BERITA PILIHAN Kamis, 04 Juni 2020 | Jam Digital
07:03 WIB - Pemeriksaan Saksi Ahli Korporasi Kasus Karhutla PT DSI Masih Terkendala Covid–19 06:57 WIB - Napi Asimilasi Berulah, Angka Kejahatan Naik 06:45 WIB - Polda Riau Benarkan Penyidik Periksa Kadisparbudpora dan Mantan Ketua KONI Bengkalis 06:33 WIB - Curi 3 Tandan Sawit, Ibu Muda di Rokan Hulu Riau Divonis Percobaan 18:39 WIB - Polres Kampar Gelar Pelatihan Bagi Bhabinkamtibmas untuk Peningkatan Ketahanan Pangan 18:36 WIB - Ketua Bhayangkari Riau Berikan 200 Paket Tali Asih untuk Bhabinkamtibmas dan Polantas di Kampar
 
Tersangka Illegal Tapping akan Bertambah, Internal PT CPI Ikut Diperiksa,
Reskrim Um | Kamis, 21-11-2019 - 07:58:13 WIB
Penulis: B.R

TERKAIT:
 
  • Tersangka Illegal Tapping akan Bertambah, Internal PT CPI Ikut Diperiksa,
  •  

    tribratanewsriau.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian minyak mentah atau illegal tapping milik PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Kota Garo Kabupaten Kampar.

    Dalam kasus ini, pihak Kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka dengan inisial DP, JH, AM, BS dan HU. Para pelaku ini memiliki peran penting i masing-masing saat beraksi. Yakni sebagai pencari tempat, pendana alat untuk pengeboran pipa, dan pembeli minyak mentah.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hadi Poerwanto, Rabu (20/11), mengatakan dua pelaku masih diburu keberadaannya. Mereka ikut terlibat di dalam kasus illegal tapping tersebut.

    "Pelaku yang masih DPO itu, yakni MM dan AL, yang juga sebagai pembeli minyak mentah dan penyalur minyak," ujar Hadi

    Sementara dari hasil pemeriksaan, kata Hadi dua orang diantara pelaku ini merupakan dalang pelaku illegal tapping. Selain itu, tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka.

    "Kasus ini tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan kembali jumlah tersangkanya, di luar yang masih DPO," sebut Hadi.

    Lebih lanjut, menurut Hadi ada sejumlah pihak-pihak terkait yang ikut di dalam kasus illegal tapping ini. Meski demikian, untuk mengumpulkan bukti-bukti akurat, penyidik telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk internal PT CPI.

    "Ada beberapa saksi yang saat ini kita periksa keterangannya terkait kasus ini. Termasuk pihak PT CPI ikut diperiksa. Sejauh ini mereka kooperatif kok penuhi panggilan penyidik," tutur Hadi.

    Sebelumnya, lima tersangka pencurian minyak mentah (Illegal tapping) milik PT CPI di Kota Garo Kampar, berhasil ditangkap Polda Riau. Dua pelaku tengah diburu aparat karena ikut terlibat dalam jaringan mafia minyak di Riau itu.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Sus
    Pemeriksaan Saksi Ahli Korporasi Kasus Karhutla PT DSI Masih Terkendala Covid–19
  • Reskrim Um
    Napi Asimilasi Berulah, Angka Kejahatan Naik
  • Reskrim Sus
    Polda Riau Benarkan Penyidik Periksa Kadisparbudpora dan Mantan Ketua KONI Bengkalis
  • Sabhara
    Curi 3 Tandan Sawit, Ibu Muda di Rokan Hulu Riau Divonis Percobaan
  • Humaniora
    Polres Kampar Gelar Pelatihan Bagi Bhabinkamtibmas untuk Peningkatan Ketahanan Pangan
  • Humaniora
    Ketua Bhayangkari Riau Berikan 200 Paket Tali Asih untuk Bhabinkamtibmas dan Polantas di Kampar
  • Giat Ops
    Kapolda Riau dan Gubernur Riau Tinjau Pasar Buah Pekanbaru
  • BinKam
    160 Napi Asimilasi Kembali Masuk Jeruji
  • Humaniora
    Patroli TNI-Polri, Sejumlah Warga di Inhu Kedapatan Tak Pakai Masker di Tempat Umum
  • Reskrim
    Pelaku Curanmor yang di Musholla Pasar Srigading Air Molek Ditangkap Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved