BERITA PILIHAN Kamis, 04 Juni 2020 | Jam Digital
07:03 WIB - Pemeriksaan Saksi Ahli Korporasi Kasus Karhutla PT DSI Masih Terkendala Covid–19 06:57 WIB - Napi Asimilasi Berulah, Angka Kejahatan Naik 06:45 WIB - Polda Riau Benarkan Penyidik Periksa Kadisparbudpora dan Mantan Ketua KONI Bengkalis 06:33 WIB - Curi 3 Tandan Sawit, Ibu Muda di Rokan Hulu Riau Divonis Percobaan 18:39 WIB - Polres Kampar Gelar Pelatihan Bagi Bhabinkamtibmas untuk Peningkatan Ketahanan Pangan 18:36 WIB - Ketua Bhayangkari Riau Berikan 200 Paket Tali Asih untuk Bhabinkamtibmas dan Polantas di Kampar
 
Kapolda Riau Himbau Agar Seluruh Elemen Bahu-Membahu Atasi Karhutla
| , -- - WIB
Penulis:

TERKAIT:
 
  • Kapolda Riau Himbau Agar Seluruh Elemen Bahu-Membahu Atasi Karhutla
  •  

    TribratanewsRiau - Tahun 2019, masyarakat Riau sempat dilanda bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang ditengarai musim kemarau. Di tahun depan, kondisi cuaca tersebut diprediksi lebih ekstrim. Kapolda Riau mengatakan dirinya mendapat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG), dan sumber lainnya.

    “Kondisinya lebih ekstrim dan berbeda dari 2019. Ini sudah dikonfirmasi oleh BMKG maupun sumber lain yang sudah beredar secara nasional maupun internasional,” ujar Irjen Pol Agung.


    Dengan kondisi tersebut, Kapolda mengingatkan agar seluruh komponen masyarakat di Bumi Lancang Kuning untuk lebih waspada. Terutama mengantisipasi terjadinya kathutla. Polda Riau sendiri, telah menyiapkan langkah-langkah konkrit.

    Tidak hanya upaya pemadaman, tapi juga dengan menyatukan perspektif jika masalah itu merupakan masalah bersama. Selama ini, sebut dia, ada pendapat berbeda tentang penanganan masalah kebakaran lahan. Ada yang berpikir kalau pemadaman adalah tanggung jawab Polri dan TNI saja.

    “Ada yang bilang, kalau kebakaran di daerah urusan provinsi. Kalau provinsi berpikir ini urusan pusat. Kebakaran kecil jadi besar dan tak selesai-selesai karena kita terus berdiskusi,” sebut Kapolda.

    Paradigma lama itu harus diubah, yakni dengan melakukan pemadaman setiap muncul api. Jangan biarkan ada titik api meski masih sedikit.

    “Itu yang harus digelorakan pada seluruhnya (pihak). Minggu ini, kita mulai menyiapkan menghadapi kemarau 2020. Ada musim kebakaran yang diantisipasi,” imbuh Agung.

    Agung menegaskan, perlu adanya Masyarakat Peduli Api dan pihak lain untuk disalurkan menangani pemadanam kebakaran.

    “Meski ada 10 ribu personel Polri tetap tidak akan mampu mengatasi masalah itu tanpa bantuan semua pihak,” ungkap Agung.

    Dicontohkannya, jika ada kebakaran hutan, maka diharapkan peran serta seluruh masyarakat, mahasiswa, stakeholder, pelajar, relawan memadamkannya.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Sus
    Pemeriksaan Saksi Ahli Korporasi Kasus Karhutla PT DSI Masih Terkendala Covid–19
  • Reskrim Um
    Napi Asimilasi Berulah, Angka Kejahatan Naik
  • Reskrim Sus
    Polda Riau Benarkan Penyidik Periksa Kadisparbudpora dan Mantan Ketua KONI Bengkalis
  • Sabhara
    Curi 3 Tandan Sawit, Ibu Muda di Rokan Hulu Riau Divonis Percobaan
  • Humaniora
    Polres Kampar Gelar Pelatihan Bagi Bhabinkamtibmas untuk Peningkatan Ketahanan Pangan
  • Humaniora
    Ketua Bhayangkari Riau Berikan 200 Paket Tali Asih untuk Bhabinkamtibmas dan Polantas di Kampar
  • Giat Ops
    Kapolda Riau dan Gubernur Riau Tinjau Pasar Buah Pekanbaru
  • BinKam
    160 Napi Asimilasi Kembali Masuk Jeruji
  • Humaniora
    Patroli TNI-Polri, Sejumlah Warga di Inhu Kedapatan Tak Pakai Masker di Tempat Umum
  • Reskrim
    Pelaku Curanmor yang di Musholla Pasar Srigading Air Molek Ditangkap Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved