BERITA PILIHAN Minggu, 05 Juli 2020 | Jam Digital
19:04 WIB - Terapkan Protokol Kesehatan, Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Dua Kapolsek 19:00 WIB - Mendagri Apresiasi Penanganan Karhutla, Aplikasi Lancang Kuning Polda Riau Jadi Contoh 18:55 WIB - GP Ansor Apresiasi Kapolda Riau Cepat Tanggap Menangani Titik Api 17:50 WIB - Upacara Virtual Hari Bhayangkara ke-74 di Polres Kampar Berlangsung Dengan Khidmat 17:49 WIB - Brigadir David Gusmanto Raih Juara II Polisi Teladan Tingkat Polda Riau di Hari Bhayangkara ke-74 17:48 WIB - 50 Personel Polres Kampar Naik Pangkat Periode 1 Juli 2020, 1 Orang Kenaikan Pangkat Penghargaan
 
Pelaku "Bullying" Siswa SMP di Pekanbaru Berjumlah Dua Orang
| , -- - WIB
Penulis:

TERKAIT:
 
  • Pelaku "Bullying" Siswa SMP di Pekanbaru Berjumlah Dua Orang
  •  

    Tribratanewsriau.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru sedang menyelidiki kasus seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi korban bullying atau perundungan di Pekanbaru, Riau.




    Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Adiandha mengatakan, pelaku bullying yang dilaporkan berjumlah dua orang.




    "Pelaku penganiayaan dua orang berinisial M dan R, yang merupakan teman sekolah korban," sebut Budhia melalui pesan WhatsApp kepada Kompas.com, Jumat (8/11/2019).




    Dia menjelaskan, korban berinisial FA diduga dibully dua orang teman sekelasnya pada Selasa (5/11/2019) lalu.




    Kasus itu, kata Budhia, diketahui saat pelapor Lala Ila Mila (Ibu korban) awalnya mendapat telepon dari adiknya bahwa FA mengalami luka di hidung.




    Setelah itu, korban dijemput orangtuanya ke sekolah dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," kata Budhia.


    Dia mengatakan, laporan kasus bullying ini sudah diterima Satreskrim Polresta Pekanbaru. Saat ini masih dalam penyelidikan.




    "Masih diselidiki Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polresta Pekanbaru," kata Budhia.




    Sejauh ini, pihak kepolisian belum memanggil guru untuk diminta keterangan sebagai saksi.




    "Belum. Mungkin besok dipanggil," tutup Budhia.




    Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) diduga menjadi korban bullying atau perundungan di Pekanbaru, Riau.




     
    Berita Lainnya :
  • Giat Administrasi
    Terapkan Protokol Kesehatan, Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Dua Kapolsek
  • Reskrim Sus
    Mendagri Apresiasi Penanganan Karhutla, Aplikasi Lancang Kuning Polda Riau Jadi Contoh
  • Humaniora
    GP Ansor Apresiasi Kapolda Riau Cepat Tanggap Menangani Titik Api
  • Humaniora
    Upacara Virtual Hari Bhayangkara ke-74 di Polres Kampar Berlangsung Dengan Khidmat
  • Humaniora
    Brigadir David Gusmanto Raih Juara II Polisi Teladan Tingkat Polda Riau di Hari Bhayangkara ke-74
  • Humaniora
    50 Personel Polres Kampar Naik Pangkat Periode 1 Juli 2020, 1 Orang Kenaikan Pangkat Penghargaan
  • Humaniora
    Acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-74 di Polres Kampar berlangsung secara Khidmat dan Sederhana
  • Humaniora
    GP Ansor Apresiasi Kapolda Riau Tangani Titik Api Lebih Cepat
  • Lantas
    Kapolres Inhil Pimpin Sertijab Kasat Lantas
  • Reskrim Sus
    Penyelundup Anak Singa Dituntut Empat Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2020 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved