BERITA PILIHAN Kamis, 09 Juli 2020 | Jam Digital
19:21 WIB - Launching Kampung Tangguh Nusantara " Jaga Kampung" Meranti Potensi Di Sektor Pangan 19:13 WIB - Antisipasi Ketahanan Pangan Kapolresta Pekanbaru Bersama Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh 19:07 WIB - Miliki 3 Paket Narkoba Jenis Sabu, Warga Desa Gudang Batu Di Amankan Polsek Lirik 19:02 WIB - Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu : Semoga Masyarakat Mampu Atasi Masalah Sendiri 12:12 WIB - Ini Pesan Kapolri untuk Perwira Muda Lulusan Akpol 2020 12:10 WIB - Antisipasi Karhutla, Polres Kampar Gelar Sejumlah Peralatan dan Kesiapsiagaan Personel
 
Gelar Perkara Kasus Jony Boyok, Polda Riau Bakal Minta Keterangan Saksi Ahli
Reskrim Cyber Media | Rabu, 12-09-2018 - 20:01:57 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Gelar Perkara Kasus Jony Boyok, Polda Riau Bakal Minta Keterangan Saksi Ahli
  •  

    tribratanewsriau.com Usai pemeriksaan lanjutan, kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik Ustaz Abdul Somad (UAS), oleh Jony Boyok, bakal lanjut ke tahapan pemberian keterangan oleh saksi ahli. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Halloriau com melalui wartawannya Helmi, Kabid Humas Polda riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan "Langkah selanjutnya kita akan mengambil keterangan saksi ahli, lalu akan digelar perkara tersebut," katanya Selasa (11/9/2018).

    Lebih lanjut, Sunarto masih enggan menyebutkan siapa saksi ahli tersebut. Menurutnya kasus ini masih dibahas oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. 

    "Itu (saksi ahli, red) sedang dibahas oleh penyelidik," sambung Sunarto. 

    Menurut Sunarto, terlapor dalam kasus ini Polda Riau memang tidak menahan Jony Boyok pasca diserahkan FPI Pekanbaru ke penyidik. Jony diperbolehkan pulang kerumahnya. 

    Pasal yang disangkakan terhadap Jony Boyok adalah Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi Elektronik (ITE).

    "Dalam pasal itu ancaman hukumannya 4 tahun dan denda sebesar Rp150 juta. Karena ancaman di bawah lima tahun tidak bisa dilakukan penahanan," terang Sunarto.

    Sejauh ini Sunarto menilai yang bersangkutan masih kooperatif dan sadar juga akan keamanan dirinya. "Makanya beberapa waktu lalu, dia mengamankan dirinya ke Polda. Setelah merasa aman, dia pulang kembali," sebut Sunarto. 

    Kasus ini mencuat setelah Jony Boyok mengunggah sebuah foto UAS disertai kata-kata yang tidak sepantasnya di akun Facebook miliknya. Postingan itu diunggahnya pada 2 September 2018 sekitar pukul 12.00 WIB lalu, dan menjadi viral.



     
    Berita Lainnya :
  • Binmas
    Launching Kampung Tangguh Nusantara " Jaga Kampung" Meranti Potensi Di Sektor Pangan
  • Binmas
    Antisipasi Ketahanan Pangan Kapolresta Pekanbaru Bersama Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh
  • Res Narkoba
    Miliki 3 Paket Narkoba Jenis Sabu, Warga Desa Gudang Batu Di Amankan Polsek Lirik
  • Binmas
    Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu : Semoga Masyarakat Mampu Atasi Masalah Sendiri
  • Nasional
    Ini Pesan Kapolri untuk Perwira Muda Lulusan Akpol 2020
  • Giat Ops
    Antisipasi Karhutla, Polres Kampar Gelar Sejumlah Peralatan dan Kesiapsiagaan Personel
  • Nasional
    Panglima TNI : “TNI-Polri adalah dua institusi besar aset strategis bangsa dan negara Indonesia ya
  • Reskrim Sus
    Polda Riau Tetapkan 2 Tersangka Korporasi Pembakar Hutan
  • Res Narkoba
    Lagi, Bandit Curanmor Pekanbaru Positif Narkoba
  • Reskrim Sus
    Belajar dari Aplikasi Lancang Kuning, Polda Jambi Cegah Kahutla Dengan Aplikasi "Asap Digital"
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2020 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved