semprot racun," tambah Kasat Teddy.

    Api akhirnya menjalar ke seluruh areal hingga ke lahan milik sempadannya dan juga mengenai tanaman akasia milik PT MHJ.

    Alhasil kebakaran tak bisa dikendalikan lagi hingga tersebar sampai lebih kurang 34,9 hektar.

    Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Mapolres Pelalawan guna pengusutan lebih lanjut.

    Tersangka tindak pidan Karhutla ini dikenakan pasal 50 junto pasal 78 Undang-undang RI Nomor 41 tahun 1999 junto pasal 56 dan pasal 108 Undang-undang RI nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.



     
    Berita Lainnya :
  • Binmas
    Launching Kampung Tangguh Nusantara " Jaga Kampung" Meranti Potensi Di Sektor Pangan
  • Binmas
    Antisipasi Ketahanan Pangan Kapolresta Pekanbaru Bersama Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh
  • Res Narkoba
    Miliki 3 Paket Narkoba Jenis Sabu, Warga Desa Gudang Batu Di Amankan Polsek Lirik
  • Binmas
    Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu : Semoga Masyarakat Mampu Atasi Masalah Sendiri
  • Nasional
    Ini Pesan Kapolri untuk Perwira Muda Lulusan Akpol 2020
  • Giat Ops
    Antisipasi Karhutla, Polres Kampar Gelar Sejumlah Peralatan dan Kesiapsiagaan Personel
  • Nasional
    Panglima TNI : “TNI-Polri adalah dua institusi besar aset strategis bangsa dan negara Indonesia ya
  • Reskrim Sus
    Polda Riau Tetapkan 2 Tersangka Korporasi Pembakar Hutan
  • Res Narkoba
    Lagi, Bandit Curanmor Pekanbaru Positif Narkoba
  • Reskrim Sus
    Belajar dari Aplikasi Lancang Kuning, Polda Jambi Cegah Kahutla Dengan Aplikasi "Asap Digital"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2020 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved