BERITA PILIHAN Senin, 01 Juni 2020 | Jam Digital
13:01 WIB - Pengedar Sabu di Pekanbaru Banyak Tertangkap di Kamar Hotel Selama PSBB 12:59 WIB - Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Hasilnya Reaktif Covid-19 12:55 WIB - Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya 12:54 WIB - Gencar Berantas Narkoba, Polres Inhu Tangkap Lagi 2 Pengedar Sabu 12:52 WIB - Polisi di Rohil Dilempari Batu dan Dikejar Warga dengan Parang Saat Amankan Tersangka Narkoba 12:37 WIB - Suherman Tewas Usai Kerja Maling, Dua Pencuri Berhasil Ditangkap, Ini Kronologinya
 
Usai diserahkan Krimsus Polda Riau, Delapan Jaksa Ditunjuk Untuk Sidang Kasus PT SSS
Reskrim Sus | Senin, 18-11-2019 - 14:04:17 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Usai diserahkan Krimsus Polda Riau, Delapan Jaksa Ditunjuk Untuk Sidang Kasus PT SSS
  •  

    tribratanewsriau.com Delapan orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) disiapkan untuk persidangan perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS). Persidangan digelar di Pengadilan Negeri Pelalawan dalam waktu dekat.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita cakaplah com bahwa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth, mengatakan, JPU berasal dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejari Pelalawan. "Sebagian dari Kejati, dan Kejari Pelalawan," kata Nophy, Senin (18/11/2019).

    Saat ini, para JPU sedang menyiapkan surat dakwaan untuk tersangka korporasi dan perorangan dari PT SSS. "JPU juga mempersiapkan semua administrasi dan melimpahkan ke pengadilan," cakap Nophy.

    Perkara itu sebelumnya ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Setelah berkas dinyatakan lengkap atau P–21, penyidik kemudian melimpahkan penanganan perkara ke pihak Kejaksaan.

    Penyerahan tersangka dan barang bukti itu dilakukan pada Kamis (14/11) lalu. "Kami akan segera melimpahkan tersangka ke pengadilan," kata Nophy.

    Tersangka korporasi diwakili oleh Direktur Utama PT SSS berinisial EDH dan tersangka perorangan adalah Estate Manager PT SSS, AOH. "Dengan dilimpahkannya tersangka dan barang bukti, maka wewenang selanjutnya ada di kejaksaan. Nanti di sana (Pelalawan) disidangkan," kata Febri.

    PT SSS ditetapkan sebagai tersangka pada awal Agustus 2019 lalu. Lahan perusahaan yang terbakar seluas 155 hektare. Kebakaran diduga kuat akibat kesengajaan untuk memperluas perkebunan.

    Dalam penanganan perkara, polisi sudah meminta keterangan puluhan saksi, baik dari pihak perusahaan, masyarakat dan ahli. Ada 11 ahli dari berbagai universitas dimintai keterangannya.

    AOH telah dilakukan penahanan badan di Mapolda Riau pada Senin (7/10/2019) malam karena paling bertanggung jawab atas kebakaran lahan. Dia terlibat langsung di lapangan.

    Sementara EDH tidak dilakukan penahanan karena statusnya sebagai tersangka mewakili perusahaan. Hukuman terhadap EDH bisa berupa denda hingga penutupan perusahaan.



     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Pengedar Sabu di Pekanbaru Banyak Tertangkap di Kamar Hotel Selama PSBB
  • Mitra Polisi
    Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Hasilnya Reaktif Covid-19
  • Reskrim
    Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  • Res Narkoba
    Gencar Berantas Narkoba, Polres Inhu Tangkap Lagi 2 Pengedar Sabu
  • Reskrim
    Polisi di Rohil Dilempari Batu dan Dikejar Warga dengan Parang Saat Amankan Tersangka Narkoba
  • Reskrim
    Suherman Tewas Usai Kerja Maling, Dua Pencuri Berhasil Ditangkap, Ini Kronologinya
  • Reskrim Sus
    Lakukan Pengembangan Kasus Ilog di SM Rimbang Baling, Polisi Buru Pihak Pemodal
  • Mitra Polisi
    Sejumlah Objek Wisata di Riau Sudah Mulai Buka, Ini Syarat dari Pemerintah
  • Reskrim
    Bikin Elus Dada, Ancam Sebarluaskan Utang di Medsos, Seorang Pria Ajak Berhubungan Sesama Jenis
  • Reskrim
    Pura-pura akan Sholat, Pria di Perawang Ini Bongkar Kotak Infak Masjid, Aksinya Terekam CCTV
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved